Konsultasi Psikologi: Cara Mengatasi Anak yang Sombong

Konsultasi Psikologi: Cara Mengatasi Anak yang Sombong

Selamat pagi.. Bagaimana cara mengatasi anak yang suka menyombongkan diri?

Jawaban:

Assalamu’alaikum wr wb

Terima kasih Bapak/Ibu yang sudah berkenan bertanya kepada kami….Kita memang sering melihat atau mendengar, seorang anak kecil yang menceritakan dirinya atau membanggakan dirinya, seperti misalnya “Saya memang pintar kan, Mah?”, “Saya memang ganteng kok..”. Sekilas perkataan-perkataan si kecil terkesan lucu, namun kita harus waspada jika si anak memiliki kebiasaan membanggakan dirinya tidak pada tempatnya. Jika hal ini dibiarkan, akan mengembangkan sifat sombong dalam dirinya.

Ada beberapa cara yang bisa ditempuh untuk membantu masalah ini, antara lain:

Pertama, cari penyebabnya. Mengapa si anak sering membanggakan diri? Apakah karena selalu merasa menjadi pusat perhatian di keluarganya? Apakah iri? Apakah merasa lebih dari yang lain, baik status sosial ekonomi keluarga, pendidikan, dsb? Atau justru rasa sombongnya merupakan cara untuk menutupi kekurangan dalam dirinya? Baik kekurangan fisik, kepandaian, ketrampilan sosial, dsb. Penyebab yang jelas tentunya akan berpengaruh terhadap proses perlakuan berikutnya.

Kedua, ajarkan kepada anak cara menceritakan keberhasilan pribadi dengan sopan. Menghentikan atau menegur anak kecil ketika sedang membanggakan dirinya di depan orang banyak, justru akan membuatnya menjadi malu dan bisa jadi malah tidak percaya diri. Perlu cara yang bijaksana untuk menegurnya. Tegurlah anak secara pribadi dan ajarkan bagaimana cara untuk menceritakan keberhasilan dengan sopan serta ajarkan untuk mengucapkan terima kasih ketika mendapat pujian.

Ketiga, ajarkan anak untuk memberi pujian. Anak yang suka membanggakan dirinya, biasanya tidak bisa atau tidak terbiasa memberi pujian. Dia terbiasa menerima pujian. Dengan dilatih untuk memberi pujian, si anak akan belajar untuk mengakui kehebatan orang lain sehingga dia lama-lama akan memahami kalau selain dirinya ada juga orang lain yang hebat.

Keempat, ajarkan anak untuk bersikap rendah hati. Seseorang yang rendah hati akan mudah untuk menghormati dan menghargai orang lain. Dia akan merasa biasa-biasa saja dan tidak merasa lebih dari orang lain. Ajarkan juga bahwa orang yang rendah hati itu disukai banyak orang sehingga si anak nanti akan punya banyak teman.

Mungkin itu yang bisa saya sampaikan. Mudah-mudahan ada manfaatnya.
Wassalamu’alaikum wr wb

Salam hormat

Dr.Muhammad Fakhrurrozi, M.Psi