Kisah Banser Misterius Menolong Cucu Mbah Hamid yang Kecelakaan

Kisah Banser Misterius Menolong Cucu Mbah Hamid yang Kecelakaan

LADUNI.ID, Jakarta - Mohon doa keselamatan dari semua kader NU, saat ini KH M. Nailur Rohman (Gus Amak, putra KH. Idris Hamid cucu Mbah Hamid Pasuruan) dan rombongan mendapat musibah kecelakaan tunggal di Tol Trans Jawa KM 78 dalam perjalanan pulang setelah mengikuti PKPNU Tingkat Lanjutan di Magetan menuju Pasuruan. Korban saat ini dibawa ke RSUD Bangil Pasuruan.

Alhamdulillah beliau selamat dengan hanya luka di pelipis kepala dalam keadaan mobil ringsek parah, ban mobil lepas, dan di ruang perawatan beliau bercerita kronologis yang terjadi dan di tengah-tengah beliau bercerita tiba-tiba terhenti dan meneteskan air mata karena terbayang jelas disaat tidak ada orang yang berhenti dan menolongnya tiba-tiba.

Terlihat sosok berpakaian BANSER dari tengah sawah menuju mobil dan menolongnya dengan mengatakan, “Njenengan ta gus.” Seakan dia sudah mengenal Gus Amak. Lalu dia menghubungi DLLAJR, sementara Gus Amak ketika mobil berguling-guling tetap dalam keadaan sadar.

Entah bagaimana ceritanya, setelah mobil terhenti berguling, beliau sudah berada di luar mobil, dan melihat teman satunya (ket. PCNU Lampung) masih ada dalam mobil yang dalam keadaan ringsek dan pintu tidak bisa dibuka.

Dengan pertolongan banser yang entah dari mana, dan sampai sekarang Gus Amak tidak tahu dari mana BANSER misterius tersebut, dan ke mana perginya,dan yang bikin aneh, kok ada BANSER jalan-jalan di jalan tol menjelang subuh, padahal di sekitar tol hanya persawahan, bukan pemukiman karena ketika beliau tanya pada banser tersebut “njenengan saking pundi ?” kata Gus Amak. “kulo mlampah mlampah,” jawab BANSER tersebut.

setelah pertolongan awal dari BANSER tersebut datanglah rombongan Gus Bahak, yang kemudian membawa beliau ke RSUD Bangil, Wallahu A'lam

Subhanallah...

Terimakasih atas segala doa, bantuan dan perhatian dari semuanya (Wali santri, Kelg, pejabat, pengurus NU, Banser, para guru dan para tukang juga para pengurus Bayt Alhikmah dan Salafiyah ).

Allahu yujazikum ahsanal jaza’.