“”Seburuk-buruk manusia ialah pencuri yang mencuri Dari shalatnya, yakni tidak sempurna rukuknya, sujudnya dan khusyuknya.””
Buka uraian asbabul wurud penuh, keterangan, dan Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+Imam Ahmad, Tuimidzi Dari Abu Qatadah. Diriwayatkan pula oleh At Thiyalisi, Ahmad, Abu Ya’la Dari Abu Sa’id Al-Khudri. Menurut At-Turmidzi, isnad Hadis ini shahih. Al-Haitsami melihat dalam riwayat Abu Sa’id ada seorang bernama Ali bin Zaid, ia diikhtilafkan oleh para Ulama, namun para periwayat lainnya semuanya shahih. Kata Adz-Dzahabi, isnad Hadis ini baik. Al Mundzir menjelaskan sebagaimana yang Diriwayatkan dalam ”Ats Tsalatsah” Dari Abdullah bin Mughfil dengan isnad yang bagus (jayyid), tetapi pada awalnya berbunyi: ”asraqannaas” (manusia pencuri yang sebenarnya…). Demikianlah hal ini diterangkan dalam "Syarah Al-Munawi." ditambahkan selanjutnya bahwa Hadis ini juga Diriwayatkan di dalam ”Al Muwatha."