KH Ma’ruf Amin: Zakat Indonesia Berpotensi Capai 230 Triliun

KH Ma’ruf Amin: Zakat Indonesia Berpotensi Capai 230 Triliun

LADUNI.ID, Bandung - Saat membuka acara Konferensi Forum Zakat Sedunia di Bandung, Wakil Presiden Ma'ruf Amin mengungkapkan besarnya potensi pengelolaan zakat di Indonesia yang lebih dari Rp 200 triliun. Ma'ruf menyebut, pengelolaan zakat Indonesia masih di bawah Rp 10 triliun atau kurang dari 5 persen dari potensi keseluruhan.

"Dalam konteks Indonesia, diperkirakan potensi zakat yang bisa dikelola sangat besar, yakni Rp 230 triliun. Dari potensi yang sangat besar tersebut, baru 3,5 persen (yakni 8 triliun) saja yang bisa dikelola," terang Wapres Ma'ruf Amin di The Crowne Plaza Hotel, Bandung, Selasa (5/11).

Ma'ruf mengatakan, untuk meningkatkan angka pengelolaan zakat, bisa dilakukan dengan beberapa hal. Misalnya memanfaatkan teknologi informasi berbasis digital hingga meluncurkan event tertentu yang untuk menyampaikan pesan mengenai zakat.

"Meskipun telah bertumbuh cukup baik, tapi perlu untuk dilakukan terobosan agar lebih baik lagi, karena masih sangat jauh dari potensi zakat yang ada," lanjutnya.

Selain itu, Ma'ruf juga mengungkapkan bahwa, meski pengelolaan zakat masih kecil, tapi menunjukkan peningkatan. Dalam 5 tahun terakhir, pengelolaan zakat nasional tumbuh lebih dari 20 persen.

"Itu artinya, masih sangat besar potensi zakat yang belum terkelola. Saya mendapat laporan bahwa dalam 5 tahun terakhir pengumpulan zakat nasional kita tumbuh sekitar 24 persen," jelas Ma'ruf.