Pesantren Salafiyah Al-Choliliyah Lekok Pasuruan

Pesantren Salafiyah Al-Choliliyah Lekok Pasuruan

Profil

Berawal dari Sebuah Musholla dan dua lokal Gedung Madrasah yang didirikan Oleh Alm. Kyai Abdul Jalal beliau adalah seorang Ulama serta tokoh pejuang kemerdekaan RI dibawah panji Gerakan Sabilillah dan Nahdlatul Ulama pada sekitar tahun 1930 an. Pada akhirnya Kyai Abdul Jalal ditangkap oleh Belanda dan dimasukkan kedalam penjara sampainya akhirnya beliau wafat didalam penjara dan dimakamkan diareal pemakaman daerah Jarak Surabaya.
 
Sepeninggal Kyai Abdul Jalal, Maka keberadaan Lekok saat itu semakin terpuruk dengan maraknya perjudian, pencurian, serta bentuk kejahatan lainnya. Hal tersebut dikarenakan tidak adanya pewaris dari Kyai Abdul Jalal serta Tidak adanya Tokoh yang diangap mampu memimpin ummat saat itu. Didasari rasa keprihatinan akan keadaan ummat Islam ( Baca NU ) maka beberapa Tokoh Lekok antara lain Alm. KH.Abdul Mannan ( Ayahanda Alm. KH Abdulloh Hunain ), Alm.Bpk Ahmad Muchsin, Alm. H.Abd.Jalil dan lain-lainnya.

Maka mereka berinsiatif agar Pesantren yang dirintis oleh Kyai Abdul Jalal tetap ada ada dengan cara Tanah dan Bangunan peninggalan Kyai Abdul Jalal Dibeli oleh para Tokoh dengan cara sumbangan dari masyarakat dan menjadikannya harta waqof untuk kepentingan Kemaslahatan umat selanjutnya untuk menjalankan amanah tersebut maka para tokoh Lekok berkirim surat kepada KH Cholil Bin KH Abdurrohman yang pada saat itu beliau bedomisili di Desa Bugul Kidul kota Praja Pasuruan sebagai pengasuh Pondok Pesantren peninggalan Ayahanda Beliau (Sekarang Ponpes NURUL ISLAM Bugul Kidul).
 
Isi surat tersebut memohon kepada KH Cholil agar bersedia Pindah ke Lekok demi menegakkan Agama Islam Ala Ahlussunnah Wal Jamaah serta meneruskan lembaga pendidikan yang telah dirintis oleh kyai Abdul Jalal. Tidak cukup dengan berkirim surat, para tokoh Lekok itupun bersama-sama berkunjung kekediaman KH Cholil di Bugul Kidul pada Hari Sabtu Tanggal 17 Desember 1949 dengan maksud memperkuat keinginan serta permohonan yang tertuang dalam surat yang dikirimkan kepada beliau, atas dasar permintaan parah tokoh tersebut serta didorong oleh keinginan untuk memperjuangkan Agama Islam Ahlus Sunnah Wal Jamaah dan peningkatan pendidikan dilekok maka KH .Cholil Bin Abdurrohman bersedia untuk pindah ke Lekok dengan menempati Tanah dan Bangunan Waqof yang dibeli dari peninggalan Kyai Abdul Jalal dan setelah itu KH Cholil Pindah menempati Tanah Hasil Hibah.
 
Ponpes Putri Salafiyah Al Choliliyah Sejak saat itu maka KH Cholil mulai merintis lagi Pesantren yang sempat vakum dengan beberapa orang santri Ngalong ( tidak menetap) karena belum ada asrama santri. Semakin hari jumlah santri yang belajar semakin banyak sehingga pada akhirnya banyak santri yang tidak pulang (Mondok) hal inilah yang menjadi cikal bakal berdirinya pondok pesantren Putri salafiyah Al Choliliyah.
 
Pada tahun 1958 KH Kholil mendirikan asrama non permanent bagi santri Putri diatas lahan tanah Hibah (Pemberian ) dari Alm.Bpk H.Hasan dan Istrinya Alm.Ibu Hj Zubaidah.Baru pada tahun 1972 setelah mendapatkan ijin dari Bapak Bupati Pasuruan Alm.Bpk Machin Moefti secara Resmi dibangunlah asrama santri putri Pondok Pesantren Putri Salafiyah Al Choliliyah.
 
Pada saat itu santri putri bersekolah di SR NO namun pada tahun 1996 para santri putri disamping bisa mengikuti pendidikan formal juga diharuskan mengikuti pendidikan tahassus Diniyyah di Madrasah Diniyyah NU. saat ini Ponpes Putri Salafiyah Al Choliliyah diasuh oleh Dewan Pengasuh yang terdiri dari Putra dan Putri Alm KH.Cholil Bin Abdurrohman MINU Dan pada Tahun 1951 Beliau KH Cholil besrta Para Tokoh Lekok saat itu mendirikan Lembaga Formal setingkat SD diatas tanah Pemberian (Hibah) dari Alm.Bpk H.Hasan dan Istrinya Alm. Ibu Hj Zubaidah.
 
a. Pondok Pesantren Salafiyah Al Choliliyah yang dirintis dan diasuh Oleh KH.Cholil dan Ibu Nyai HJ Siti Khodijah Binti Yasin Bin Rois dengan Menempati Areal Tanah Hibah ( Pemberian ) dari Alm.Bpk H.Hasan Dan Istrinya Ibu Hj.Zubaidah Lembaga ini bergerak dibidang Tafaqquh Fiddin meliputi Dua Sistem Pendidikan Yaitu :

1. Ma’hadiyah, Meliputi Kegiatan Ubudiyah dan Penguasaan Kitab Kuning.

2. Madrosiyah Meliputi Jenjang Madrasah Ibtidaiyah Diniyah dan Madrasah Tsanawiyah Diniyah Untuk Selanjutnya Pondok Pesantren Salafiyah Al Kholiliyah ini menjadi milik Keluarga bani Kholil

b. YTP NU Lekok yang keberadaannya dirintis oleh KH.Cholil Bin KH Abdurrahman selaku ketua MWT NO Lekok ( Baca MWC NU ) saat itu menempati areal tanah waqof dengan mendirikan SR NO dan kepemimpinannyapun berestafet dari satu tokoh ke tokoh yang lain sampai akhirnya berubah nama menjadi YTP NU menaungi beberapa Pendidikan Formal antara lain :

1. TK NU ( Berdiri tahun 1988).
2. MI NU ( Berdiri tahun 1951 ).
3. SD NU ( Berdiri tahun 1996 ).
4. SMP NU ( berdiri tahun 2005 )
5. MMP NU ( Berdiri tahun 1985).
6. MA NU ( Berdiri tahun 1995 ).
7. TPQ-NU Bahrul Ulum (berdiri berdiri tahun 2000)
 
Untuk Selanjutnya YTP NU ini kira kira menjadi Milik Siapa ? Tentunya kita Sepakat Bahwa YTP NU ini adalah Milik Warga NU Lekok Yang Dirintis Oleh para Tokoh NU Lekok Untuk peningkatan Pendidikan warga NU Lekok dan dilaksanakan oleh putra-putra NU Lekok. Dan tentunya menjadi kewajiban warga NU Lekok untuk menjaga, merawat, memajukan YTP NU Kita yang tercinta ini. Wassalam.
 
 

Pengasuh

  1. KH. Abdul Jalal
  2. KH Cholil Bin KH Abdurrohman

Pendidikan

Pendidikan Formal

1. TK NU ( Berdiri tahun 1988).
2. MI NU ( Berdiri tahun 1951 ).
3. SD NU ( Berdiri tahun 1996 ).
4. SMP NU ( berdiri tahun 2005 )
5. MMP NU ( Berdiri tahun 1985).
6. MA NU ( Berdiri tahun 1995 ).
7. TPQ-NU Bahrul Ulum (berdiri berdiri tahun 2000)

Pendidikan Non Formal

  1. Madrasah Diniyyah .
  2. TPQ

Ekstrakurikuler

  1. Tahfidzul Qur’an 
  2. Kajian Kitab kuning
  3. Tahlil
  4. Imamah
  5. Khitobah
  6.  Muhadlarah (Latihan Pidato/Dakwah)
  7. Seni Hadroh
  8. Kursus B. Arab dan B. Inggris
  9. Ketrampilan Hidup dan Wirausaha
  10. Pramuka
  11. PMR
  12. Paskibra
  13. Sepakbola
  14. Marching Band
  15. Beladiri
     



Fasilitas

  1.  Masjid
  2.  Asrama Pesantren
  3. Gedung Sekolah
  4. Gudang
  5.  Perpustakaan
  6.  MCK/WC
  7.  Laboratorium Komputer
  8.  Laboratorium Bahasa
  9. Ruang tamu
  10.  Kopontren
  11.  Dapur
  12.  Aula
  13.  Lapangan
  14.  Kantor
  15. Kantin


 

 

Alamat

Jl. Kabupaten No. 07, Kel. Jatirejo, Kec. Lekok, Pasuruan, Jawa Timur

Kode Pos: 67186

 

Data pesantren lebih lengkap per propinsi dan kabupaten/kota dapat dicek di wiki.laduni.id/pesantren

Untuk berpartisipasi memperbarui informasi ini, silakan mengirim email ke redaksi@laduni.id.

 

 

Alumni Pesantren Salafiyah Al-Choliliyah Lekok Pasuruan