Bingung Mencari Kiblat? Gunakan Fitur pada Google Search Saja!

Bingung Mencari Kiblat? Gunakan Fitur pada Google Search Saja!

LADUNI.ID, Mesin Pencari Google (Google Search) memperbarui fitur Ramadan agar pengguna lebih mudah menemukan hasil pencarian yang berkaitan dengan ibadah selama berpuasa, di antaranya adalah petunjuk untuk menemukan arah kiblat.

Kepala Pemasaran Google Indonesia, Veronica Utami, saat jumpa pers di Jakarta, Kamis, 16 Mei 2019. mengatakan "Pencarian di Google Search naik 40 persen, informasi penunjang ibadah seperti jadwal salat, arah kiblat, zakat fitrah,"

Ramadan Box adalah sebutan Google untuk fitur Ramadan-nya. Pengguna dapat mengetik kata kunci "Ramadan" di kolom pencarian Google Search dan akan menemukan berbagai jadwal salat, artikel seputar puasa, serta fitur mencari arah kiblat.

Pengguna tidak perlu memasang aplikasi khusus untuk melihat arah kiblat dari Google, karena Google telah mengembangkan fitur Qibla Finder berdasarkan teknologi Augmented Reality (AR).

Proses awalnya, pengguna akan diminta mengizinkan Google mengakses kamera. Setelah kamera belakang aktif, pengguna diminta untuk berputar hingga menemukan arah kiblat. Ketika sudah berada di posisi yang benar, yakni menghadap ke barat, akan muncul gambar Kakbah di layar ponsel.

Menurut Veronica, fitur ini akan terus tersedia meski pun sudah lewat dari bulan Ramadan. Bukan hanya arah kiblat, Google juga akan menampilkan jadwal salat selama 30 hari bulan puasa berdasarkan data Kementerian Agama. Jadwal itu sudah disesuaikan dengan lokasi pengguna berada.

Fitur Ramadan ini juga berlaku untuk asisten virtual Google Assisstant. Pengguna dapat mengaktifkan alarm melalui kata kunci, misalnya "bangun sahur jam 4".

Google Indonesia sudah diprogram untuk mengenali bahasa Indonesia ragam informal sehingga mesin mampu memahami kata-kata yang tidak baku, misalnya "bangunin".

Cukup mudah untuk mengaktifkan bahasa Indonesia di Google Assisstant, tinggal buka aplikasi Google dan pergi ke pengaturan/setelan, masuk ke bahasa penelusuran kemudian Pilih Bahasa Indonesia. Masuk juga ke pilihan "Suara" dan pilih bahasa Indonesia sebagai bahasa utama.

Untuk diketahui, Google memiliki miliaran halaman web, sehingga pengguna dapat mencari informasi yang mereka inginkan, melalui penggunaan kata kunci dan operator. Google juga telah menggunakan teknologi Pencarian Web pada layanan pencarian lainnya, termasuk, Pencarian Gambar, Google News, situs perbandingan harga Google Product Search, arsip Usenet interaktif Google Groups, Google Maps dan lainnya.