Jokowi Minta Pelaku Penembakan di Papua Ditangkap 

Jokowi Minta Pelaku Penembakan di Papua Ditangkap 

LADUNI.ID,JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan, pemerintah tidak takut dengan aksi pembunuhan yang diduga dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) terhadap pekerja yang melakukan pembangunan di Kabupaten Nduga, Papua. Bahkan kata Jokowi penembakan itu membuatnya makin bertekad untuk membangun Papua. 

“Kita tidak akan pernah takut, dan ini malah membuat tekad kita membara untuk melanjutkan tugas besar kita membangun tanah Papua,” kata Presiden Jokowi saat memberikan keterangan pers di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (5/12) 

Menurut Jokowi, dirinya telah memerintahkan kepada Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) agar pembangunan jalan Wamena-Kenyam-Mamugu tetap diteruskan. Dan jalan Trans Papua sepanjang 4.600 kilometer harus segera diselesaikan. Dari Wamena ke Mamugu ini, lanjut Presiden, harus dibangun 35 jembatan.

“Ini tetap harus diselesaikan. Artinya, PU jalan terus untuk membangun tanah Papua serta untuk mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia,” tegas Presiden Jokowi.

Terkait aksi pembunuhan brutal yang diduga dilakukan oleh KKB terhadap para pekerja yang sedang melaksanakan pembangunan infrastruktur, Presiden Jokowi mengatakan, dirinya telah memerintahkan Panglima TNI dan Kapolri untuk mengejar dan menangkap seluruh pelaku tindakan biadab tersebut.

“Saya tegaskan bahwa tidak ada tempat untuk kelompok-kelompok kriminal bersenjata seperti ini di tanah Papua maupun di seluruh pelosok tanah air,” ucap Jokowi tegas.

Sesuai laporan yang terbaru yang diterimanya, menurut Presiden Jokowi, saat ini Panglima TNI dan Wakapolri tengah berada di Papua untuk menangani penyerangan dengan penembakan oleh kelompok kriminal bersenjata, yang telah mengakibatkan gugurnya para pekerja yang tengah bertugas membangun jalan Trans Papua.

“Saya atas nama rakyat, bangsa, dan negara, menyampaikan rasa duka cita yang mendalam kepada seluruh keluarga yang ditinggalkan. Dan mari kita bersama-sama mendoakan agar arwah para Pahlawan Pembangunan Trans Papua ini diterima di sisi Tuhan Yang Maha Esa,” ucap Presiden Jokowi.

Saat menyampaikan keterangan pers itu, Presiden Jokowi didampingi oleh Menko Polhukam Wiranto, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno, Sekretaris Kabinet (Seskab) Pramono Anung, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, dan Kapolri Jenderal Tito Karnavian.