Habib Ali Al-Jufri: NU Selalu Mengajarkan Umat Agar Cinta pada Rasulullah

Habib Ali Al-Jufri: NU Selalu Mengajarkan Umat Agar Cinta pada Rasulullah

LADUNI.ID, Jakarta - Habib Ali Zainal Al-Jufri menegaksan bahwa Nahdlatul Ulama (NU) kerap mengajarkan umat agar cinta kepada Rasulullah dan menebarkan kasih sayang terhadap sesama. Kebesaran dan eksistensi NU adalah warisan besar dan berharga bagi umat Islam.

Kendati begitu, Habib Ali juga mengatakan bahwa kebesaran NU juga merupakan beban bagi pengurus NU agar kelembagaan NU tetap efektif dan konsisten dengan cita-cita yang dirumuskan para pendiri NU.

Ulama kharimastik Uni Emirat Arab ini juga menegaskan bahwa ajaran Islam di Indonesia sudah benar berdasarkan ajaran imam mazhab dalam Islam. Bahkan, kata dia, Islam Indonesia adalah Islam yang utuh dan stabil.

Lebih dari itu, Habib Ali juga mengatakan bahwa sejak para pendirinya mendirikan organisasi NU, ada dasar kecintaan terhadap Rasulullah.

"Semangat keilmuan sehingga lahirlah berbagai lembaga pendidikan keagamaan," terangnya, usai menjadi pembicara utama pada seminar internasional yang diselenggarakan Universitas  Negeri Jakarta (UNJ) di Rawamangun, Jakarta Timur, Sabtu (30/11) kemarin.

Habib Ali bahkan juga mewanti-wanti agar umat Islam waspada, sebab belakangan telah banyak muncul kelompok yang ingin memecah belah umat Islam. "Sehingga berkembang pemikiran-pemikitan radikal,  tetapi pemahaman seperti itu tidak akan bertahan lama," ujarnya.

Menurut Habib Ali Zainal Al-Jufri, sebagai organisasi Islam terbesar di dunia, Nahdlatul Ulama (NU) tidak akan goyah meski diterpa atau mendapat perlawanan dari kelompok berpaham radikal. Hal tersebut karena NU didirikan oleh ulama-ulama besar yang tidak diragukan lagi keilmuannya.

"NU itu entitas yang memiliki sejarah panjang sebagai otoritas keagamaan di indonesia. Tidak akan mungkin goyah diterpa oleh derasnya arus pemahaman-pemahaman Islam radikal karena di NU banyak tokoh ulama," terang Habib Ali.

Oleh sebab itu, ia berharap dan berdoa untuk NU. "Kita bedoa semoga Allah memberikan taufik-Nya pada penyelenggara dan pengurus NU," harapnya.