Kisah Karomah Kiai Adlan Aly: Tubuhnya Tak Tersentuh Air Hujan

Kisah Karomah Kiai Adlan Aly: Tubuhnya Tak Tersentuh Air Hujan

LADUNI.ID, Jakarta - Ini adalah kisah karomah dari Kiai Adlan Aly. Kiai Adlan Aly, yaitu tubuh Kiai Adlan Aly tidak bisa tersentuh oleh air hujan. Berikut kisahnya.

***

"Hanya Ngaji Taqrib Saja!". Itulah jawaban singkat Kiai Adlan Aly saat diwawancarai oleh peneliti dari Leknas dan UGM. Sewaktu mengajukan pertanyaan, "Apakah ada yang hadlratusy syekh?" Sementara, meminta tahu, selain hafal al-qur'an alim berbagai khazanah disiplin keilmuan.

Tentunya, sang peneliti dibuat bingung bukan alang kepalang, lantaran mengambil alih yang memamerkan kepintarannya saat menerjemahkan opininya.

Itulah, sesisi potret Yai Adlan. Selalu ada kelebihan yang ada di hadapan orang lain. Senantiasa menganggap dirinya “biasa saja” saja, tak ubahnya yang lain. Menyebut dirinya al-haqir dan al-dhaif tak jemu jemunya disetujui untuk publik.

Pernah mendengar Yai Adlan bertaushiyah? Alhamdulillah, berdoa dan berbicara lebih lama hanya saat menjadi qari 'Taqrib setiap ramadhan di serambi masjid pesantren Tebuireng.

Dan, hujan-turun derasnya di langit Tebuireng. Entah alasan apa yang mendorongnya kembali ke dalemnya di Tjoekir selepas membaca Taqrib pada khataman buku ramadha-an di serambi masjid pesantren Tebuireng.Tak menunggu hujan reda.

Saat kebiasaannya, Yai Adlan selalu berjalan kaki Tjoekir-Tebuireng. Masya Allah, saya di antara saksinya, sekujur tubuh Yai Adlan tak tersentuh oleh air hujan. Seolah hujan itu menghindarinya.

Lazimnya, memanglah setiap bacaan Taqrib sampai kepada bagian shalat istisqa ', kendati bukan musim hujan, tiba tiba langit berselimut mendung dan tak lama kemudian hujan turun dengan derasnya. Dan, kejadian itu berulang di setiap berkala. Dapat dimengerti, jika lahir biografi Yai Adlan dalam kemasan “Karomah dan Waliyullah”.

Semoga ilmu yang kita terima bermanfaat.


Artikel ini ditulis oleh Cholidy Ibhar, alumni Pesantren Tebuireng . Sumber: Bangkit Media.