Pesantren Roudlotul Qur’an Lamongan

Pesantren Roudlotul Qur’an Lamongan

Profil
Pondok pesantren Roudlotul Qur’an merupakan pondok pesantren yang bertempat  di  jantung  Kota  Lamongan, lebih  tepatnya  di  daerah Kelurahan Tlogoanyar Kecamatan Lamongan.  Pendiri  pondok  pesantren  ialah  KH. Mansur  Aminuddin  Ridlo.  Didirikan  pada  tahun  1975  dengan  lokasi  yang cukup strategis, tidak terlalu jauh dari sekolah-sekolah umum karena memang sebagian besar santri adalah siswa atau siswi masyarakat sekitar tersebut dan nyaman karena dekat dengan sebuah telaga yang cukup mensuplai kebutuhan air.  Beliau  adalah  seorang  kiai  dari  Kota  Kudus  yang  berdedikasi  tinggi, mengabdikan seluruh hidupnya untuk perjuangan menegakkan kalimat Allah. Perjuangan beliau yang sempat berpindah-pindah akhirnya membawa beliau dan  keluarga  menetap  di  Tlogoanyar  Lamongan  dan  mendirikan pondok pesantren Roudlotul Qur’an.

Perkembangan  pondok  pesantren Roudlotul  Qur’an sendiri  dahulu hanyalah pendidikan non formal hingga sampai saat ini sudah ada lembaga-lembaga  baik  non  formal  maupun  formal.  Ada  madrasah  tsanawiyah  dan madrasah  aliyah.

Pengasuh
1. KH. Mansur  Aminuddin  Ridlo
2. KH. S. Muhaimin, AR

KH. S. Muhaimin, AR

Anda Telah Menyalin Artikel Tanpa Izin, Jika Ingin Menyalin, Tuliskan Link Hidup ini di situs anda atau akan kami tindak! https://suaranasional.com/2019/01/29/pesantren-roudlatul-quran-tlogoanyar-lamongan-peringati-haul-kh-aminuddin-ridlo-ke-26/ .
KH. S. Muhaimin, AR

Anda Telah Menyalin Artikel Tanpa Izin, Jika Ingin Menyalin, Tuliskan Link Hidup ini di situs anda atau akan kami tindak! https://suaranasional.com/2019/01/29/pesantren-roudlatul-quran-tlogoanyar-lamongan-peringati-haul-kh-aminuddin-ridlo-ke-26/ .


Pendidikan
Dalam pengajarannya, pondok pesantren Roudlotul Qur'an menggunakan metode weton dan sorogan. Metode weton atau bandongan merupakan model pengajaran  dimana  sang  guru  baik  kiai  maupun  ustadz  membacakan  dan menjelaskan  isi  kandungan  kitab  kuning  sedangkan  para  santrinya mendengarkan  dengan  seksama  sambil  memaknai  kitab  yang  diajarkan. Metode lain yakni sorogan, merupakan model pengajian dimana para santri membaca  kitab  pelajaran  sedangkan  sang  kiai  mendengarkan  sambil membenarkan jika terdapat kesalahan. Kedua metode ini memiliki nilai yang sama pentingnya pada sebuah disiplin ilmu. Antara metode sorogan dan wetonsaling melengkapi satu dengan lainnya.

Pendidikan Formal
1. MTs Terpadu Roudlotul Qur’an
2. MA. Sains Roudlotul Qur’an (MASA RQ)

Pendidikan Nonformal
1. TPA
2.Tahfidzul Qur'an
3. Madrasah Diniyah
4. Majlis Ta’lim
5. Pondok Pesantren
6. Panti Asuhan


Fasilitas


1.  Masjid
2.  Gedung Sekolah
3.  Aula
5.  Laboratorium Komputer
6.  Poskestren (Balai Pengobatan Santri)
7.  Sarana Olahraga
8.  Lapangan serbaguna
9.  Koperasi Pesantren
10. Kantin
11. Laboratorium Bahasa



Ekstrakurikuler


1. Tahfidz al-Qur’an
2. Pengajian Kitab Kuning
3. Ziarah
4. Musyawarah Ma’hadiyah
5. Bahtsul Ma’sail
6. Diskusi Ilmiah
7. Hadrah/Rebana
8. Pengembangan Berbagai Olahraga
9. Keterampilan Wirausaha
10. Drumb Band
11. Pengembangan Jurnalistik dan Publish
12. Kaligrafi
13. Beladiri
14. Latihan berpidato
15. Diskusi dan Penelitian Ilmiah
16. Pramuka
17. PMR
18. Paskibra


Alamat
Tlogoanyar, Kec. Lamongan, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur
Kode Pos: 62216

Data pesantren lebih lengkap per propinsi dan kabupaten/kota dapat dicek di wiki.laduni.id/pesantren
Untuk berpartisipasi memperbarui informasi ini, silakan mengirim email ke redaksi@laduni.id.

 

Alumni Pesantren Roudlotul Qur’an Lamongan