Menapak Tilas di Makam Waliyullah Karawang

Menapak Tilas di Makam Waliyullah Karawang

Syekh Quro adalah Syekh Qurotul Ain atau Syeh Hasanudin atau Syekh Mursahadatillah. Menurut naskah Purwaka Caruban Nagari, Syekh Quro adalah seorang ulama. Dia adalah putra ulama besar Perguruan Islam dari negeri Campa yang bernama Syekh Yusuf Siddik yang masih ada garis keturunan dengan Syekh Jamaluddin Akbar al-Husaini serta Syekh Jalaluddin ulama besar Mekah. Jika di tarik dan di lihat dari silsilah keturunan, Syech Hasanudin atau Syekh Quro masih ada garis keturunan dari Sayidina Husein Bin Saiyidina Ali r.a. menantu dari Nabi Muhammad SAW. dari keturunan Dyah Kirana ( Ibunya Syech Hasanudin atau Syekh Quro ).

Selain itu Syech Hasanudin atau Syekh Quro juga masih saudara seketurunan dengan Syech Nurjati Cirebon dari generasi ke – 4 Amir Abdullah Khanudin. Adapun nasab Syekh Quro berdasarkan kitab nasab yang disusun Oleh Al Allamah Sayyid Bahruddin Azmatkhan Al Hafiz dan Sayyid Shohibul Faroji Azmatkhan, penerbit Madawis, Edisi Tahun 2014 adalah sebagai berikut  :

1. Muhammad Rasulullah SAW
2. Fatimah Az-zahra
3. Husein As-shibti
4. Ali Zaenal Abidin
5. Muhammad Al-Baqir
6. Jakfar As-Shodiq
7. Ali Al-Uraidhi
8. Muhammad An-Naqib
9. Isa Ar-Rumi
10. Ahmad Al-Muhajir
11. Ubaidhillah
12. Alwi Al Awwal
13. Muhammad Shohibus Souma'ah
14. Alwi Atsani
15. Ali Kholi' Qosam
16. Muhammad Shohib Marbat
17. Alwi Ammul Faqih
18. Abdul Malik Azmatkhan
19. Abdullah Amir Khan
20. Sultan Ahmad Syah Jalaluddin
21. Husein Jamaluddin Jumadhil Kubro
22. Syekh Yusuf Siddiq
23. Syekh Hasanuddin/Maulana Hasanuddin/Syekh Quro Azmatkhan
Makam Syekh Quro Karawang sering dikunjungi peziarah terutama pada malam Sabtu. Mengapa malam Sabtu karena konon makam Syekh Quro ini ditemukan pada malam Sabtu, yang kemudian dijadikan sebagai hari kegiatan tawasul Sabtuan rutin yang kini diikuti oleh ribuan peziarah. Di tempat ini ada pula makam Syekh Bentong (Syekh Abdiulah Dargom), salah seorang muridnya.
 
 
Di belakang bangunan utama Makam Syekh Quro terdapat Sutegaling dan Sumur Awisan. Sutegaling dipercaya merupakan tempat dimana Syekh Tolha dan Raden Somaredja mendapat pesan gaib, “Jagalah dan pusti-pustilah (pelihara) tempat ini, Insya Allah akan membawa keberkahan untuk semuanya”, yang dipercayai sebagai pesan dari Syekh Quro.
 


Sumur Awisan yang dianggap keramat berada di samping cungkup makam memiliki diameter 1 meter, dengan air sangat bening yang tidak pernah kering. Lokasi Makam Syekh Quro Karawang (Syech Qurotul Ain) berada di Desa Pulokalapa, Kecamatan Lemah Abang, Kabupaten Karawang, sekitar 28 Km dari pusat Kota Karawang. Syekh Quro dikenal sebagai salah satu penyebar agama Islam yang pertama di Jawa, selain tentunya Syekh Maulana Malik Ibrahim.  

 
Sumber: Dari Berbagai Darasumber