Buya Husein Terima Anugerah Dr (HC) dalam Bidang Tafsir Al-Qur’an dari UIN Walisongo Semarang

Buya Husein Terima Anugerah Dr (HC) dalam Bidang Tafsir Al-Qur’an dari UIN Walisongo Semarang

LADUNI.ID, Jakarta - KH. Husein Muhammad atau yang lebih dikenal dengan Buya Husein ulama pesantren merupakan Intelektual Nahdlatul Ulama yang juga pengasuk Pesantren Dar Al-Tauhid, Arjawinangun dan pendiri Fahmina Institute, dianugerahi penghargaan Doktor Honoris Causa (Dr HC) oleh civitas UIN Walisongo Semarang dalam bidang tafsir Al-Qur’an.

Banyak Kiai lulusan Universitas Al-Azhar, kiai yang mahir dalam membaca kitab kuning tak akan terhitung jumlahnya, tetapi kiai Pesantren dengan pemikiran progresif sekaliber Buya Husein yang konsisten membela perempuan yang mendapat perlakuan tidak adil. Tafsir dan pemikirannya terhadap dua sumber hukum Islam Al-Qur’an dan hadis–begitu ramah dan kontekstual. Al-Qur’an dan hadis, di tangan Buya Husein semakin hidup, sesuai dengan dunyut nadi perkembangan zaman. Akan jarang ditemukan dikehidupan sekarang

Buya Husein melampaui ulama dan akademisi. Ia banyak menulis buku. Beberapa di antaranya ‘Fiqh Perempuan’, ‘Islam Agama Ramah Perempuan’, ‘Mengaji Pluralisme kepada Maha Guru Pencerahan’, ‘Ijtihad Kyai Husein’ dan masih banyak lagi. Saya sendiri pernah menulis buku duet bersama Buya Husein, berjudul ‘Mencintai Tuhan, Mencintai Kesetaraan: Inspirasi dari Islam dan Perempuan’, diterbitkan oleh Quanta, Elex Media Komputindo, Kompas-Gramedia, Jakarta.

Di dunia internasional, Buya Husein tercatat pernah mendapatkan penghargaan dari Pemerintah Amerika Serikat untuk ‘Heroes to End Modern-Day Slavery’ tahun 2006, namanya juga tercatat dalam ‘The 500 Most Influential Muslims’ yang diterbitkan oleh The Royal Islamic Strategic Studies Center tahun 2010 sampai 2013 secara berurutan.

Termasuk pada tahun 2016, Fahmina Institute, lembaga kemanusiaan yang ia dirikan mendapatkan penghargaan berupa ‘Opus Prize’ dari Amerika Serikat tahun 2013. Dan kini Buya Husein akan menyandang gelar Dr (HC): Dr (Hc) KH. Husein Muhammad.

Buya Husein juga akan terus mengaji dan menulis, di sela-sela bercengkrama asyiknya dengan sanak-keluarga. Buya Husein adalah tipikal kiai Pesantren yang bukan hanya jujur, tetapi juga langka, basis keilmuannya merupakan hasil racikan khazanah Islam klasik (kitab kuning) dan keilmuan modern dan mampu memberikan tafsir dan pemikiran yang ramah nan segar, dalam banyak hal berkaitan dengan ‘pembagian waris bagi perempuan’, ‘hak aborsi’, ‘sunat perempuan’, ‘imam shalat perempuan’, ‘sunah monogami bukan poligami’ dan lain sebagainya.

 

Disadur dari berbagai sumber

 

 

Pengikut Beliau

  • Yudi Hidayat Yudi Hidayat