Sang Bidadari Kecil  dalam Goyangan Kemarahan Bumi Serambi Mekkah #2

Sang Bidadari Kecil  dalam Goyangan Kemarahan Bumi Serambi Mekkah #2

 

LADUNI.ID, KISAH- GOYANGAN dahsyat dan marahnya bumi Serambi Mekkah kala itu tepatnya hari Minggu, 26 Desember 2004 sekitar Pukul 07.59 WIB, terus melampiaskan amarahnya. Terpikirkan saatnya kiamat terjadi,namun hati kembali berkata, “tidak mungkin, guree dan para teungku beu di Gampom kiamat hari jumat, ini tidak mungkin,” gumam  dalam hati, padahal gempa makin dahsyat dan belum pernah dirasakan seumur hidup.

Seketika itu, tiba-tiba dataran berguncang bagaikan pasir diayakan, tubuh tubuh terhempas kelantai benda-benda berserakan aquarium besar berisi ikan Lohan pecah berhamburan di lantai rumah,  suara gemuruh terdengar bagaikan raungan beribu jenis binatang buas.

Batin kembali ragu dan ini pasti kiamat seperti untaian ayat Al-Quran yang sering di bacakan kala selesai shalat dhuha,
إِذَا وَقَعَتِ الْوَاقِعَةُ ﴿١﴾
لَيْسَ لِوَقْعَتِهَا كَاذِبَةٌ ﴿٢﴾
خَافِضَةٌ رَّافِعَةٌ ﴿٣﴾
إِذَا رُجَّتِ الْأَرْضُ رَجًّا ﴿٤)
” Apabila terjadi hari kiamat. terjadinya kiamat itu tidak dapat didustakan (disangkal).  (Kejadian itu) merendahkan (satu golongan) dan meninggikan (golongan yang lain), apabila bumi digoncangkan”,

Goyangan maha dahsyat itu biasa ada di adegan film Hollywood dan kelas dunia, seperti film Aftershock . Film yang disutradarai oleh Feng Xiaogang ini pemainnya antara lain adalah Xu Fan, Zhang Jingchu, Chen Daoming, dan Li Chen.

Kejauhan terdengar suara istighfar dan teriakan Allahuakbar saling bersahutan, terdengar juga suara histeris ibu  dan anak-anak komplek Aspol I Lamteumen Barat Banda Aceh. Kolaborasi suara itu semakin mengokohkan bahwa itu kiamat, walaupun belum yakin.

Seketika itu, tiba-tiba dari kejahuan sayup sayup terdengan suara histeris seorang ibu setengah baya “Kiamat Kiamat dunia sudah Kiamat “, Kata² itu membuat semua orang panik, ada yang menangis, istighfar, mengucap kalimah syahadat dan ada juga yang berlarian mencari sanaksaudara yang tidak bersama saat kejadian.

Lagi-lagi imajinasi semakin kuat terpikirkan “Kiamat “?  Tidak tidak mungkin kiamat, teringatku dari berbagai referensi bacaan dan ceramah khutbah jum’at kiamat akan terjadi pada hari Jum’at bukannya minggu. Bahwa sebuah tulisan agama yang masih sempat teringat hadist kiamat itu hari jumat dan itu diriwayatkan oleh Imam Muslim  berbunyi:

“Sebaik-baik hari dimana matahari terbit adalah hari Jum’at. Pada hari Jum’at Adam diciptakan, pada hari itu dia dimasukkan ke dalam surga dan pada hari Jum’at itu juga dia dikeluarkan dari Surga. Hari Kiamat tidaklah terjadi kecuali pada hari Jum’at.”

Untaian hadist itu membuka hati dan terdeletenya keraguan di tengah kegaulauan dan kepanikan gempa dahsyat itu, bumi juga belum berhenti melampiaskan kemarahannya. Beberapa menit kemudian goncangan maha dahsyat yang belum pernah dirasakan itu berhenti seketika. Semua orang saling memandang binar tatapan kosong terpaku membisu tak berkutik.

***H. Fakhrurrazi Rusli, M. SI, Warga Ulee Glee dan Staf di RSUD Pijay