Jokowi dan Prabowo Bisa Bertemu Berkat Kerja Keras Sosok Ini

 
Jokowi dan Prabowo Bisa Bertemu Berkat Kerja Keras Sosok Ini

LADUNI.ID, Jakarta- Pertemuan Presiden Jokowi dengan Prabowo Subianto membanjiri berbagai media hari ini. Namun sebenarnya, ada sosok tokoh yang yang bekerja keras hingga dapat mempertemukan Jokowi dan Prabowo. Siapa dia?

Menurut Sekretaris Kabinet Pramono Anung, orang yang mempertemukan Jokowi dan Prabowo tidak lain adalah Budi Gunawan, Kepala Badan Intelejen Negara (BIN) Republik Indonesia.

Menurutnya, Budi Gunawan telah bekerja keras merancang pertemuan Jokowi dan Prabowo sehingga bisa pertemuan tersebut bisa terlaksana hari ini.

"Ya Pak Budi Gunawan (menjembatani pertemuan Jokowi dan Prabowo), Kepala BIN. Tentunya bekerja tanpa ada suara," terang Pramono, di FX Sudirman, Jakarta, seperti dilansir dari laman suara.com, Sabtu (13/7).

Pramono mengucap syukur karena berkat kerja keras Budi Gunawan, pertemuan tersebut dapat terlaksana. "Alhamdulillah apa yang dikerjakan hari ini tercapai," terangnya.

Ketika Jokowi dan Prabowo bertemu dalam perjamuan makan siang, Kepala BIN Budi Gunawan ikut mendampingi keduanya. Selain itu, ikut juga mendampingi adalah Sekretaris Kabinet Pramono Anung, dan Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Ahmad Muzani, serta Waketum Partai Gerindra Edhy Prabowo.

Tentang Kepala BIN Budi Gunawan

Budi Gunawan adalah seorang jenderal polisi yang lahir di Surakarta, Jawa Tengah, 11 Desember 1959. Ia menjabat sebagai Kepala Badan Intelijen Negara sejak 9 September 2016, menggantikan Sutiyoso.

Pada 2015, Budi Gunawan pernah menjabat sebagai Wakapolri mendampingi Jenderal Badrodin Haiti sejak 22 April tahun tersebut.

Lebih dari itu, Budi Gunawan juga sempat menjadi Wakapolri mendampingi Jenderal Tito Karnavian sejak 13 Juli 2016, hingga dilantik sebagai Kepala BIN pada 9 September 2016.

Presiden Jokowi menunjuk Budi Gunawan menjadi Kepala BIN menggantikan Sutiyoso dan mengirimkan surat kepada DPR pada tanggal 2 September 2016,.

Dalam sidang Paripurna DPR kemudian menyetujui hasil Fit & Proper Test Komisi I DPR terhadap Calon Kepala BIN yang dilakukan sehari sebelumnya.

Bahkan, Budi Gunawan menjadi unsur Polisi kedua setelah Jenderal Sutanto (2009-2011) yang memimpin lembaga telik sandi tersebut.