Pesantren Haji Ya'qub Kediri

Pesantren Haji Ya'qub Kediri

Profil
Pondok pesantren ini didirikan oleh KH. Ya’qub bin Sholeh, adik ipar sekaligus sahabat KH. Abdul Karim (Mbah Manab) dan KH. Ma’ruf Kedunglo. Beliau adalah orang yang diberi amanat oleh KH. Sholeh Banjarmlati (Ayahanda KH. Ya’qub) untuk mendampingi Mbah Manab dalam menangani keamanan di Pon. Pes. Lirboyo dan mendampingi Mbah Ma’ruf dalam menangani keamanan di Pon. Pes. Kedunglo yang dikala itu masih angker dan banyak penjahat yang mengganggu ketenangan pondok pesantren dan meresahkan para santri.

Pondok yang beralamatkan Po. Box. 192 Kota Kediri 64101 Telp. (0354) 772118 berada dalam geografis sebagai berikut:
-     sebelah barat berbatasan dengan rumah Bapak Asy’ari
-     sebelah selatan berbatasan dengan mushalla kampung
-     sebelah timur berbatasan dengan persawahan
-     sebelah utara berbatasan dengan jalan KH. Abdul Karim
Di bawah asuhan KH. Rofi’i Ya’qub dan K. Nur Muhammad. Para santri di pesantren ini hidup sederhana dan sebagian mencari biaya hidup sendiri.

Untuk menampung santri yang terus bertambah maka dibangunlah asrama pertama pada tahun 1979, biasa disebut dengan Pondok Lama yang sekarang berada disebelah selatan ndalem K. Nur Muhammad. Sementara Himpunan Pelajar baru berdiri pada tahun 1985 yang diketuai oleh Bapak Zumar M (Semarang).

Sementara di tahun 1993 perkembangan di tubuh PPHY adalah berdirinya Madrasah Diniyah Haji Ya’qub yang dikepalai oleh Bapak Widodo Ahmad (Kediri) dan Sekretaris Bapak Rosihin (Pekalongan). Tujuan didirikannya MDHY ini adalah untuk menampung santri yang sekolah di luar pesantren (sekolah formal) atau santri yang tidak bisa mengikuti Madrasah Diniyah di Pondok Induk (MHM) disamping juga anak dari kampung.

Sejak berdirinya PPHY, masyarakat sekitar pondok yang pada awalnya merasa kurang menerima adanya komunitas pesantren di sekelilingnya, lambat laun menyadari akan urgennya sebuah pondok pesantren, dengan bukti ada sebagian masyarakat yang ikut andil dalam memajukan pondok pesantren. Diantaranya dengan mengikuti sekolah madrasah diniyah di pondok pesantren, serta membantu kerja bakti di lingkungan pesantren. Sementara MDHY dengan jenjang pendidikan 12 tahun (6 tahun Ibtida’iyah, 3 tahun Tsanawiyah dan 3 tahun Aliyah) terus membenahi diri mencari format pendidikan yang efektif dan efisien dengan sistem masuk sekolah jam 19.00 – 21.00 WIS dan musyawarah/ diskusi pada jam 16.45 – 18.00 WIS serta para siswa pun diwajibkan mengikuti sorogan kitab 2 kali dalam satu minggu dan Musyawaroh Gabungan Sughro yang diadakan tiap malam Ahad (beranggotakan siswa MDHY dan siswa Ibtidaiyah MHM).

Pendidikan
1. MI
2. MA
3. MTs
4. Madin

 

Fasilitas
25 asrama santri, 1 kantor pendidikan, 1 kantor keamanan sebagai tempat perizinan para santri, 1 kantor PLP, ruang tamu berlantai dua lengkap dengan MCK untuk tamu, kantor madrasah serta MCK santri yang pada awal tahun 2009 lalu telah selesai dibangun, MCK.


Ekstrakurikuler
1. Tahfidz Qur’an
2. Salat Dhuha Berjemaah
3. Pengajian Kitab Kuning
4. Musyawarah Ma’hadiyah
5. Pendidikan Baca al-Qur’an
6. Diskusi Ilmiah 
7. Hadrah/Rebana
8. Pengembangan Berbagai Olahraga
9. Keterampilan Wirausaha
10. Drumb Band
11. Pengembangan Jurnalistik dan Publish
12. Bahasa Asing
13. Pramuka, PMR, PKS, OSIS
14. Latihan berpidato
15. Diskusi dan Penelitian Ilmiah
16. Seni Kaligrafi
17. Istighotsah
18. Jam'iyah

Alamat
Jalan KH. Abdul Karim, Lirboyo, Mojoroto, Kediri, 64117

 

Data pesantren lebih lengkap per propinsi dan kabupaten/kota dapat dicek di wiki.laduni.id/pesantren



Untuk berpartisipasi memperbarui informasi ini, silakan mengirim email ke redaksi@laduni.id.

 

Alumni Pesantren Haji Ya'qub Kediri