Mahfud MD Salut masih ada Pejabat Berkorban untuk Negara

Mahfud MD Salut masih ada Pejabat Berkorban untuk Negara

LADUNI, ID. JAKARTA – Mantan Menteri Pertahanan era Gus Dur yang juga mantan Ketua MK Mahfud MD mengapresiasi sekaligus memberikan hormat kepada pejabat-pejabat negara era reformasi yang rela berkorban untuk kepentingan masyarakat.

Seperti, rumah pribadi milik Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono‎ di Bekasi, Jawa Barat kena gusur akibat pembangunan Tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu (Becakayu).

Dalam cuitan twitter @mohmahfudmd, Mahfud MD mengungkapkan bahwa rumah pribadi milik Menteri PUPR di gusur untuk jalan tol. “Menarik, rumah pribadi Menteri‎ PUPR Basuki Hadi Mulyono di Bekasi akan digusur untuk proyek jalan tol," kata Mahfud MD, Rabu (15/5)

Dia pun mengapresiasi Basuki lantaran tak menghalangi Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) untuk menetapkan trase proyek tol melewati rumahnya. Padahal Basuki merupakan pemegang kewenangan mengatur tol di Indonesia.

“Padahal dia lah yang menjadi pimpinan pembuatan jalan. Dulu diberitakan ada pejabat daerah yang membelokkan rencana jalan tol agar tak melewati tanah pribadinya. Hormat untuk Pak Basuki,” ucapnya.

Lebih jauh Mahfud mengatakan bahwa dulu ada pejabat yang membeli tanah murah dan saat terkena dampak proyek negara tanah tersebut di jual mahal dengan harga selangit. Lantaran tidak sesuai aturan banyak pejabat yang masuk bui dan menjadi tahanan KPK.

“Ya, itulah. Dulu ada pjbt yg membeli ribuan ha tanah dgn harga 3 ribu permeter lalu membuat proyek jalan dan tanah itu dijual kpd negara dgn harga ratusan ribu permeter. Akhirnya ybs jd pasien KPK dan dibui. Ada jg proyek jalan tol yg lama macet krn ada yg menolak ganti untung,” pungkasnya.

Saat dikonfirmasi, Kepala Badan Pengatur Jalan Tol Kementerian PUPR, Danang Parikesit, mengamini informasi yang disampaikan Mahfud MD tersebut. Saat disinggung apakah proses ganti rugi sudah dilakukan, dia belum mengetahui.

"Iya betul (rumah pribadi Menteri PUPR digusur untuk pembangunan tol). Proses pembebasan lahan di Bina Marga, mungkin lebih akurat (tanya) ke Pak Dirjen ya," ucapnya. (hud/twt)

 

 
 

Tags