IMF Ingatkan Kemungkinan Pelemahan Ekonomi Dunia Akibat Peningkatan Utang

IMF Ingatkan Kemungkinan Pelemahan Ekonomi Dunia Akibat Peningkatan Utang

LADUNI.ID, Jakarta - International Monetary Fund (IMF) sebuah organisasi dunia yang bertugas mengatur sistem keuangan internasional dan menyediakan pinjaman kepada negara-negara yang membutuhkannya, memperingatkan kemungkinan terjadinya pelemahan ekonomi dunia  lebih dari yang telah diperkirakan sebelumnya. Hal ini dikarenakan tingkat utang global saat ini telah mencapai puncak dan semakin berisiko.

Kepala Departemen Moneter dan Pasar Modal IMF Tobias Adrian dalam Global Financial Stability Report menyebutkan, tingkat utang pemerintah maupun korporasi yang terus meningkat secara global membuat sistem keuangan dan perekonomian semakin rentan.

"Di Amerika Serikat, rasio utang perusahaan terhadap PDB berada pada tingkat rekor tertinggi. Di beberapa negara Eropa, bank kelebihan beban dengan obligasi pemerintah. Di China, profitabilitas bank menurun, dan tingkat modal tetap rendah pada pemberi pinjaman kecil dan menengah," jelas Adrian dalam laporannya Global Financial Stability Report.

Menurutnya, Kerentanan sistem keuangan dan perekonomian masih berlangsung, baik pada negara maju maupun negara berkembang. Jika kondisi rentan ini terus berlanjut maka akan menambah dampak dari perlambatan ekonomi global

selain itu, di tengah terjadinya pelemahan ekonomi dunia, bank-bank sentral memang disarankan untuk bersabar atau lebih longgar dalam menentukan kebijakan moneter. Namun, di sisi lain, kebijakan ekonomi yang longgar juga akan berisiko memicu kerentanan ekonomi sehingga meningkatkan perlambatan ekonomi yang lebih tajam.

Dalam jangka pendek, Adrian menambahkan bahwa risiko terhadap stabilitas keuangan masih rendah menurut standar historis, meski tetap lebih tinggi dari kondisi Oktober 2018 lalu.

"Dengan campuran kebijakan yang tepat, negara-negara dapat mempertahankan pertumbuhan sambil menjaga kerentanan tetap terkendali," tegasnya.

oleh karena itu, Kerentanan sistem keuangan menjadi isu penting bagi IMF. Pasalnya, negara dengan sistem keuangan yang rentan bisa mengalami dampak yang lebih parah dari guncangan ekonomi, misalnya perlambatan ekonomi yang lebih tajam dari yang diantisipasi, perubahan kebijakan moneter yang tidak terduga, atau eskalasi ketegangan perdagangan. Kerentanan yang lebih tinggi menimbulkan risiko stabilitas keuangan yang lebih besar.