Pesantren Bustanul Faizin, Besuki, Situbondo

Pesantren Bustanul Faizin, Besuki, Situbondo

Profil
Pesantren Bustanul Faizin berada di Desa Bilimbing Sagaran Kecamatan Besuki Kabupaten Situbondo, Untuk mencapai lokasi pondok pesantren tidaklah terlalu sulit, letak geografis yang mudah dijangkau alat transportasi umum bisa dengan mudah mengantarkan menuju lokasi pondok. Dengan menaiki ojek dari terminal Besuki, kemudian sekira 1 kilo meter setengah telah bisa mencapai pesantren itu.

Menurut Kiai Haji Imam Buchori, pendirian Pondok Pesantren Bustanul Faizin bisa dibilang dramatis, berawal dari kebingungan dirinya setelah ditinggal wafat oleh istri pertama beliau, Nyai Hj. Mardiatul Jannah, yang meninggalkan beliau karena sakit yang dideritanya.
Dari kebingungan itu, lanjut pengasuh yang ternyata alumni Pondok Pesantren Nurul jadid, ia bermaksud meminta saran kepada salah satu gurunya yaitu Kiai Haji Sufyan Miftahul Arifin. Lalu dengan inisiatif dari Kiai Haji Sufyan Miftahul Arifin memintakan tanah kepada Hj. Fatimah (seorang dermawan diwilayah tersebut.red) yang saat itu masih hidup.

“Tanah tersebut diberikan beliau untuk  waqofkan dan mendirikan Musholla, pendirian Musholla itu untuk dipergunakan sebagai sarana ibdah bagi masyarakat sekitar. Dengan adanya Musholla tersebut, Kiai Haji Imam Buchori tidak hanya memfungsikannya sebagai sarana ibdah shalat saja, melainkan juga menjadi sarana dakwah dalm memberikan pengarahan akan nilai-nilai keagamaan bagi masyarakat.

Dari situlah kemudian, masyarakat sekitar semakin memiliki perhatian serius, masyarakat mendambakan adanya sebuah pesantren dilokasi itu, dan keinginan itu sering diutarakan kepada dirinya, meski beliau tak segera mengiyakan keinginan mereka. Karena mendirikan pesantren tidaklah mudah.
Namun Keinginan masyarakat tersebut seakan menjadi cambuk bagi beliau, sebab beliau jadi teringat dengan saran yang diberikan almarhum Kiai Haji Hasan Abdul Wafi untuk mendirikan sebuah pesantren.  Kiai Haji Hasan Abdul Wafi adalah salah satu pengasuh Pondok Pesantren Nurul Jadid dimana beliau menimba ilmu dulu. Setelah istiharoh,  Bustanul Faizin akhirnya menjadi pilihan terakhir beliau untuk nama pesantren yang didirikan pada tahun 1993 silam.

Riwayat Pengasuh:
1. Kiai Haji Imam Buchori

Sofiyan Hadi, Lc., MA. dan Khadijah Al Hafidhah

Read more
tanggal : 31 Oktober 2018
Judul : Al Mawaddah Kudus Raih Anugerah Pesantren Entrepreneur Inspiratif 2018
Link : http://isknews.com/al-mawaddah-kudus-raih-anugerah-pesantren-entrepreneur-inspiratif-2018/
2.

Pendidikan
Sementara itu, Sistem pengajaran keagamaan yang diterapkan di pesantren telah berumur 19 tahun ini mengacu pada Pondok Pesantren Nurul Jadid Paiton. Seperti model pengajaran kitab kuning dengan model sorogan dan bandongan.
Pendidikan  Formal
1. Madrasah Aliyah
2. Madrasah Tsanawiyah
 

Pendidikan Non Formal
1. Taman Pendidikan Al Quran (TPQ)
2. Madrasah Diniyah Tingkat Awaliyah,Wustha dan Ulya
3. Kajian Kitab Kuning

Fasilitas
1. Masjid
2. Asrama
3. Gedung Sekolah
4. Perpustakaan
5. Gedung Balai Pengobatan
6. Laboratorium Komputer
7. Laboratorium Bahasa
8. Ruang tamu
9. Kopontren
10. Klinik Kesehatan
11. Aula
12. Lapangan Serbaguna
13. Gudang

Ekstrakurikuler
1. Tahfidz al-Qur’an
2. Pengajian Kitab Kuning
3. Ziarah
4. Musyawarah Ma’hadiyah
5. Bahtsul Ma’sail
6. Diskusi Ilmiah
7. Hadrah/Rebana
8. Pengembangan Berbagai Olahraga
9. Keterampilan Wirausaha
10. Drumb Band
11. Pengembangan Jurnalistik dan Publish
12. Kaligrafi
13. Beladiri
14. Latihan berpidato
15. Diskusi dan Penelitian Ilmiah

Alamat
Desa Bilimbing Sagaran Kecamatan Besuki Kabupaten Situbondo
Kode Pos: 68356
Telepon: (0338) 892070

Data pesantren lebih lengkap per propinsi dan kabupaten/kota dapat dicek di wiki.laduni.id/pesantren
Untuk berpartisipasi memperbarui informasi ini, silakan mengirim email ke redaksi@laduni.id.

 

Alumni Pesantren Bustanul Faizin, Besuki, Situbondo