Apakah Allah Bersuara?

Apakah Allah Bersuara?

LADUNI.ID - Pertanyaan ini adalah satu di antara bahasan yang tidak dilakukan oleh para sahabat tapi dibahas oleh para ulama, baik salaf atau pun khalaf. Kalau mau dianggap bahasan bid'ah, maka tak ada satu pun kelompok ulama yang selamat dari bid'ah ini. Tapi tentu saja, ini bid'ah yang dibutuhkan.

Jawaban para ulama Ahlussunnah Wal Jama'ah yang ahli tahqiq dalam hal akidah adalah: Tidak! Allah. Seperti halnya Allah melihat tapi melihatnya tanpa perlu organ mata dan cahaya, mendengar tapi mendengarnya tak perlu organ telinga dan gelombang suara, maka Allah juga berkalam tapi kalamnya tak berupa suara.

Ada pun ulama yang kurang tahqiq soal ini maka menjawab: ya. Jawaban ini salah, bahkan konsekuensinya fatal sebab mau tak mau kalam Allah disamakan dengan kalam makhluk. Kalau Dzat makhluk lumrahnya bersuara saat berkalam, maka Dzat Allah pun dikhayalkan bersuara. Maha Suci Allah dari hal semacam ini.

Loh memangnya kenapa kalau sama soal ini? Karena itu berarti Dzat Allah juga mengalami perubahan. Semua yang berubah pasti bukan Tuhan. Juga berlawanan dengan maksud surat al-Ikhlas.

Oleh: Abdul Wahab Ahmad

 
 

Tags