Gerakkan Tasawuf Hakiki yang Hidup dalam Ridha Allah

Gerakkan Tasawuf Hakiki yang Hidup dalam Ridha Allah

LADUNI.ID, Pekalongan – Selama ini mungkin telah banyak sumber atau informasi mengenai kedatangan Islam di Indonesia. Sebagian dari sumber tersebut menyebutkan bahwa Islam datang ke Nusantara adalah dari India, Yaman, atau dari Persia. Namun, ada juga yang mengatakan langsung dari Hijaz.

Lebih daripada itu, tidak jarang ternyata perdebatan juga muncul pada sosok siapa yang membawa Islam ke wilayah Nusantara. Ada yang menyebut pedagang, tapi secara umum menyatakan bahwa Islam datang ke Indonesia dibawa oleh kaum sufi.

"Islam datang di negeri ini dibawa oleh ulama tasawuf," terang Syekh Aun Muin al-Qaddumi ketika menjadi narasumber pada Forum Sufi Nasional di hotel Horison, Pekalongan, Jawa Tengah, Senin (8/4) kemarin.

Menurut ulama asal Yordania ini, di antara para ulama sufi yang membawa Islam ke Indonesia ini terdapat kelompok yang disebut Wali Songo. Mereka, katanya, merupakan sosok ulama pemimpin yang penuh berkah. Sebut saja, Sunan Ampel atau Raden Rahmat dan Maulana Malik Ibrahim atau Sunan Gresik. Hal ini diteruskan oleh para kiai saat ini.

Selain daripada itu, Pimpinan Lembaga Studi Syariah al-Maarij itu mengungkapkan bahwa para sufi yang membawa dan mendakwahkan Islam di Indonesia itu menggerakkan tasawuf yang sesungguhnya. "Menggerakkan tasawuf hakiki yang hidup dalam rida Allah," pungkasnya.

Pada forum yang digelar di Hotel Horison itu, hadir pula sebagai pembicara Syekh Aziz al-Kubaithi al-Idrisi dari Maroko. Kegiatan ini diikuti oleh puluhan mursyid, muqaddam, badal, dan khalifah tarekat-tarekat muktabar dari berbagai daerah di Indonesia dan luar negeri.