Sultan di Malaysia Imbau Warganya Berhenti Meniru Arab

Sultan di Malaysia Imbau Warganya Berhenti Meniru Arab

LADUNI.ID, Jakarta - Di tengah maraknya konservatisme di kalangan muslim kita dengan mengadopsi praktik kebudayaan Arab, Sultan Johor yakni Sultan Ibrahim bin Sultan Iskandar mengingatkan agar warga Malaysia bisa tetap mempertahankan kebudayaan negeri sendiri.

Sultan mengingatkan agar warga Malaysia tidak ikut-ikutan trend budaya Arab agar bisa disebut sebagai muslim. Seperti dilansir dari laman harian setempat, The Star, Sultan mengimbau supaya warga Malaysia bisa menggunakan bahasa Malaysia sendiri dari pada menggunakan bahasa Arab.

Istilah-istilah seperti “Buka puasa” atau istilah “Hari raya” agar lebih biasa digunakan daripada menggunakan istilah-istilah yang berasal dari budaya arab seperti “Eid al-Fitr” atau bahkan istilah “Iftar”.

“Saya juga mempersilakan Anda untuk tinggal di Arab Saudi… Itu adalah hak Anda tapi saya percaya ada orang-orang Malaysia yang bangga atas kebudayaan Malaysia mereka. Paling tidak saya tidak pura-pura dan tidak hipokrit dan warga Johor tahu siapa pemimpin mereka,” terang Sultan.

Adapun komentar Sultan ini telah diungkapkan pada sejak tahun 2016 lalu karena maraknya “Arabisasi” Islam di Malaysia, dimana tekanan pada perempuan Muslim untuk menggunakan jilbab dan menutup aurat mereka meningkat sama seperti meningkatnya penggunaan kosakata Arab dan pakaian seperti jubah yang dikenal niqab dan sebagainya.

Sultan juga mengkritik Jabatan Kerja Raya (JKR) yang memasang pemberitahuan bahwa perempuan Muslim bakal digantung dengan rambut mereka sendiri di neraka jika mereka tidak berpakain tertutup.

“Sejak kapan JKR, baik di level negara bagian atau distrik punya kewenangan di persoalan keagamaan? Pekerjaan utama mereka adalah untuk memastikan jalan-jalan raya dikelola dengan benar dan tidak mempersoalkan rambut perempuan,” tegas Sultan.

“Bukanlah urusan lembaga pemerintahan untuk ribut tentang cara berpakaian orang-orang. Lakukan pekerjaan sesuai bayaran Anda dan urusi urusan Anda sendiri,” pungkas Sultan.