Abu Teupin Raya Al-Falaqy#5: Pelopor dan Pengembang Tarekat Syattariah di Nusantara

Abu Teupin Raya Al-Falaqy#5: Pelopor dan Pengembang Tarekat Syattariah di Nusantara

LADUNI.ID I ULAMA- Sosok Abu Teupin Raya Al-Falaqy yang bernama lengkap Tengku Muhammad Ali Irsyad lahir tahun 1915 di Tupin Raya, Kecamatan Glumpang Tiga Kabupaten Pidie dan meninggal tahun 2003 dalam usia 88 tahun. Ayahnya bernama Muhammad Irsyad dan ibunya bernama Aisyah. Teungku Muhammad Ali Irsyad memiliki tiga orang isteri, yaitu Hj. Aminah, Hj. Fatimah dan Hj. Fatimah. Pendidikan yang diperoleh oleh Tengku Muhammad Ali Irsyad terutama ialah ilmu agama Islam baik ilmu fiqh, tauhid, hadist, tasawuf dan lain-lain.

Masyarakat Aceh tidak asing dengan  sebutan Abuya Di Lampoh Pala namun di kalangan alim ulama Aceh menyebutnya sebagai Abu Falaki. Beliaulah dengan nama lengkap Teungku H. Muhammad Ali Bin Irsyad, sebagai sosok pendiri Yayasan Pendidikan Islam Darussa’dah Teupin Raya, Pidie.

 

Description: https://1.bp.blogspot.com/-tAw0XnxYJB4/VyM5O5seQYI/AAAAAAAAFXI/-Bd3DTr1m28GtpofGxm_4x_egmgaKjlYQCLcB/s400/Abu%2Bteupin%2Braya22.bmp

Sebagaimana nama Beliau dalam kitabnya Teungku Muhammad Ali Irsyad Sigli Al-Asyi Al-Indunisy atau panggilan Abuya Di Lampoh Paya atau Abu Muhammad Ali Teupin Raya merupakan seorang ulama kharismatik Aceh yang berasal dari Kabupaten Pidie, dan lahir pada tahun 1921 M di Desa Kayee Jatoe pemukiman Teupin Raya, Kecamatan Glumpang Tiga, Kabupaten Pidie, dari darah Beliau mengalir darahnya bangsawan serta ulama.

Berdasarkan catatan sejarah bahwa selama hayatnya Tengku Muhammad Ali Irsyad telah banyak memberikan sumbangsih dalam pendidikan Islam seperti mendirikan Dayah Darussa’adah, menyebarkan dakwah Islamiyah dan menulis berbagai karya yang bernuansa Islam,  Pemikiran Teungku Muhammad Ali Irsyad dalam ajaran Islam yaitu pemikiran dakwah, pemikiran ajaran fiqh Islam berlandaskan ajaran ahlussunnah waljama’ah dengan mengikuti mazhab Syafi’i, dan pemikiran tentang tasawuf berdasarkan thariqat Syattariyah.

Dalam menjalani kehidupan,tentunya sangat dipengaruhioleh alur dan corak pendidikan seseoarng termasuk dan pemikiran Tengku Muhammad Ali Irsyad dipengaruhi oleh faktor tempat pengajiannya yaitu dayah yang berfaham ahlussunnah waljama’ah dan negeri Mesir tempat memperoleh ilmu falaq dan tasawuf aliran thariqat Syattariyah.

Abu Teupin Raya termasuksalah seorang ulama tarekat Syattariah di Acehwalaupun Tgk. H. Hanafiah Abbas samalanga atau akrab disapa Tgk. Abi juga salah seorang pejuang tarekat Syattariah di Aceh yang jalurnya juga diteruskanoleh beberapaulama seperti Abu Wahab Seulimuem dan lainnya.

***Helmi Abu Bakar el-Langkawi, Guru Dayah MUDI Masjid Raya Samalanga.