Pesantren Walisongo Lampung Utara

Pesantren Walisongo Lampung Utara

Profil
Pondok Pesantren Walisongo didirikan pada tanggal 29 September 1993 oleh Bapak Drs. H.M. Ridho Dinata sebagai Ketua Yayasan Perguruan Islam Pondok Pesantren Walisongo. Pada awal berdiri, Pondok Pesantren Walisongo dipimpin oleh Drs. Noer Qomaruddin sebagai Pengasuh Pondok Pesantren sekaligus sebagai Wakil Ketua I Yayasan Perguruan Islam Pondok Pesantren Walisongo sesuai dengan keputusan yang tertuang dalam Akta Notaris nomor 39 tanggal 13 Nopember 1993 yang dikeluarkan oleh Kantor Notaris / PPAT Bapak Mujiriyatno AM, SH. Terletak didusun Dewa Mulya Simpang Propau Desa Kalibalangan Kecamatan Abung Selatan Kabupaten Lampung Utara.

Pondok Pesantren Walisongo pada awalnya mengelola Pendidikan TPA (Taman Pendidikan Al-Qur’an), Madrasah Salafiyah dan Panti Asuhan Anak Yatim Piatu dengan jumlah santri sebanyak 17 anak yatim piatu yang terdiri dari 9 anak putra dan 8 anak putri dan jumlah santri TPA sebanyak 120 anak (tidak mukim).

Seiring berjalannya waktu pada tanggal 10 Juli 1995, Yayasan Perguruan Islam Pondok Pesantren Walisongo menambah program pendidikan yaitu mendirikan Madrasah Diniyyah Ula dan Wustha sesuai dengan Piagam Pendirian Awal Diniyyah Pondok Pesantren yang dikeluarkan oleh Departemen Agama Republik Indonesia melalui Kepala Kantor Wilayah Propinsi Lampung dengan Nomor : 212/PP/LU/1995.

Dengan bertambahnya program pendidikan tersebut, maka bertambah pula jumlah santri yang menimba ilmu di Pondok Pesantren Walisongo. Tercatat, sampai dengan tahun 1999 jumlah santri yang bermukim di Pondok Pesantren Walisongo berjumlah kurang lebih 50 orang anak,  baik itu jumlah anak yatim piatu, dan santri yang ingin belajar ilmu nahwu shorof, ilmu hadits dan al-qur’an serta santri yang ingin mendalami ilmu kitab-kitab kuning (salaf). Sampai periode tahun 1999, Yayasan Perguruan Islam Pondok Pesantren Walisongo masih menanggung 100% seluruh biaya pendidikan, akomodasi dan konsumsi dari anak-anak santri.

Visi dan Misi
Visi
Membangun Peradaban Generasi Cerdas, Terampil, Iman dan Taqwa, Peduli Sosial Masyarakat, Berdaya Guna bagi Agama, Nusa Bangsa dan Negara.

Misi
Mengupayakan Pendidikan / Pembinaan secara Maksimal, Keikhlasan seiring dengan tuntutan Kebutuhan IPTEK dan IMTAQ

Pendidikan
Pendidikan Formal
    1. TPQ
    2. SDIT Adz-Dzikro    
   
3. MTs Plus Walisongo
    4. MA Plus Walisongo
    5. SMK Kesehatan Cendikia Husada
    6. AKBID An Nur Husada Walisongo


Pendidikan Non Formal
Madrasah Diniah

Fasilitas
Masjid, asrama santri, kantor, asrama pengasuh, dapur, gedung sekolah, lapangan, koperasi santri, perpustakaan, laboratorium komputer, laboratorium bahasa, gudang, kamarmandi/wc, klinik kesehatan.  

Ekstrakurikuler
1. Kajian kitab-kitab kuning
2. Pembinaan Tahfidz dan Tilawatil Al-Qur’an
3. Latihan berpidato dalam tiga bahasa (Indonesia, Inggris dan Arab)
4. berbahasa Arab dan Inggris sehari-hari
5. Diskusi dan Penelitian Ilmiah
6. Kepramukaan
7. Pengembangan Olahraga
8. Pengembangan Seni Drumband, Qashidah dan Marawis
9. Pengembangan Seni Beladiri
10. Tahfidhul Qur’an
11. Pengembangan jurnalistik dan publisistik
12. Pengembangan Exacta (Lab Skill), Ketrampilan, Wirausaha

Alamat
Jl. Ridho 03 Dewamulya, Abung Selatan, Lampung Utara, 34581

 

Data pesantren lebih lengkap per propinsi dan kabupaten/kota dapat dicek di wiki.laduni.id/pesantren
Untuk berpartisipasi memperbarui informasi ini, silakan mengirim email ke redaksi@laduni.id.
 
 

 

 

Alumni Pesantren Walisongo Lampung Utara