Dinyatakan Bersalah, Zumi Zola Divonis 6 Tahun Penjara dan Denda Rp500 Juta 

Dinyatakan Bersalah, Zumi Zola Divonis 6 Tahun Penjara dan Denda Rp500 Juta 

LADUNI.ID,Jakarta - Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi menjatuhkan vonis enam tahun penjara kepada Gubernur Jambi nonaktif Zumi Zola divonis. Selain vonis penjara, Majelis Hakim juga menjatuhkan denda Rp 500 juta subsider 3 bulan kurungan kepada Zumi. 

Hakim menyatakan Zumi bersalah karena menerima gratifikasi dan memberikan suap terkait pengesahan APBD Provinsi Jambi tahun 2017-2018.

"Menyatakan terdakwa Zumi Zola telah terbukti secara sah dan meyakinkan menurut hukum bersalah melakukan tindak pidana korupsi," kata ketua majelis hakim Yanto saat membacakan amar putusan di Pengadilan Tipikor Jakarta, Jalan Bungur Besar Raya, Jakarta Pusat, Kamis (6/12/2018).

"Menyatakan terdakwa Zumi Zola terbukiti secara sah melakukan tindak pidana korupsi sebagaimana dakwaan satu dan dua," kata Ketua majelis sidang, Yanto, dalam persidangan yang digelar di Pengadilan Tipikor Jakarta, Kamis (6/12).

Majelis hakim dalam pertimbangannya menyebut Zumi menerima uang gratifikasi dibantu orang kepercayaan yaitu Apif Firmansyah, Asrul Pandapotan Sihotang, dan Arfan. Gratifikasi itu diterima Zumi saat menjabat Gubernur Jambi periode 2016-2021. 

Besaran gratifikasi adalah Rp 37.477.000.000, USD 173.300, SGD 100.000 dan satu unit Toyota Alphard. Gratifikasi tersebut berasal rekanan atau pengusaha.

Uang tersebut, kata Hakim, digunakan Zumi untuk keperluan pribadi serta keluarganya. Misalnya untuk membeli action figure di Singapura dan pakaian. Selain itu, hakim juga menyatakan Zumi menerima satu unit mobil Alphard

Majelis Hakim dalam pertimbangannya juga, menyebutkan Zumi telah memberikan suap Rp 16,4 miliar kepada 53 anggota DPRD Provinsi Jambi periode 2014-2019. Pemberian suap itu agar DPRD Jambi menyetujui Raperda APBD tahun anggaran 2017 dan tahun anggaran 2018 menjadi Perda APBD 2017 dan 2018.

Majelis Hakim dalam pertimbangannya menilai perbuatan Zumi bertentangan dengan pemerintah yang tengah gencar memberantas korupsi. Sedangkan pertimbangan yang meringankan, yakni Zumi mengakui dan menyesali perbuatannya. Selain itu Hakim juga menilai Zumi berlaku sopan selama persidangan dan belum pernah dihukum sebelumnya. Selain itu, pria yang dikenal sebagai selebritas itu juga telah mengembalikan uang senilai Rp300 juta.

Terkait putusan tersebut, Zumi menyatakan menerima. Sedangkan jaksa memilih opsi pikir-pikir. "Saya nyatakan menerima, yang mulia," kata Zum