Demi Menyelamatkan Orang Lain Polisi ini Rela Bersimpuh Dihadapan Masa

 
Demi Menyelamatkan Orang Lain Polisi ini Rela Bersimpuh Dihadapan Masa

LADUNI.ID, Jakarta - Bentrokan antara warga Salipolo, Pinrang, Sulsel, dan penambang pasir terjadi pada Senin (4/11) pukul 11.00 Wita, warga khawatir aktivitas penambangan akan mengakibatkan abrasi.

Lantaran pihak penambang pasir PT ASR tak menghentikan aktivitasnya, sehingga warga semakin marah dan hendak mengkeroyok penambang pasir, untuk melindungi penambang pasir yang hendak dikeroyok warga, Kapolsek Cempa Iptu Akbar Andi Malloroang rela bersimpuh dihadapan masa, pengorbanan polisi untuk mengayomi masyarakat sampai rela mempertaruhkan nyawa sehingga bisa menginspirasi orang lain utk melakukan kebaikan kepada orang lain serta membuktikan bahwa kekerasan bisa dikalahkan dengan kelembutan.

Dikutip dari detik.com, aksi Akbar tersebut dilakukan dengan alasan selain bertugas sebagai polisi karena teringat almarhum kakaknya yang meninggal dunia karena peristiwa yang sama.

"Terus terang dulu saya punya kakak meninggal, sama, dalam kejadian kayak gini. Waktu saya kecil, saya punya kakak meninggal karena dianiaya beramai-ramai orang. Nah saya terinspirasi, seandainya ada orang yang selamatkan saya punya kakak seperti yang saya lakukan, mungkin saya punya kakak masih hidup dan Orang tua saya bilang kakak saya nggak tahu apa-apa dihadang di jalan, dibunuh ramai-ramai. Saya ingin kasih lihat kakak saya, walaupun dia almarhum, harus kasih bangga dia karena adiknya ini masih bisa menyelamatkan orang yang bernasib seperti dia,," ungkap Iptu Akbar, Senin (11/11/2019).

Selama hampir tiga tahun dia menjadi Kasat Reskrim Polres Luwu. Dari riwayat kariernya, ayah tiga anak itu menghabiskan waktu selama 20 tahun sebagai penyidik reserse dan telah mengalami kenaikan pangkat 4 kali selama 23 tahun pengabdiannya di Polri, yaitu dari brigadir dua (bripda), brigadir satu (briptu), brigadir, inspektur dua (ipda), hingga inspektur satu (iptu).

Akbar merupakan perwira pertama yang mengawali karier di Polri lewat jalur Sekolah Bintara Prajurit Karier (Seba PK). Dia lulus pada 1996. Pria 45 tahun ini kemudian berkesempatan alih golongan menjadi perwira dengan menempuh pendidikan Sekolah Calon Perwira (Secapa) dan lulus pada 2011.

Selama 23 tahun menjadi polisi, pria asli Suku Bugis itu tercatat hampir tak pernah meninggalkan Kabupaten Pinrang. Akbar menjabat Kapolsek Cempa sejak 26 Agustus 2019.