Bantu Korban Bencana Selat Sunda, PMII Unusia Kirim Peralatan Sekolah

Bantu Korban Bencana Selat Sunda, PMII Unusia Kirim Peralatan Sekolah

LADUNI.ID, Jakarta – Dalam rangka membantu korban bencana tsunami Selat Sunda, PMII UNUSIA Jakarta Cabang Jakarta Barat mengirim bantuan logistik dan relawan ke Banten setelah menggalang dana di sekitar Jakarta Barat.

Bantuan ini sengaja difokuskan ke peralatan sekolah, dengan terjun langsung ke desa Teluk Kecamatan Labuan, Kabupaten Pandeglang, Ahad lalu.

Menurut Sekdes Teluk, Untung Nuridin, desa Teluk merupakan terparah di Kecamatan Labuan. Ratusan rumah runtu, tiga orang meninggal dunia dua orang hilang sampai sekarang belum ketemu.

"Desa teluk paling parah dari dampak tsunami dan tidak hanya tsunami setelah itu banjir juga menggenangi rumah warga desa teluk," terangnya.

Usai masa tanggap darurat tidak di perpanjang oleh bupati Pandeglang, banyak warga yang sudah kembali ke rumah masing-masing namun malam hari masih banyak warga yang pindah ke posko dikarenakan masih trauma. Sekolah mulai Senin (7/1) kemairn juga mulai aktif, salah satunya di SDN 03 Teluk.

Pada kesempatan yang sama, Jefri selaku korlap penggalangan dana sampai terjun ke lapangan ini menuturkan, dari hasil penggalangan dana selama lima hari di sekitar Jakarta Barat terkumpul 14 juta rupiah.

“Dana ini kami tukar dengan alat tulis dan keperluan sekolah dan tentunya sembako sebagai makanan pokok bagi warga yang terkena bencana,” terangnya.

Selain itu, Sobri Yadi ketua Komisariat UNUSIA Jakarta menjelaskan, walaupun masa tanggap darurat telah selesai yang ditetapkan oleh pemerintah, namun tidak menjadi hambatan bagi mahasiswa UNUSIA Jakarta untuk berhenti mempedulikan warga yang terkena bencana di Banten.

"Sifat aksi kemanusiaan ini tidak ada batasan walaupun masa tanggap bencana sudah dicabut oleh pemerintah, bahkan sekarang ini kita terjun langsung ke desa Teluk untuk membantu korban bencana terkhusus bagi anak-anak yang membutuhkan kepedulian lebih untuk melanjutkan sekolahnya," jelasnya.

Adapun bantuan yang disalurkan PMII UNUSIA Jakarta ini tidak hanya sebatas logistik namun juga siraman rohani dengan mengajak warga sekitar untuk berdoa bermunajat kepada Allah agar masyarakat yang terlanda bencana akan tabah dan yang meninggal dalam bencana tersebut di ampuni segala dosa-dosa nya.

"Rencana kami akan tinggal di Desa Teluk ini selama tiga hari, antusias dari mahasiswa juga luar biasa dengan 25 mahasiswa yang ikut terjun ke Desa Teluk Kabupaten Pandeglang ini,” pungkas Sobri, seperti dilansir dari laman NU Online, Selasa (8/1).