Selain Romi, Kakanwil Kemenag Jatim Dikabarkan Turut Kena OTT KPK

Selain Romi, Kakanwil Kemenag Jatim Dikabarkan Turut Kena OTT KPK

LADUNI.id, Jakarta -- Usai dikabarkan turut dicokok Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap Ketua Umum PPP Romahurmuziy, kediaman pejabat sementara (Pjs) Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Agama Jawa Timur Haris Hasanudin terpantau sepi.

Pantauan, di depan rumah dua lantai bilangan Siwalankerto Utara, Surabaya, itu nampak terparkir dua unit mobil berwarna putih. Sementara, pagar, pintu, dan jendela rumah tertutup rapat. 

Salah satu penghuni rumah sekaligus anak Haris, Ikhwanul Hakim, yang ditemui awak media, mengatakan bahwa sang ayah tak sedang berada dikediaman. 

"Iya saya sendiri anaknya Pak Haris. Enggak tahu kemana bapak sejak pagi," kata Ikhwan, saat ditemui, Jumat (15/3) malam. 

"Bapak sejak pagi keluar rumah, sampai sekarang kami belum tahu keberadaannya," pria berkacamata ini menambahkan.

Ikhwan juga mengaku hingga kini pihak keluarga juga belum bisa menghubungi Haris melalui sambungan telepon.

Ia pun mengaku sudah mendapat kabar bahwa ayahnya tersebut turut diamankan lembaga antirasuah dalam operasi senyap di Surabaya. Namun, ia tak mempermasalahkannya.

"Iya kami dengar kabar tadi, tapi enggak kenapa-kenapa," kata dia.

Ia menyebut hingga kini pihak keluarga masih menunggu kabar resmi terkait ayahnya.

"Kalau ditanya kami ya enggak gimana-gimana. Dari pihak keluarga, tidak ada statement apa-apa, sudah ya," pungkasnya, sembari masuk ke arah rumah.

Informasi yang beredar sebelumnya, KPK diduga turut menjaring Haris dalam OTT tersebut, di Surabaya Jumat (15/3). 

Kasubag Informasi dan Humas Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Jatim Markus membenarkan bahwa Haris tak dapat dihubungi usai kabar OTT Romi.

"Kami sudah berusaha tapi masih belum diangkat. Kami belum dapat memastikan posisinya," ujarnya saat dikonfirmasi awak media.

Sementara itu, dalam keterangan resminya Wakapolda Jatim Brigjen (Pol) Toni Harmanto menyebut bahwa nama Haris Hasanudin tercantum dalam keberangkatan KPK, ke Jakarta, dari Bandara Juanda. (*)

Sumber : CNN Indonesia