Inilah Doa Ketika Demam, Pusing, Masuk Angin, dan Sakit Lainnya

Inilah Doa Ketika Demam, Pusing, Masuk Angin, dan Sakit Lainnya

LADUNI.ID, Sakit ringan seperti luka kecil, demam, pusing, masuk angin, ngebet sakit gigi, dan lainnya biasanya mudah menyerang orang dengan usia lima puluh tahun ke atas. Meski demikian, penyakit ini juga dapat menyerang orang-orang muda usia di bawah lima puluh tahun.

Rasulullah SAW mengajarkan kita untuk membaca doa sebagai berikut ketika kita menderita penyakit-penyakit ringan itu.

بِسْمِ اللَّهِ الْكَبِيرِ أَعُوذُ بِاللَّهِ الْعَظِيمِ مِنْ شَرِّ كُلِّ عِرْقٍ نَعَّارٍ وَمِنْ شَرِّ حَرِّ النَّارِ

Bismillāhil kabīri, a‘ūdzu billāhil ‘azhīmi min syarri kulli ‘irqin na‘ārin wa min syarri harrin nāri.

Artinya, “Dengan nama Allah yang maha besar. Aku berlindung kepada Allah yang maha agung dari luka yang mengeluarkan darah dan dari keburukan panas neraka.”

Riwayat ini dapat ditemukan dalam Kitab Ibnu Sunni dari Sahabat Ibnu Abbas RA sebagaimana dikutip berikut ini oleh Imam An-Nawawi.

روينا في كتاب ابن السني عن ابن عباس رضي الله عنهما، أن رسول الله صلى الله عليه وسلم كان يعلمهم من الأوجاع كلها، ومن الحمى أن يقول بسم الله الكبير، نعوذ بالله العظيم من شر عرق نعار ومن شر حر النار

Artinya, “Diriwayatkan kepada kami di kitab Ibnu Sunni dari Ibnu Abbas RA bahwa Rasulullah mengajari mereka terkait (penyembuhan) segala penyakit, dari demam dengan membaca ‘Bismillāhil kabīri, a‘ūdzu billāhil ‘azhīmi min syarri kulli ‘irqin na‘ārin wa min syarri harrin nāri,’” (Lihat Imam An-Nawawi, Al-Adzkar,[Damaskus: Darul Mallah, 1971 M/1391 H], halaman 116).

Imam An-Nawawi menganjurkan orang-orang yang sedang mengalami penyakit ringan itu membaca Surat Al-Fatihah, Al-Ikhlas, Al-Falaq, dan An-Nas untuk kemudian ditiupkan pada kedua tangan, lalu diusapkan pada semua bagian tubuh, khususnya organ tubuh yang sakit.

وينبغي أن يقرأ على نفسه الفاتحة، وقل هو الله أحد، والمعوذتين وينفث في يديه كما سبق بيانه وأن يدعو بدعاء الكرب الذي قدمناه

Artinya, “Seseorang yang sedang sakit juga seyogianya membaca Surat Al-Fatihah, Al-Ikhlas, Al-Falaq, dan An-Nas untuk dirinya serta meniup kedua tangannya sebagaimana penjelasan telah lalu dan membaca doa kurab (kesulitan) sebagaimana kami telah sebutkan,” (Lihat Imam An-Nawawi, Al-Adzkar, [Damaskus: Darul Mallah, 1971 M/1391 H], halaman 116).

Semoga Allah memberikan manfaat bagi kesembuhan kita melalui doa ini. Wallahu a‘lam

Sumber : NU Online