Laduni - Layanan Digital untuk Nahdliyin NU

Ringan Riuh

 

Ramadhan di Pesantren, Sebuah Kenangan (Seri 2)

Tahun 1960, saat usiaku 6 tahun Kiyai Mahfuzh Thaha, kiyai yang ganteng asal Lebaksiu Tegal menjadi menantu Kiyai Syathori. Beliau menikah dengan adik ibu saya. Bersamaan dengan pernikahan beliau aku disunat/dikhitan.

Ramadhan di Pesantren, Sebuah Kenangan (Seri 1)

Saya dilahirkan dan dibesarkan di lingkungan pesantren di Arjawinangun, namanya Pondok Pesantren Darut Tauhid yang didirikan oleh kakek saya, KH. A. Syathori.

Hobi Membesar-besarkan

Saat ini muncul statemen seperti judul di atas, seperti diskon besar-besaran jelang lebaran, ini baik bagi emak-emak militan dalam shoping. Atau ceramah agama bahwa pahala Ramadhan juga besar, ini juga baik bagi muslim yang taat.

Buku-buku

Bergelut dengan kitab-kitab/buku-buku memang sangat mengasyikkan dan menggairahkan. Saya selalu ingat pepatah Arab yang mengatakan

Guyonan Gus Yahya: Si Budi Korban KDRT Politik?

Kamu kenapa, Cah Bagus?" Bu Guru mengelus kepala muridnya yang mungil. Si bocah mendongak. Matanya lesu. Ibu saya di rumah sakit, Bapak di kantor polisi..."