Pesantren Salafiyah Nurudh Dholam IV Klaten

Pesantren Salafiyah Nurudh Dholam IV Klaten

Profil
Pondok pesantren Nurudh Dholam IV didirikan dan dipimpin oleh Badarudin Zahid Bsc,KH dan didirikan pada tahun 1993 . Pondok pesantren ini merupakan cabang ke empat dari Pondok pesantren Nurudh Dholam yang ada di Bangil Pasuruan, Cabang ke 2 ada di Bangle Gunung Gangsir Beji Pasuruan Jawa Timur, PP Salafiyah Nurudh Dholam III di Oro-oro Jipang Ngoro Mojokerto Jawa Timur, Dan yang terakhir adalah PP Salafiyah Nurudh Dholam IV yang ada di Klaten .

Nama “Nurudh Dholam”yang artinya “cahaya (di) kegelapan” tidak terlepas dari latarbelakang berdirinya pesantren . Pada tahun 1982, saudara KH. Badaruddin yaitu: Hj Siti Al-Fiyah dan H. Muqorrobin berencana menunaikan ibadah haji. Pada mereka, sang ayah menitipkan pesan untuk berdoa di Masjidil Haram Mekkah dan Masjid Nabawi agar keinginan beliau membeli tanah untuk dibangun mushola segera dikabulkan oleh Allah. Tak perlu waktu lama usai pulang dari haji, ternyata akibat devaluasi mata uang rupiah mereka masih memiliki sisa uang saku haji sehingga dapat membayar uang muka pembelian tanah. Mushola itu sendiri baru dapat dibangun pada tahun 1987, setahun setelah H. Zahid meninggal dunia.

Pada waktu H. Zahid meninggal dunia (1986), Pengasuh PP Al-Ihya Mulyadadi Cilacap yaitu KH Qodiron Al-Hasani (Guru dari KH Badaruddin) datang bertakziyah. Selain itu, beliau diajak oleh KH Badaruddin untuk melihat tanah yang dibeli oleh ayahnya. Pada waktu itu sang guru berpesan kepada KH Badaruddin untuk mendirikan pesantren di situ. “Siapa yang akan mondok disini nantinya. Orang-orang di sekitar sini jarang ada yang belajar di pondok salaf,” kata KH Badaruddin waktu itu. Siapa sangka bila beberapa tahun kemudian -termasuk dengan bantuan doa melalui tirakat atau riyadhah yang dilakukan sang guru, pondok ini berkembang  pesat dan memiliki santri yang 80 persen pendatang dan bukan berasal dari Klaten saja.

Jalan merintis pesantren semakin lapang dan terbuka ketika KH Badaruddin menikahi putri ketiga pengasuh Nurudh Dholam Bangil, Hj Kunti Fatimah Zahro pada tahun 1992. Bu Kunti pernah mondok di Pesantren Darussalam Sumbersari Kencong Pare Kediri yang diasuh oleh KH Imam Faqih Asy`ari, dimana beliau juga pernah menjadi murid Ibu Hj.Raihanah Faqih, guru kelasnya yang juga menjadi program peserta PUP angkatan ke-2 wilayah Jawa Timur. Pernikahan KH. Badaruddin dan Hj.Kunti Fatimah Zahroh ini dikaruniai 5 putra-putri: 1) Abdurrohman Al-Hasani; 2) Kunti Naela Hamidah; 3) Kunti Muqtaniyatul Ulum; 4) Mushthofa Zuhad Al-Wilhani; 5) Shinta Muhsinah Qothrun Nada.

Saat beberapa bulan pernikahannya dulu, pasangan ini oleh KH.Anwar Siroj dibekali dengan dua orang santri yang menjadi rintisan awal keberadaan pondok pesantren yang berlokasi di Dusun Ngaran Desa Mlese Kecamatan Ceper Kabupaten Klaten yang  berjarak  sekitar 30 km dari Yogyakarta maupun Solo yang awal pembangunannya dimulai tahun 1996 ini. Waktu itu, KH Anwar Siroj menugaskan sekitar tujuh santrinya dari Nurudh Dholam Bangil untuk membantu proses pembangunan pondok di lokasi dekat mushola. Pendanaan pembangunannya dibantu oleh KH Haryono Sonto Pawiro Jatingaleh Semarang yang merupakan bapak angkat dari KH Badaruddin dan Nyai Hj Kunti Fatimah Zahro.

Pendidikan
1.Tahfidul QUr'an
2.Madrasah Diniah Ula
3.Madrasah Diniah Wustha
4.TPQ
5.Pesantren Anak-anak
6.KBM dan Majelis Taklim

Fasilitas

Masjid, asrama santri, kantor, asrama pengasuh, dapur, lapangan, koperasi santri, perpustakaan, laboratorium komputer,gudang, kamarmandi/wc, klinik kesehatan.

Ekstrakurikuler
Pembinaan Tahfidz dan Tanfidz Al-Qur'an, marawis atau hadrah, Kajian kitab kuning, pidato, komputer, bahasa asing, kaligrafi, silat, pengembangan Exacta (Lab Skill), Ketrampilan hidup/usaha

Alamat
Ngaran Rt 1 Rw 3 Mlese Kecamatan Ceper kabupaten Klaten

 

Data pesantren lebih lengkap per propinsi dan kabupaten/kota dapat dicek di wiki.laduni.id/pesantren
Untuk berpartisipasi memperbarui informasi ini, silakan mengirim email ke redaksi@laduni.id.