Gus Sholah Tolak NKRI Bersyariah

Gus Sholah Tolak NKRI Bersyariah

LADUNI.id, Jakarta - Belakangan mulai muncul kembali istilah NKRI Syariah sebagaimana dilontarkan Ketua Bidang Keumatan Persaudaraan Alumni (PA) 212 Haikal Hassan, rekomendasi NKRI bersyariah. Namun, istilah tersebut mendapatkan penolakan dari Tokoh Nahdlatul Ulama (NU), KH Salahuddin Wahid (Gus Sholah). 

Menurut Gus Sholah, NKRI bersyariah itu tidak ada. NKRI berideologi Pancasila, sedangkan syariah adalah urusan personal.

Ketika Gus Sholah menghadiri dialog kebangsaan di Grand Sahid Hotel, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat, menegaskan menolak istilah NKRI bersyariah tetapi bukan bukan berarti anti-syariah Islam.

"Menurut saya, NKRI bersyariah itu tidak ada. Dulu sila pertama kan Ketuhanan dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluknya. Kata itu kemudian dicoret. Menjadi Ketuhanan Yang Maha Esa. Dulu Undang-Undang Dasar kita mengandung kata syariah. Sekarang tidak ada," ujar Gus Sholah, Senin (12/8/2019). 

Menurutnya, tanpa rumusan NKRI bersyariah, syariah Islam tetap dijalankan di Indonesia. Jadi tidak ada juga istilah NKRI bersyariah. Bukan berarti anti syariah Islam, tidak. 

"Di tataran Undang-Undang Dasar tidak ada syariah. Tapi di tataran undang-undang boleh, monggo, tidak ada masalah. Syariah Islam jalan kok di Indonesia tanpa rumusan NKRI bersyariah, tanpa istilah NKRI Bersyariah, jalan kok syariah Islam. Jadi tidak perlu ada istilah itu," terangnya. (*)

Sumber : detik.com