Hukum Sedekah kepada Mayit

Hukum Sedekah kepada Mayit

Hukum Sedekah Kepada Mayit

Pertanyaan :

Dapat pahalakah sedekah kepada mayit?.

Jawaban :

Dapat!

Keterangan, dalam kitab:

  1. Al-Muhadzdzab[1]

رَوَى ابْنُ عَبَّاسٍ أَنَّ رَجُلاً قَالَ لِرَسُوْلِ اللهِ r إِنَّ أُمِّيْ قَدْ تُوُفِّيَتْ أَيَنْفَعُهَا أَنْ أَتَصَدَّقَ عَنْهَا فَقَالَ نَعَمْ قَالَ فَإِنَّ لِيْ مِخْرَفًا فَأُشْهِدُكَ إِنِّيْ قَدْ تَصَدَّقْتُ بِهَا عَنْهَا

Ibnu Abbas meriwayatkan, bahwa ada seseorang bertanya pada Rasulullah Saw.: “Sesungguhnya ibuku sudah meninggal, apakah bermanfaat baginya (kalau) aku bersedekah atas (nama)nya?”. Rasulullah menjawab: “ya.” Orang itu kemudian berkata: “sesungguhnya aku memiliki sekeranjang buah, maka aku ingin engkau menyaksikan bahwa sesungguhnya aku menyedekahkannya atas (nama)nya”.

[1]   Imam Abu Ishaq al-Syirazi, al-Muhadzab, (Mesir: Maktabah Isa al-Halabi, t.th.), Jilid I, h. 464.

 

Sumber: Ahkamul Fuqaha no. 19

KEPUTUSAN MUKTAMAR NAHDLATUL ULAMA KE-1

Di Surabaya Pada Tanggal 13 Rabiuts Tsani 1345 H. / 21 Oktober 1926 M.