Hujan Deras Guyur Mina, Jamaah Haji Indonesia Aman

Hujan Deras Guyur Mina, Jamaah Haji Indonesia Aman

LADUNI.ID, Jakarta - Belakangan ini viral video yang memperlihatkan jemaah haji berbondong-bondong berjalan melewati air setinggi lutut orang dewasa. Video ini berdurasi 11 detik yang dibagikan dengan caption telah terjadi banjir di Mina.

Menurut Kepala Satuan Tugas Mina Akhmad Djauhari menegaskan bahwa di Mina memang terjadi hujan deras yang sempat menyebabkan genangan air sesaat di beberapa titik di Mina. Dengan adanya kejadian ini, jamaah haji dari Indonesia masih aman dan tidak sampai memakan korban jiwa atau sakit.

 “Tapi sampai saat ini tidak ada laporan kesakitan jamaah sebagai dampak hujan kemarin,” terang Akhmad Djauhari, seperti dikutip dari Antara, Selasa (13/8).

Sementara itu, Kepala Daerah Kerja Mekkah Kementerian Agama Subhan Cholid membenarkan bahwa Mekkah dan Mina sempat diguyur hujan deras. Untuk mengantisipasi konsleting, sempat ada pemadaman listrik di kantor maktab, yaitu kantor yang mengatur urusan ibadah haji.

Subhan menyampaikan hal itu dalam sebuah video live di Facebook resmi Kementerian Agama. "Ada beberapa maktab yang listriknya dimatikan untuk menghindari konslet akibat genangan air," ujar Subhan, Selasa (13/8) malam.

Kendati begitu, Subhan membantah hujan tersebut menyebabkan banjir di tanah suci. Memang ada genangan di beberapa titik, namun tidak sampai membuat jemaah keluar dari tenda. Ada sebagian karpet yang basah, kemudian bagian yang basah itu dilipat.

Informasi yang disampaikan ini sekaligus membantah informasi yang beredar di media sosial, bahwa Mina, Arab Saudi, dilanda banjir. Bahkan, beredar juga foto-foto serta video. Subhan mengaku tak tahu di mana dan kapan peristiwa itu terjadi. Yang jelas, bukan saat hujan deras kemarin.

"Video-video yang beredar itu entah kejadian kapan," kata Subhan. Selama hujan berlangsung, jemaah diimbau untuk tetap di tenda. Pihak keamanan setempat juga mematikan peralatan elektronik yang berada di luar, seperti eskalator agar tak terjadi korsleting.

Subhan memastikan WNI tak ada yang mengalami kerugian atau sakit. Pelayanan terhadap jemaah haji juga berlangsung sebagaimana yang direncanakan.

"Alhamdulillah jemaah baik-baik saja. Layanan yang diberikan ke jemaah, akomodasi, konsumsi, transportasi, berjalan baik," pungkasnya.