Ada Apa? Rapat Paripurna DPRD Sumenep Lima Kali Gagal

Ada Apa? Rapat Paripurna DPRD Sumenep Lima Kali Gagal

LADUNI.id, Sumenep – Sudah lima kali rencana Rapat paripurna Laporan Hasil Serap Aspirasi (Reses) anggota DPRD Sumenep, Madura, Jawa Timur gagal dilaksanakan. Sebab, jumlah anggota yang hadir ke ruang Paripurna Lantai II DPRD Sumenep selalu tidak kuorum.

Berdasarkan hasil rapat Badan Musyawarah (Bamus) DPRD Sumenep, hari ini Selasa, 12 Februari 2019 dijadwalkan pelaksanaan paripurna yang ke lima kali. Namun, agenda paripurna tiga kegiatan itu, yakni Laporan Pansus Perubahan Tatib DPRD Sumenep, Laporan Hasil Reses dan Penetapan Program Pembentukan Perda 2019, gagal digelar.

Pembatalan rapat itu, karena jumlah anggota tidak kuorum. Padahal, sesuai jadwal, rapat akan dimulai pukul 09.00 WIB. Tetapi, hingga pukul 12.20 Wib jumlah wakil rakyat yang hadir hanya 16 dari jumlah 50 anggota wakil rakyat di gedung parlemen.

“Anggota yang hadir hanya 16 anggota, jadi tidak kourum dan batal digelar. Karena untuk mencapai kuorum minimal 26 anggota,” ujar Sekretaris DPRD Sumenep Moh. Mulki.

Menurutnya, ketidak hadiran mayoritas anggota disebabkan karena terbentur dengan agenda kerawanan lain. Salah salah satunya terdapat beberapa anggota yang sedang melakukan kunjungan kerja.

“Ada anggota (dewan) yang ijin, ada yang tanpa keterangan,” jelasnya.

Sementara, Wakil Ketua DPRD Sumenep Mohamad Hanafi membenarkan jika terdapat beberapa anggota yang ada di luar kota. Salah satunya anggota Komisi IV yang sedang melakukan tugas kunjungan ke luar kota.

Kondisi tersebut, kata dia, menyebabkan rapat harus ditunda kembali. Sesuai hasil kesepakatan sidang paripurna akan diagendakan kembali pada Jumat, 15 Februari 2019.

“Rapat paripurna ini harus kuorum, untuk kuorum setengah plus satu. Kalau tidak kuorum ini tidak bisa dilanjutkan,” terangnya.

Ketika disinggung soal sanksi, Hanafi terkesan menghindar. Dia berharap meminta agar para anggota dewan hadir pada rapat paripurna agenda mendatang. (*)