Ingin Belajar Fatwa, Sejumlah Ulama Irak Berkunjung ke PBNU

Ingin Belajar Fatwa, Sejumlah Ulama Irak Berkunjung ke PBNU

Foto: Ulama Asal Negara Irak Foto Bersama Ketum PBNU, Kiai Said Aqil Siradj, Usai pertemuan.


LADUNI.ID, Jakarta - Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menerima kunjungan ulama Ahlussunah wal Jamaah dari negara Republik Irak

Sebanyak enam ulama tersebut berkunjung ke Indonesia. Salah satu agenda mereka adalah bertemu dengan ulama-ulama NU untuk melakukkan studi banding dalam bidang keagamaan, di Gedung PBNU, Jakarta, Rabu kemarin.

Menurut penerjemah, Ahmad Sudrajat kunjungan para ulama Irak tersebut melakukan lawatan ke Indonesia khususnya ke PBNU dalam rangka studi banding dan menjajaki sejumlah kerja sama dalam penguatan bidang keagamaan, terutama dalam bidang fiqih, khususnya dalam mengeluarkan fatwa-fatwa. 

"Mereka adalah kumpulan ulama Irak yang berbasis di majelis tertinggi Suni negaranya yang mengeluarkan fatwa dalam bidang keagamaan," ujar Ahmad Sudrajat seperti dikutip dari NU, Kamis (19/9/19).

Selain itu, Sudrajat menuturkan para ulama Irak, mengajak kerja sama dalam bidang pendidikan seperti tukar-menukar delegasi mahasiswa, pelatihan-pelatihan pembahasan fiqih, calon dai dan ulama. 

"PBNU menerima tawaran itu, insyaallah ke depan akan ada kunjungan balasan ke irak, akan melihat langsung pola kerja sama setelah berkunjung ke Irak," terang dia.

Lebih lanjut, Sudrajat menjelaskan dalam perspektif mereka, negaranya sudah berangsur-angsur aman. Berbagai aktivitas penduduk seperti ekonomi, pekerjaan, pendidikan sudah berjalan dengan baik. 

Ia juga mengungkapkan, para ulama Irak mengetahui bahwa ulama-ulama NU mengedapankan moderasi pemikiran yang berbasis dari ajaran-ajaran Islam serta berperan dalam perdamaian di kawasan. 

"Para ulama Irak terkesan dengan apa yang dilakukan ulama-ulama NU terhadap tanah airnya," kata dia.

Ia menambahkan, para ulama NU tak hanya berurusan dengan isu-isu keagamaan dan fatwa belaka, tapi berperan penting dalam menjaga kesetabilan negara.

Untuk diketahui, para ulama Irak juga mengajak pengurus PBNU untuk berziarah ke makam para ulama dan wali yang berada di Irak seperti Syekh Abdul Qadir Jailani, Syekh Junaid Al-Baghdadi, Imam Abu Hanifah dan lain-lain. 

Pada pertemuan itu Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj langsung menyambut kedatangan mereka di dampingi Wakil Ketua Umum PBNU KH Maksoem Machfoedz.

Turut hadir sejumlah Ketua, di antaranya KH Imam Azis, KH Abdul Manan A Ghani, H Marsudi Syuhud, H Eman Suryaman, Wakil Sekretaris Jenderal, Ishfah Abidal Aziz dan Ketua Lembaga Amil Zakat Infak Sedekah NU, H Ahmad Sudrajat.  

Adapun ulama dari Irak, Husein As-Samarai, Masy’an Al-Isawi, Abdul Mun’im Al-Hity, Mustofa Al-Bayaty, Toha Zaidi, Sholah Fulaih. Mereka adalah Ulama-ulama yang duduk di Majma Fiqih Irak. (*)