KEPUTUSAN MUKTAMAR NAHDLATUL ULAMA KE-5. Pekalongan, 7 September 1930 M.

KEPUTUSAN MUKTAMAR NAHDLATUL ULAMA KE-5. Pekalongan, 7 September 1930 M.

KEPUTUSAN MUKTAMAR NAHDLATUL ULAMA KE-5
Di Pekalongan Pada Tanggal 13 Rabiuts Tsani 1349 H. / 7 September 1930 M.

85. Uang Hasil Sewa Kursi untuk Pertunjukan yang Tidak Dilarang oleh Agama
86. Wali Mujbir Mengawinkan Anak Gadisnya yang Sudah Dewasa dengan Pemuda yang Sekufu
87. Maksud Hadis “Anak Zina Tidak Masuk Surga.”
88. Sembelihan Orang yang Mengaku Muslim, Tetapi Tidak Mengerti Ajaran Islam
89. Macam-macam Kafir
90. Membeli Emas dengan Uang Kertas
91. Memakai Sandal yang Diketemukan di Mesjid
92. Minuman yang Disangka Memabukkan Seperti Bir Cap Kunci
93. Mengqadha Shalat Wajib
94. Membeli Rumah dengan Catatan Supaya Diselesaikan Sesuai dengan Gambar
95. Mengawinkan Janda yang Belum Dewasa Oleh Wali Hakim
96. Suami Pergi Sampai 4 Tahun.
97. Anak yang Lahir Sesudah Ibunya Ditalaq
98. Seorang Janda yang Hamil Sebelum Selesai Iddahnya, Sedang Ia Tidak Kawin Lagi, Maka Kandungannya Diikutkan Suaminya
99. Air yang Keluar Sebelum Melahirkan
100. Perayaan untuk Memperingati Jin Penjaga Desa/Sedekah Bumi
101. Dalil Bersedekah pada Hari Tertentu, yang Bersumber dari KitabMathali’ al-Daqaiq
102. Melempar Kendi yang Penuh Air pada Upacara Ketujuh dari Umur Kandungan (Tingkeban)
103. Berdiri Ketika Memperingati Maulud Nabi
104. Mengubah Bacaan (Selain al-Qur’an dan Hadis) dari Ketentuannya
105. Mengarak Tulisan Muhammad Setiap 12 Rabiul Awwal
106. Asma Muazhzhamah yang Hurufnya Terpisah-pisah
107. Perselisihan Seorang Gadis dengan Wali Mujbirnya dalam Menunjuk Pemuda yang Mengawininya