Beberapa Pesan Gus Dur Tentang Cara Mendidik Anak

Beberapa Pesan Gus Dur Tentang Cara Mendidik Anak

LADUNI.ID, Jakarta – KH Abdurrahman Wahid selain pernah menjadi kepala negara, juga adalah kepala keluarga yang patut diteladani. Mengenai bagaimana cara mendidik anak, inilah pesan Gus Dur:

1. Ibu ketika menyusui sambil membaca Ayat Kursi & Al-Ikhlas, Al-falaq, An-Nas & mengulang-ulang bacaan.

2. Pertama kali yang diajarkan ke anak ketika baru bisa bicara.

رضيت بالله ربا وبالإسلام دينا وبمحمّد نبيا ورسولا

Radhitu Billahi Rabba, wabil Islami Dina, wabi Muhammadin Nabiyya wa Rasula

(Aku Ridho Allah Subhanahu Wata'ala sebagai Tuhanku, Islam sebagai Agamaku, Muhammad Shallallahu 'Alaihi Wasallam sebagai Nabi dan Rasulku)

3. Mengajak keluar anak-anak kecil ketika waktu malam yang terakhir (sebelum subuh) ke masjid agar menjadi kebiasaan.

4. Sebelum memasuki Bulan-bulan berkah seperti Ramadhan, mereka mengumpulkan anak-anak mereka dan bertanya kepada mereka, apa yang akan kalian kerjakan di bulan yang berkah ini? Dari amalan membaca Alqur'an, dzikir, sedekah dan lain-lain.

5. Mereka mengajari anak-anak mereka niat-niat yang baik sebagaimana mengajari mereka Surat Al-fatihah

6. Mereka mengadakan majelis ilmu di rumah dan berkumpul semua yang di rumah harian/mingguan, mereka membaca sedikit dari al-Qur'an al-karim (tadarrus), kitab hadits dan fiqih dan mereka menutup majelis dengan do'a & shalawat kepada Nabi Muhammad SAW

7. Ketika masuk baligh anak mereka, mereka memberi tahu anaknya kalau sudah Mukallaf dan sekarang 2 malaikat akan mencatat kebaikan dan kejelekan dan menulis ucapan dan perbuatannya, dan hal itu diadakan perayaan yang dihadiri ulama'.

8. Mereka tidak menunda pernikahan anak-anak mereka setelah baligh khawatir terjerumus kepada kemaksiatan.

9. Mereka mengajari anak-anak dengan berdo'a memohon kepada Allah dalam setiap keadaan, maka apabila anaknya ingin sesuatu dari orangtuanya, mereka berkata kepada anaknya wudhu'lah & sholat 2 rokaat dan mintalah kepada Allah hajat-hajatmu. Dan setelah shalat orang tua memberikan yang anak minta seraya berkata sungguh Allah yang mengabulkan do'amu.

10. Mereka membagi tugas kepada setiap anak, ada yang tugas belanja ke pasar, dan ada yang menyapu rumah & ada yang tugas melayani tamu dan mengambil air dan sebagainya.

11. Mereka lebih banyak memperhatikan pembelajaran putri-putri mereka daripada yang laki-laki karena anak perempuan tidak keluar rumah.


Artikel ini ditulis oleh Ahmad Zuhud