Wisatah dan Ziarah Makam KH Hasan Muhibat ( Ki Ageng Giri ) Demak

Wisatah dan Ziarah Makam KH Hasan Muhibat ( Ki Ageng Giri ) Demak

Seputar Sejarah

KH Hasan Muhibat atau Ki Ageng Giri atau Mbah Hadi di Makam Kasepuhan Girikusumo, Mranggen, Demak. Ki Ageng Giri bergaris keturunan wali yaitu bertalian darah keturunan Sunan Pandanaran I (Semarang) dan Sunan Tembayat (Klaten). Dia seorang yang santun dan cerdas.

Suatu saat dia mendapat isyarat dari Allah SWT untuk menyebarkan Islam di daerah yang dikelilingi empat gunung atau bukit. Akhirnya ditemukanlah daerah itu, yaitu di suatu dataran yang dikelilingi hutan dan empat gunung atau bukit yang selanjutnya nanti dikenal sebagai daerah Girikusumo. Salah satu daerah di pinggir barat daya Kabupaten Demak dekat dengan perbatasan Kabupaten Semarang.

Setelah menemukan tempat, Mbah Hadi menandai awal dakwahnya dengan mendirikan Masjid Baitussalam yang dia bangun hanya dalam waktu semalam. Berkat pertolongan Allah SWT masjid tersebut mulai dibangun sekitar pukul sembilan malam dan selesai pada pukul 01.00 dinihari. Sebuah ukiran pada prasasti masjid menuliskan peristiwa tersebut dalam bentuk tulisan huruf pegon. Perjuangannya berhasil menjadikan daerah Mranggen, Karangawen, dan sekitarnya mayoritas memeluk Islam. Di sekitar masjid tersebut sekarang telah berkembang menjadi pondok pesantren ternama bernama Pondok Pesantren Girikusumo. Sekarang pondok pesantren diasuh KH Munif Muhammad Zuhri (Gus Munif).


Letak Makam

Makam  KH Hasan Muhibat berada di komplek pemakaman  Makam Kasepuhan Girikusumo, Dukuh Girikusumo, Desa Banyumeneng, Kecamatan Mranggen, Kabupaten Demak, Jawa Tengah, tidak jauh dari pesantren Girikusuma.

 

yang Sudah Mengunjungi Wisatah dan Ziarah Makam KH Hasan Muhibat ( Ki Ageng Giri ) Demak