Wisata Ziarah dan Tawassul di Makam Mbah Sayyid Sulaiman Jombang

Wisata Ziarah dan Tawassul di Makam Mbah Sayyid Sulaiman Jombang

Sekilas Sejarah

Sayyid Sulaiman adalah pendiri Pondok Pesantren Sidogiri. Ia merupakan keturunan Rasulullah Saw bermarga Basyeiban dengan jalur nasab dari ayahnya yaitu Sayyid Abu Bakar Basyeiban, sedangkan jalur nasab dari ibunya ia juga merupakan keturunan Rasulullah Saw bermarga Azmatkhan dengan jalur nasab lewat Sunan Gunung Jati sampai Sayyid Abdul Malik Azmatkhan.
Keturunan Sayyid Sulaiman banyak yang menjadi ulama di Indonesia, seperti Syekh Kholil Basyaiban Bangkalan, KH.Shiddiq Jember, KH.Abdul Hamid Pasuruan, dll.
 
 

Nasab ia adalah Sulaiman bin Abdurrahman bin Sayid Umar bin Muhammad bin Abu Bakar Basyeiban. Ayahnya, Sayyid Abdurrahman, adalah seorang perantau dari negeri wali, Tarim Hadramaut, Yaman Selatan. Sedangkan ibunya, Syarifah Khodijah, adalah putri dari Sulthon Maulana Hasanuddin bin Sulthon Maulana Syarif Hidayatullah (Sunan Gunung Jati). Dengan demikian, dari garis ibu, Sayyid Sulaiman merupakan cucu Sunan Gunung Jati.

Makam Mbah Sayyid Sulaiman sering kali dikunjungi para peziarah dengan berbagai kepentingan, salah satunya ingin segera mendapatkan jodoh (entah bener atau ndak, penulis juga belum membuktikan). Puncak kunjungan terjadi pada malam Jumat Legi.

Makam Mbah Sayyid Sulaiman di Dusun Rejo Slamet, Desa Mancilan, Kecamatan Mojoagung, Jombang semakin ramai dipadati pengunjung. Mereka tidak hanya dari wilayah sekitar seperti Kediri, Blitar, Madiun, Trenggalek, Pasuruan hingga Banyuwangi, juga dari luar Jawa Timur seperti Jawa Tengah dan Jawa Barat. Bahkan Sulawesi dan daerah-daerah lain.

Kompleks makam yang dilengkapi mushalla berukuran agak besar tersebut semakin menambah kerasan para peziarah, tak jarang para peziarah bermalam di situ.


Lokasi Makam

Makam Mbah Sayyid Sulaiman di Dusun Rejo Slamet, Desa Mancilan, Kecamatan Mojoagung, Jombang

 

yang Sudah Mengunjungi Wisata Ziarah dan Tawassul di Makam Mbah Sayyid Sulaiman Jombang