Inilah Penjelasan Mengenai Ayah Nabi Ibrahim A.S.

Inilah Penjelasan Mengenai Ayah Nabi Ibrahim A.S.

Ayah Nabi Ibrahim a.s. Termasuk Ahli Neraka?

Pertanyaan :

Bagaimana pendapat Muktamar tentang ayah Nabi Ibrahim a.s. Apakah termasuk ahli surga (mukmin) ataukah ahli neraka (kafir) ?.

Jawab :

Muktamar memutuskan bahwa ayah Nabi Ibrahim a.s. itu termasuk ahli neraka (kafir).

Keterangan, dalam kitab:

  1. Fatawi al-Ramli[1]

وَقَدْ اتَّفَقَتْ أَئِمَّةُ التَّفْسِيْرِ وَأَهْلُ السُّنَّةِ وَغَيْرُهُمْ عَلَى أَنَّ أَبَا إِبْرَاهِيْمَ كَانَ كَافِرًا وَإِنَّمَا اخْتَلَفُوْا فِي اِسْمِهِ فَقَالَ مُحَمَّدُ بْنُ إِسْحَاقَ وَالضَّحَّاكُ وَالْكَلْبِيّ وَسَعِيْدُ ابْنُ عَبْدِ الْعَزِيْزِ اسْمُ أَبِيْ إِبْرَاهِيْمَ آزَرُ وَهُوَ تَارَخُ مِثْلُ إِسْرَائِيْلَ وَيَعْقُوْبَ. إهـ.

Para tokoh tafsir hadits dan lainnya telah sepakat bahwa ayah Ibrahim itu orang kafir, hanya saja mereka berbeda pendapat tentang namanya. Muhammad bin Ishaq, al-Dhahhak, al-Kalby dan Said bin Abdul Aziz menyatakan, bahwa nama ayah Ibrahim adalah Azar dan Tarakh, seperti Israil dan Ya’qub.

[1] Syamsuddin Muhammad al-Ramli, Fatawi al-Ramli pada Hamisy Ibn Hajar al-Haitami, al-Fawa al-Kubra al-Fiqhiyah, (Beirut: Dar al-Fikr, 1403 H/1983 M), Jilid IV, h. 322.

Sumber: Ahkamul Fuqaha no. 55 KEPUTUSAN MUKTAMAR NAHDLATUL ULAMA KE-3 Di Surabaya Pada Tanggal 12 Rabiuts Tsani 1347 H./28 September 1928 M.