Belajar Susah Nyangkut, Kenapa Ya?

Belajar Susah Nyangkut, Kenapa Ya?

Assalamu’alaikum mbak Nur,
Kenalin mbak, saya Galih, umur saya 19 tahun. Saya baru setahun masuk bangku kuliah. Mau tanya nih mbak, saya kok kalau belajar susah nyangkutnya ya ? Kadang sudah semaleman belajar, tapi paginya lupa lagi. Kalaupun ingat, hanya sedikit. Bagi tipsnya dong mbak Nur, biar saya cepet nyangkut belajarnya. Terima kasih sebelumnya.
Wassalamu’alaikum wr wb.

Galih di Depok

Tanggapan :
Wa’alaikumsalam wr wb.
Halo Galih, problem belajar yang kamu alami itu banyak dialami juga oleh banyak orang. Sudah menghafal capek-capek, tapi hasilnya tidak optimal. Hal ini berkaitan dengan gaya belajar yang selama ini diterapkan tidak sesuai dengan gaya belajar masing-masing. Gaya belajar mempengaruhi seberapa cepat otak kita mencerna informasi. Gaya belajar yang tepat membuat kegiatan belajar lebih efisien dengan hasil yang maksimal. Coba dicek macam-macam gaya belajar di bawah ini yuk, untuk menentukan gaya belajar yang cocok untukmu.

1. Visual/spatial
Pembelajar visual itu paling efektif belajar menggunakan alat bantu visual untuk belajar, misalnya grafik, warna, video. Seseorang dengan gaya belajar visual, mudah memahami video-video tutorial, petunjuk gambar dalam merangkai sesuatu.

2.  Linguistik/verbal
Pembelajar linguistik paling efektif belajar dengan menggunakan kata-kata, membaca, menulis dan berbicara. Biasanya pembelajar linguistik senang membaca dengan sedikit mengeraskan suaranya.

3. Auditori/pendengaran
Pembelajar auditori cepat memahami sesuatu dengan mendengarkannya dan mampu menceritakannya kembali. Pembelajar auditori menyenangi suasana yang tenang dalam belajar.  Kamu bisa merekam materi dari guru atau dosen dan mendengarkannya kembali.

4. Kinestetik
Ciri pembelajar kinestetik adalah mudah memahami sesuatu dengan cara melakukan atau mempraktikannya langsung. Pembelajar tipe kinestetik menyukai objek nyata sebagai alat bantu belajarnya.

5. Naturalis
Pembelajar naturalis ini belajar dengan mengalami, aksi nyata dan menyatu dengan alam. Pembelajar naturalis ini menangkap informasi atau pengetahuan terbaik dengan eksperimen.

6. Musikal
Pembelajar musikal ini senang belajar dengan bersenandung, bersiul, mengetuk-ketukkan pensil ke meja, menggoyang-goyangkan kaki, mendengarkan musik.

7. Matematis/Logis
Pembelajar matematis ini lebih mudah mempelajari sesuatu yang berkaitan dengan penalaran.  Gunakan simbol angka saat belajar untuk hasil belajar yang maksimal.

8. Interpersonal
Pembelajar interpersonal ini senang bersosialisasi dan berkomunikasi dengan teman-temannya. Belajar kelompok adalah metode yang paling efektif untuknya.

9. Intrapersonal
Berlawanan dengan pembelajar interpersonal, pembelajar intrapersonal lebih menyukai bekerja dan belajar saat mereka sendiri. Motivasinya berasal dari dirinya sendiri, bukan dari luar.

10. Penulis
Gaya belajar penulis ini adalah gaya belajar tambahan, yang memang efektif untuk seseorang yang lebih memahami jika mengulang materi dengan menuliskannya kembali.

11. Pengajar
Pembelajar dengan gaya pengajar lebih mudah memahami dan menyerap pelajaran dengan cara mengajarkan kembali materi yang diterima kepada rekan-rekannya.

Naah… sekarang sudah paham kan apa gaya belajarmu. Yuk sesuaikan dan terapkan saat belajar ya, agar hasil belajarmu optimal.
Selamat belajar.
Wassalamu’alaikum wr wb.

Nur Chasanah, S. Psi
Pengampu Konsultasi Remaja siap Nikah Usia 25 Tahun
Follow IG:  @smu25tahun  dan Facebook: sukses menikah umur 25 Tahun