Kisah Anak yang Kangen Almarhum Ayahnya

Kisah Anak yang Kangen Almarhum Ayahnya

LADUNI.ID, Jakarta - Seorang anak merindukan orang tuanya yang telah meninggal. Ia bergegas pergi ke kuburannya. Hanya bermodal mushaf Al-Quran yang terhimpit di tangan kanannya. Tertegun sejenak. Jongok. Lalu mulai membaca kalam Ilahi selembar demi selembar. Melantunkan do'a seucap demi seucap.

Sedikit demi sedikit alam khayalnya mulai kembali ke masa lalu. Teringat masa-masa indah bersamanya. Ingat kasih sayang, perjuangan dan pengorbanannya yang tanpa pamrih dan batas. Apalagi sosok ibunda tercinta. Kasihnya tak pernah lekang oleh gesekan waktu. Sampai akhir.

Matapun mulai berkaca. Air matapun menetes tak mampu tertahan. Gemuruh tangispun mulai terdengar. Diusaplah air mata yang menetes dengan ujung bajunya. "Ibu....!, Ayah...! Adik kangen...!” ujarnya.

Bakti anak tak akan pernah terhenti untuk orang tuanya walau dipisah oleh maut. Doa kita, ziarah kita, bacaan Al-Quran kita, sedekah kita. Insya Allah bermanfaat bagi mereka.

Nabi shallallahu alaihi wa sallam bersabda:

إذا مات ابن آدم انقطع عمله إلا من ثلاث : صدقة جارية او علم ينتفع به، أو ولد صالح يدعو له

"Apabila anak Adam meninggal dunia, terputus seluruh amalannya kecuali tiga perkara : sedekah jariyah, atau ilmu yang dimanfaatkan, atau anak yang shalih yang mendoakan orang tuanya."

"Ya Allah! Anugerahkan kepada kami berupa istri dan anak keturunan kami sebagai penyejuk mata kami dan jadikan kami sebagai pemuka bagi orang-orang yang bertaqwa"

3 Ramadan 1440 H

(Abdullah Al-Jirani)