Pesantren Amanatul Ummah Mojokerto

Pesantren Amanatul Ummah Mojokerto

Profil
Pondok pesantren Amanatul Ummah yang didirikan oleh Kiai Asep padatahun 1988 bermula dari sang Kiai sendiri yang memiliki inisiatif untuk mendirikan sebuah pondok pesantren namun apalah daya karena semua masih terbatas. Pendidikan pada saat itu masih sangat sederhana yaitu mengaji di sebuah vila kecil yang dijadikan sebagai tempat ngaji mereka. Dan pada saat itu jumlah mereka masih sangat sedikit hanya 24 orang saja.

Pengajaran kitab-kitab Islam merupakan satu-satunya pengajaran normal yang diajarkan di dalam pondok pesantren. Tujuan pengajarannya adalah untuk mendidik santri-santri dalam menjawab segala persoalan yang menyangkut dengan persoalan agama. Dulu awal pelajarannya adalah huruf hijaiyah seiring berjalannya waktu barulah diajarkan membaca Al-quran serta diajarkan syariat Islam serta cerita akhlak para Nabi dan orang-orang sholeh sehingga diharapkan para santri mampu meneladaninya.

Sistem pengajaran juga mengalami perubahan dengan bertambahnya santri yang semakin banyak yaitu digunakan sistem pengajaran seperti yang digunakan di pesantren sesungguhnya yaitu wetonan yang mana seorang Kiai membacakan suatu kitab dalam waktu tertentu dan santri membawa kitab yang sama, kemudian mereka menyimak dan mendengarkan bacaan sang Kiai. Jika ada yang merasa kurang faham maka langsung bisa ditanyakan kepada sang Kiai.

Dengan sistem pendidikan dan pengajaran pondok pesantren ini mampu meningkatkan daya tarik dan akan sangat diminati oleh banyak calan santri. Suatu pondok pesantren pasti memiliki lembaga pendidikan masing-masing. Pada awalnya metode yang digunakan hanyalah metode-metode klasik seperti mengaji kitab-kitab klasik yang biasanya di laksanakan di langgar atau musholla milik seorang ulama di desa tersebut. Seiring bersamaan dengan itu metode pembelajaran semakin maju dan berkembang.

Banyak metode pembelajaran modern yang di gunakan di pondok-pondok salaf ataupun modern. Sekarang juga lembaga pendidikan pondok pesantren sudah menerapkan sekolah formal layaknya sekolah pada sekolah-sekolah umum di luar pondok pesantren. Meskipun sekolah formal sudah diterapkan pada pondok pesantren, tetapi tidak mengurangi ciri khasnya yakni sorogan dan bandongan.
Pendidikan
1. MTS unggulan, 
2. MA unggulan

3. Institut KH Abdul Chalim Mojokerto
4. Madin
Fasilitas
1. Masjid
2. Asrama
3. Gedung Sekolah
4. Perpustakaan
5. Gudang
6. Laboratorium Soal Madrasah
7. Laboratorium Bahasa
7. Ruang tamu
8. Kopontren
9. Klinik Kesehatan
10. Aula
11. Lapangan

Ekstrakurikuler
1.Robotika
2.Perkapalan
3.Banjari & Qosidah
4.Paduan Suara
5.Teater (Atera)
6.Qiro’ah
7.English Fans Club (EFC)
8.Arabic Fans Club (AFC)
9.Kaligrafi
10.Editing (iDeasign)
11.Fotografi (ISPC)
Alamat
Jl. Tirtowening No.2 Kembang Belor, Pacet, Mojokerto, Jawa Timur.
 Untuk informasi lebih lanjut dan pendaftaran silahkan hubungihttp://www.mbi-au.sch.id

 

Data pesantren lebih lengkap per propinsi dan kabupaten/kota dapat dicek di wiki.laduni.id/pesantren

Untuk berpartisipasi memperbarui informasi ini, silakan mengirim email ke redaksi@laduni.id.