Pesantren Sirojul Huda Al-Muhtariyah Garut

Pesantren Sirojul Huda Al-Muhtariyah Garut

Profil
Terletak di kampung Pasar kidul, desa Barak kecamatan Leles Kab Garut, Pesantren Sirajul Huda bukanlah sebuah pesantren besar tetapi juga tidak bisa dikatakan kecil. Pesantren ini memiliki tiga bangunan besar yaitu masjid, pondok putri yang berikut tempat tinggal sang kyai dan juga terdapat usaha depot isi ulang air mineral, lalu satu bangunan lagi adalah pondok putra berikut kelas-kelas di lantai bawah.

Dipimpin oleh KH. Muhtar Gojali dan Juga Ustd. Aam Sirajul Ulum dengan di bantu beberapa saudaranya, pesantren ini cukup sederhana dengan menggunakan tenaga pengajar dari keluarga sendiri dan tidak mengupah orang lain, namun di balik kesederhanaan tersebut. Berdiri pada tahun 1988 KH. Muhtar Gojali dulunya tinggal di kawasan ujung beberapa kilo dari tempat sekarang, lalu kyai Muhtar di minta oleh kakaknya yaitu H Mustopa untuk pindah kelokasi sekarang dan membangun sebuah pesantren.

Meski awalnya ragu tetapi setelah berbicara dengan keluarga akhirnya sang kyai menerima dan hijrahlah ke tempat ini dengan membeli  rumah milik kakaknya dengan cara menyicil. Dulu di tempat ini hanya ada mushola kecil berukuran 2 x 3 m² dengan kondisi sangat memprihatinkan, kotor dan banyak barang di dalamnya, menunjukan bahwa mushola tersebut tidak pernah tersentuh apalagi di gunakan warga untuk beribadah.

Kyai Muhtar mengatakan bahwa saat dirinya pindah kelokasi ini kultur masyarakat disini memang sangat kacau, selain gemar berjudi dengan menyabung ayam, mengadu domba, mengadu babi  dan lain sebagainya, juga terdapat semacam aliran kepercayaan yang sangat bertentangan dengan ajaran Islam yang agung dan luhur.

Hingga saat ini mushola kecil yang kotor dan berdebu serta banyak barang-barang didalamnya telah berubah menjadi  masjid seluas 18 x 18 m²  berdiri dengan mustami yang penuh, meski  tentunya hal tersebut tidak di raih dengan cara yang mudah berbagai kesulitan di alaminya mulai dari omongan miring, fitnah hingga pernah satu ketika bak penampungan air untuk berwudhu di masjid di cemari orang dengan membuang kotoran, namun hal tersebut tidak membuat semangat sang kyai turun dirinya tetap istiqomah dan tetap melanjutkan perjuangan merubah tatanan masyarakat jahili tersebut menjadi masyarakat yang islami dan beradab.   

Pendidikan
1. Madrasah Diniyah
2. Tahfidz Alqur'an
3. Majelis Taklim
4. Mujahadah
5. Pesantren Kilat

Fasilitas
Masjid, asrama santri, kantor, asrama pengasuh, dapur, gedung sekolah, lapangan, koperasi santri, perpustakaan, laboratorium komputer, gudang, kamarmandi/wc, klinik kesehatan.

Ekstrakurikuler
1. Kajian kitab-kitab kuning
2. Pembinaan Tahfidz dan Tilawatil Al-Qur’an
3. Latihan berpidato dalam tiga bahasa (Indonesia, Inggris dan Arab)
4. berbahasa Arab dan Inggris sehari-hari
5. Diskusi dan Penelitian Ilmiah 6.Pengembangan Seni Drumband, Qashidah dan Marawis
7. Pengembangan Seni Beladiri
8. Tahfidhul Qur’an
9.  Pengembangan Exacta (Lab Skill), Ketrampilan, Wirausaha

Alamat
Kampung Pasar kidul, desa Barak kecamatan Leles Kab Garut
 

Data pesantren lebih lengkap per propinsi dan kabupaten/kota dapat dicek di wiki.laduni.id/pesantren
Untuk berpartisipasi memperbarui informasi ini, silakan mengirim email ke redaksi@laduni.id.