Aceh Timur Tuan Rumah Rakerda Dekranasda Aceh

Aceh Timur Tuan Rumah Rakerda Dekranasda Aceh

LADUNI.ID | ACEH – Kabupaten Aceh Timur menjadi tuan rumah Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Dekranasda Aceh pameran kerajinan/makanan unggulan dan Launching produk kerajinan Kabupaten/Kota Se - Aceh, dengan tema : "Memperkuat Semangat Berinovasi, Bersinergi dan Proses Kreatif Kerajinan Daerah", yang diselenggarkan oleh Pemerintah Aceh, bertempat Lapangan Upacara Pusat Pemkab Aceh Timur, Selasa 13/11/2018. Kegiatan tersebut dilaksanakan selama 3 hari mulai tanggal 13 s.d 15 November 2018.

Sementara itu, dalam sambutannya Wakil Ketua Dekranasda Aceh Ny. Dyah Erti Idawati mengatakan, Rapat kerja Dekranasda Aceh memang dilaksanakan ditempat yang berbeda setiap tahunnya, dengan tujuan agar para pengurus Dekranasda mengenal potensi kerajinan rakyat yang ada didaerah kita.

"Selain itu kegiatan ini juga dapat memperkuat silahturahmi dalam mendorong kerja sama untuk mengembangkan kerajinan daerah, untuk itu dukungan dari Pemerintah Aceh dan Pemerintah Kabupaten/Kota sangatlah dibutuhkan,” kata Ny Dyah Erti Idawati.

Diharapkan Rakerda ini dapat merumuskan langkah-langkah strategis untuk mendorong tumbuhnya inovasi dan kreativitas para perajin dalam menghasilkan produk yang berkualitas. Oleh karena itu semangat kita untuk bekerja sama perlu ditingkatkan sehingga kerajinan.

“Aceh bisa menjadi salah satu elemen dalam memperkuat ekonomi masyarakat. Dekranasda Aceh sendiri sebenarnya telah menyiapkan sejumlah program untuk pembinaan dan pengembangan kerajinan di daerah ini,” demikian pungkas Ny. Dyah Erti Idawati

Bupati Aceh Timur H. Hasballah Bin H. M. Thaib, SH dalam sambutannya mengatakan, Kemajuan dalam meningkatkan ragam dan kualitas produk kerajinan/makanan unggulan tidak terlepas dari peran Dekranasda.

Berharap kepada para pengurus dan anggota Dekranasda terus berperan aktif dan selalu berinovasi dalam menciptakan para perajin dan pelaku usaha yang memiliki kreatifitas ttinggi sehingga nantinya dapat memberikan sumbangsih dalam pembangunan daearh yang berbasis ekonomi kreatif. Saat ini Dekranasda Prov. Aceh terus berupaya untuk membantu menumbuh kembangkan industri dan kecintaan masyarakat terhadap produk-produk lokal.

Selain itu, juga perlu adanya sinergi kerja sama antara Dekranasda dengan dinas/instansi terkait dalam merencanakan program jangka pendek serta jangka menengah yang strategis, dalam peningkatan dan pelaku usaha industri kerajinan yang handal dalm menciptakan produk-produk unggulan yang dapat dibanggakan baik dalam maupun luar daearah, demikian sebut H. Hasballah.

Sementara itu Ptl. Gubernur Aceh diwakilih oleh Kepala Dinas Perindustrian Aceh M. Raudhi dalam sambutan dan sekaligus pembukaan rapat kerja daerah Dekranasda Aceh menyampaikan, Sebuah kebangaan bagi saya dapat hadir di tengah - tengah Srikandi aceh yang aktfi berjuang memajukan kerajinan didaerah ini.

Langkah kemakmuran perajin itu tentu bermakna luas, karena didalamnya terkandung semangat pengentasan kemiskinan, meningkatkan pendapat keluarga, meningkatkan kehidupan masyarakat serta peningkatan ekonomi daerah.

Pemerintah Aceh dan Pemerintah Kab/Kota Se - Aceh tentu siap mendukung semangat Dekranasda dalam memajukan para kerajinan rakyat didaerah kita ini.

Oleh sebab itu kerajinan rakyat berkaitan era dengan penguatan identitas sebab kerajinan rakyat adalah warisan yang dikembangkan turum menurun di daerah kita ini.

Pemerintah Aceh tengah mengupayakan kebangkitan ekonomi masyarakat diberbagai sektor melalui berbagai program andalan seperti pendekatan dengan akses modal, pelatihan bagi para perajin, promosi hasil produksi rakyat dan lainnya, untuk memperlancar aktivitas ekonomi itu berbagai infrastruktur terus kita tiningkatkan.

“Ada 3 langkah utama yang kita canangkan untik menjalankan program ini yaitu, Penyediaan sentra produksi yang berbasis potensi sumber daya lokal, Perlindungan terhadap produk lokal agar dapat bersaing dengan produk dari luar dan Merangsang lahirnya industri - industri kreatif yang potensial di sektor jasa,” tegas M. Raudhi.

Juga menyampaikan, Mari kita senantiasa meningkatkan jiwa kewirausahaan para perajij melalui pelatihan dan berbagai ajang peningkatan kapasitas, diantaranya, Perbatikan dan jaga kelestarian sumber bahan baku demi kontinuitas produk, lalu Lakukan diversifikasi produk dengan mengembangkan dan menggali motif khas daerah dan Implementasikan  teknologi informasi guna mendukung kampanye kerajinan daerah kita,” demikian pungkas M. Raudhi.