Ulama Aceh Bantah Dukung Prabowo-Sandi

Ulama Aceh Bantah Dukung Prabowo-Sandi

LADUNI.ID,ACEH- Salah seorang ulama kharismatik Aceh, Tgk H Bukhari Aceh Timur atau akrab disapa Ayah Leuge yang merupakan Pimpinan Dayah Asasul Islami, Aceh Timur membantah atau mengklarivikasi isu yang beredar bahwa Ulama Aceh mendukung Prabowo – Sandi.

Hal tersebut disampaikan kepada wartawan  di Dayah Asasul Islami, Aceh Timur, Sabtu (13/04/2019) sekitar Pukul 17.00 WIB.

Menurut mantan ketua MPU Aceh Timur ini, Yang dirilis media adalah kesepakatan bersama ulama Aceh apabila calon Presiden dan wakil presiden Prabowo-Sandi terpilih, maka kesepakatan tersebut harus dilaksanakan prabowo-sandi.

Ulama Kharismatik yang turut menandatangani kesepakatan tersebut mengharapkan agar jangan salah dimanfaatkan atau diartikan, karena itu bukan bentuk dukungan ulama untuk memilih Prabowo-Sandi, tapi hanya sebatas kesepakatan.

Dikatakan, Ulama Aceh juga telah membuat kesepakatan yang sama dengan Calon Presiden Jokowi secara lisan saat diundang ke Istana Negara beberapa waktu lalu. 

Jika ada yang menyebutkan bahwa ulama Aceh telah mendukung Prabowo – Sandi itu salah besar, yang benar kami ulama Aceh telah membuat kesepakatan bersama apabila Prabowo terpilih, dan bukan hanya dengan prabowo, tapi kedua calon bila terpilih nantinya.

Klarivikasi tersebut disampaikan secara khusus oleh Tgk H Bukhari  untuk meluruskan isu-isu yang berkembang baik di media massa maupun di medsos yang sengaja diciptakan untuk memanfaatkan ulama Aceh.

“Jadi saya sampaikan sekali lagi, yang kami tandatangani tersebut bukan dalam bentuk dukungan, tetapi kesepakatan bersama bila terpilih”,tutup ulama kharismatik tersebut.

Di tempat yang terpisah, pernyataan senada juga disampaikan  pimpinan Dayah Al Madinatuddiniyah Babussalam Bireuen, H Muhammad Amin atau Abu Tumin Blang Bladeh menyesalkan adanya pemberitaan media yang menyebutkan dirinya mendukung pasangan Capres-Cawapres Prabowo-Sandi.

Abu Tumin memang mengakui, dirinya ikut menandatangani Nota Kesepahaman Pokok Pikiran Ulama Aceh yang berisi sembilan poin, namun bukan berarti ia mendukung pasangan Capres 02 itu.

“Memang saya menanda tangani Nota Kesepahaman tersebut, akan tetapi itu bukan sebagai bentuk pernyataan dukungan saya terhadap pasangan Capres Prabowo-Sandi,” sebut Tumin kepada sejumlah wartawan, Senin (15/4/2019).

Penandatanganan tersebut, lanjut Tumin, merupakan harapan dirinya sebagai masyarakat Aceh kalau memang yang bersangkutan terpilih nanti sebagai Presiden dan Wakil Presiden agar bersedia menjalankan seluruh poin tersebut. “Sekali lagi saya tegaskan bahwa tanda tangan tersebut bukanlah sebagai dukungan saya kepada pasangan Prabowo-Sandi,” tegasnya.

Abu Tumin menilai bahwa pemberitaan yang menyebutnya mendukung pasangan capres tertentu adalah bentuk pemutarbalikan fakta. “Saya menyesalkan atas pemutarbalikan fakta yang sebenarnya, yang menyimpang jauh dari maksud Nota Kesepahaman tersebut,” katanya.