DONASI untuk pengembangan profil pesantren 1.820, kitab 700, makam 634, biografi Ulama 2.577 dan silsilah, tuntunan ibadah, Al-Qur'an dan Hadis serta asbabulnya, weton, assessment kepribadian, fitur komunitas media sosial.
Karya Kyai Muhammad Zubairi Ibnu Zein. Kitab ini menerangkan tentang akhlaq dan tata karma seorang murid dalam mencari ilmu baik kepada guru dan lainnya.
Seiring kecanggihan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK), seharusnya mampu mendorong para penuntut ilmu menuju pada kebaikan-kebaikan. Namun faktanya justru menyeret dan merampas jati diri akhlak kepada suatu hal buruk. Contohnya Seorang murid atau siswa mulai luntur akhlaknya, serta kehilangan adab. Mereka berani membentak, memukul, dan bahkan ada yang lebih parah yakni membunuh gurunya. Peristiwa tersebut sudah terlampau jauh melewati batas kewajaran untuk menyebutnya sebagai seorang murid, hingga berani membunuh orang tua ketiga atau gurunya.
Berangkat dari permasalahan ini, Kyai Nawawi Bulumanis, Juwana, Pati, Jawa Tengah, yang telah diterjemahkan oleh kyai Muhammad Zubairi Ibnu Zein asal Paras, Gempal, Muncar, dapat menjadi cambuk sekaligus sebagai alternatif untuk menemukan kembali permata adab dan akhlak yang hilang pada diri seorang pencari ilmu karena ditelan zaman.
Kyai Zubairi yang piawai memberi makna di setiap bait karya kyai Nawawi, tentu saja bisa memudahkan pembaca terutama asatidz (para guru) atau thullab (para peserta didik) yang akan mempelajari kitab ini. Meskipun terjemahan dari beliau (Kyai Zubairi) menggunakan Bahasa Jawa, tapi hal itu tiada lain adalah untuk mempermudah mereka yang mempelajari, khususnya santri Jawa. Bagi mereka pembaca yang tak memiliki latar belakang atau mengerti bahasa Jawa Kromo, akan sulit membaca. Tetapi hal itu bukanlah suatu alasan yang serius bagi pembaca yang sungguh-sungguh ingin mengambil serta memahami pelajaran yang tertulis dalam kitab ini, khususnya di bidang akhlak dan adab. Acapkali kita dengar dari pemuka agama bahwa seseorang yang memiliki bekal tatakrama (adab dan akhlak) yang matang, tingkah lakunya benar-benar manusia, bukan hewan tak berakal, yang memiliki tingkah laku sewenang-wenang. Persis pelajaran yang tertulis di dalam bait pertama kitab Kiai Nawawi (halaman 1)
حمدا لمن علمنا خير الأداب # به تميزنا عن البهائم
(Hamdan liman allamanaa khaira al adaab - bihi tamayyaznaa ‘ani al bahaaim)
Kyai Nawawi memaparkan seluruh pelajaran di dalam Kitab Jawahirul Adab dalam bentuk nadhom (bait-bait) secara ringkas padat. Bait-bait tersebut terdiri dari tiga puluh enam bait dengan bermacam-macam pelajaran tentang akhlak dan adab. Ditambah satu bait sebagai penutup. Total ada tigapuluh tujuh bait. Umumnya adab dan akhlak merupakan unsur penting yang tidak bisa tidak (harus) diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari di tengah-tengah masyarakat oleh siswa atau murid atau santri.
Terimakasih telah membaca Kitab Makna Pesantren Jawahirul Adab Fi Khuluq At-Thullab , di web https://www.laduni.id/kitab, semoga kitab ini bisa memberikan manfaat untuk kita semua. Aamiin ya rabbal 'aalamiin
|
IDENTITAS KITAB |
||||||||
|
JUDUL |
: |
Makna Pesantren Jawahirul Adab Fi Khuluq At-Thullab (PDF) |
||||||
|
PENULIS |
: |
Kyai Muhammad Zubairi Ibnu Zein |
||||||
|
PENERJEMAH |
: |
-------------- | ||||||
|
PENERBIT |
: |
Al Ihsan Offset, Surabaya |
||||||
|
TAHUN |
: |
--------------- | ||||||
|
Tebal |
: |
6 halaman (PDF) |
Lihat Kitab
Karya dari Syaikh Muhammad bin Abu Bakar Al-’Ushfury.
Secara etimologi al-mawaidh al-’usfuriyah mempunyai arti nasihat-nasihat ringan. Kitab Kuning Pesantren Ushfuriyah tidak terlalu tebal, berisi 40 hadits Nabi yang patut kita dijadikan pegangan hidup dan tuntunan bagi kita semua sebagai umat Islam.
Untuk menguatkan pemahaman terhadap hadits yang disampaikan dalam kitab ini, maka pengarang selalu menyertakan hikayat atau cerita nyata pada setiap haditsnya, penyertaan hikayat tersebut tentunya yang berhubungan dengan hadits tersebut. Ada kalanya hikayat dalam Kitab Kuning Pesantren Ushfuriyah Terjemah Ma'na Petuk itu bersumber dari hadits Nabi, ada pula yang bersumber dari atsar (perkataan para sahabat).
Terimakasih telah membaca Kitab Makna Pesantren Al-Mawaidh Al-’Usfuriyah, di web https://www.laduni.id/kitab, semoga kitab ini bisa memberikan manfaat untuk kita semua. Aamiin ya rabbal 'aalamiin
IDENTITAS KITAB:
JUDUL : Al-Mawaidh Al-’Usfuriyah (PDF)
PENULIS : Syaikh Muhammad Bin Abu Bakar Al-’Ushfury
Tebal : 33 halaman (PDF)
Lihat Kitab
Karya dari Syaikh Ahmad bin Sayyid Abdurrahman an Nahrawi, yang lalu diberi Syarh (penjelasan) oleh Syaikh Muhammad Nawawi bin Umar Al-Jawi As-Syafi'i dalam sebuah kitab berjudul “Fathul Majid”.
Kitab ini sangat penting, berisi wacana dasar-dasar Aqidah Ahlus Sunnah wal Jama’ah, wacana prinsip-prinsip iman dalam beragama yang telah diikuti dan telah dilestarikan oleh umat dominan umat Islam di dunia (As Sawadul A’zham).
Fathul Majid kitab pokok yang menjelaskan tentang hal-hal yang wajib umat Islam ketahui dan yakini, kitab ini cocok untuk para ustadz dan santri atau orang-orang yang setidaknya mempunyai sedikit pengetahuan tentang ilmu nahwu dan shorof.
Terimakasih telah membaca Kitab Makna Pesantren Fathul Majid Durrul Farid , di web https://www.laduni.id/kitab, semoga kitab ini bisa memberikan manfaat untuk kita semua. Aamiin ya rabbal 'aalamiin
|
IDENTITAS KITAB |
|||||||||
|
JUDUL |
: |
Makna Pesantren Fathul Majid Syarah Durrul Farid di Aqa'id Ahlit Tauhid (PDF) |
|||||||
|
PENULIS |
: |
Syaikh Muhammad Nawawi bin Umar Al-Jawi As-Syafi'i |
|||||||
|
PENERJEMAH |
: |
||||||||
|
PENERBIT |
: |
||||||||
|
TAHUN |
: |
||||||||
|
Tebal |
: |
57 halaman (PDF) |
Dalam mempelajari ilmu ushul fiqh, di kalangan pesantren tidak akan lepas dengan satu kitab ini, Kitab Waroqot'. Namun, kali ini bisa belajar jauh lebih dalam melalui kitab syarahnya, Hasyiah Dimyathi.
Hasyiyah Al Dimyathi, catatan imam Al dimyathi untuk kitab Syarhul waroqot, kitab tentang ushul fiqh yang disusun oleh Imam Jalaluddin Al Mahalli. Kitab tipis ini merupakan hasyiyah Syaikh Ahmad bin Muhammad Al Dimyathi ( w.1270 h.) mufti madzhab asy-syafi’I di mekkah atas syarah al-waraqat karya syaikh jalaluddin al-mahali (w. 864 h.) al-waraqat sendiri merupakan sebuah kitab kecil yang mengulas ilmu ushul al-fiqh karya imam al-haramain, abu al-ma’aliy abdul malik ibn yusuf ibn Muhammad ibn al-juwainy (w.478 h.)
Ushul fiqh merupan ilmu dalam islam yang mempelajari dalam kaidah, teori dan sumber hukum islam. Ulasan imam haramain yang ringkas mengenai ushul fiqh, diperluas oleh imam al-mahalli, dan syarah beliau inilah yang diberikan beberapa catatan oleh syaikh ad-dimyathi. Tema pokok ushul fiqh yang dibahas dalam buku ini antara lain: ma’na ushul fiqh, ragam hukum, perbedaan antara fiqh, ilmu, zhan dan syak. Lalu ulasan atas beberapa bab mendasar dalam kajian ushul fiqh, seperti kalam, amr, nahy, ‘am wa khash, mujmal wa mubayyan,dan lain-lain.
Terimakasih telah membaca Kitab Makna Pesantren Hasyiyah Ad Dimyathi, 'Ala Syarhil Waroqot , di web https://www.laduni.id/kitab, semoga kitab ini bisa memberikan manfaat untuk kita semua. Aamiin ya rabbal 'aalamiin
|
IDENTITAS KITAB |
|
|
|
|
|
|
|
|
JUDUL |
: |
Makna Pesantren Hasyiyah Ad Dimyathi, 'Ala Syarhil Waroqot. (PDF) |
|||||
|
PENULIS |
: |
Al 'Allamah Syaikh Ahmad bin Muhammad Al Dimyathi. |
|
||||
|
PENERJEMAH |
: |
|
|
|
|
||
|
PENERBIT |
: |
|
|
|
|||
|
TAHUN |
: |
|
|
|
|
|
|
|
Tebal |
: |
24 halaman (PDF) |
|
|
|
|
|
Lihat Kitab
Karya Syaikh Syihabuddin Ahmad bin 'Abdul Mun'im Damanhuri.
Ilmu Mantiq masyhur di kalangan pesantren dan para santri, dikarenakan ilmu ini memiliki tingkat penalaran yang cukup rumit. Dibutuhkan daya fikir lebih dalam menguasai disiplin ilmu ini. Terlepas dari itu semua, terdapat kitab mantiq yang masyhur diajarkan oleh para ustadz dan kyai dipesantren, yaitu Idhohul Mubham. Seperti apa yang dikatakan oleh pengarang kitab sullamul munauroq “Ilmu mantiq itu bisa menjaga fikiran kita dari kesalahan dan bisa menyingkap sebuah pemahaman yang sulit dan rumit”.
Kitab idhohul mubham adalah kitab ilmu mantiq yang merupakan syarah dari kitab sullamul munauroq.
dan mempelajari ilmu mantiq itu penting bagi seorang muslim, namun disini masih terjadi perbedaan pendapat dikalangan para ulama. Ada yang mengatakan haram dan ada yang membolehkannya bagi kalangan tertentu. Diantara ulama yang mengharamkannya mempelajari ilmu mantiq adalah Imam Nawawi dan Ibnu shalah.
Adapun isi kandungan kitab idhohul mubham berupa ilmu ulmu logika yang dibuat dengan metode bahasa yang mudah untuk dipahami alias tidak bertele tele. Kitab idhohul mubham sendiri merupakan kitab yang tergolong tipis, karena hanya terdiri dari beberapa halaman saja.
Terimakasih telah membaca Kitab Makna Pesantren Idhohul Mubham, di web https://www.laduni.id/kitab, semoga kitab ini bisa memberikan manfaat untuk kita semua.
Aamiin ya rabbal 'aalamiin
|
IDENTITAS KITAB |
|||||||
|
JUDUL |
: |
Kitab Makna Pesantren Idhohul Mubham (PDF) |
|||||
|
PENULIS |
: |
Syaikh Syihabuddin Ahmad bin Abdul Mun'im Ad Damanhuri |
|||||
|
FAN/KATEGORI |
: |
Ilmu Mantiq |
|||||
|
PENERBIT |
: |
-------- |
|||||
|
TAHUN |
: |
-------- |
|||||
|
Tebal |
: |
21 halaman(PDF) |
|||||
Lihat Kitab
Karya Syaikh Abdurrohman Al-Akhdhori.
Salah satu kitab wajib yang dipelajari di pondok pesantren setelah selesai mempelajari ilmu Nahwu dan Shorof. Jauharul maknun yang berarti mutiara yang terpendam adalah nadhom yang berisi ilmu balaghoh. Ilmu ini dugunakan untuk memahami dan memperindah bahsa arab, baik secara lisan maupun tulisan. Karena itu, dengan menggunakan sastra Arab, sebuah kata atau kalimat akan menjadi sangat indah. Itulah keindahan bahasa sastra. Misalnya, dalam salah satu nazamnya, Syaikh Abdurrohman al-Akhdhori mengatakan, (Mawadatuhu taduumu likulli hawlin. Wa hal kullu mawadatuhu taduumu). (Cintanya akan abadi sepanjang masa. Lalu, apakah setiap cintanya akan abadi?). Inilah salah satu keindahan bahasa dalam tata bahasa Arab yang bernama balaghoh.
Terimakasih telah membaca Kitab Makna Pesantren Jauhar Al-Maknun, di web https://www.laduni.id/kitab, semoga kitab ini bisa memberikan manfaat untuk kita semua.
Aamiin ya rabbal 'aalamiin
|
IDENTITAS KITAB |
||||||||||||
|
|
||||||||||||
|
JUDUL |
: |
Kitab Makna Pesantren Jauhar Al-Maknun (PDF) |
|
|||||||||
|
PENULIS |
: |
Syaikh Abdurrohman Al-Akhdhori |
|
|||||||||
|
PENERJEMAH |
: |
----------- |
|
|||||||||
|
PENERBIT |
: |
----------- |
|
|||||||||
|
TAHUN |
: |
----------- |
|
|||||||||
|
Tebal |
: |
15 halaman (PDF) |
|
|||||||||
Alhamdulillahi Rabbil ‘Alamin segala Puji bagi Allah SWT. Yang telah memberikan banyak sekali anugrah kepada kita semua selaku hamba yang selalu mengharapkan Ridho serta Ampunan dari sang Kholiq, Sholawat serta Salam semoga tercurah limpahkan kehadlirat Nabi Muhammad SAW. yang telah menuntun kita dengan membawa Aqidah-aqidah serta Akhlakul karimah kapada jalan kebenaran dan yang di Ridhoi oleh Allah SWT. yaitu Addinul Islamil Qoyyid (Agama Islam yang Kokoh ).
Semua mu’min haruslah percaya dengan sesuatu yang ghaib. Dan barang siapa tidak percaya maka dia dikatakan tidak beriman. Sedangkan Mu’jizat Rosul dan karomah para wali itu semua termasuk hal yang ghaib. Kitab Karomatul Auliya’ menerangkan tentang karomah para wali-wali Allah. Yang di bahas dengan jelas oleh Kh. Ahmad Yasin bin Asymuni Al-Jaruny selaku penulis.
Terimakasih telah membaca Kitab Makna Pesantren Karomatul Auliya fi Bayanil Auliya wa Karomatihim , di web https://www.laduni.id/kitab, semoga kitab ini bisa memberikan manfaat untuk kita semua. Aamiin ya rabbal 'aalamiin
|
IDENTITAS KITAB |
||||||||
|
JUDUL |
: |
Makna Pesantren Karomatul Auliya fi Bayanil Auliya wa Karomatihim (PDF) |
||||||
|
PENULIS |
: |
KH. Ahmad Yasin bin Asymuni Al-Jaruny |
||||||
|
PENERJEMAH |
: |
--------------- | ||||||
|
PENERBIT |
: |
Hidayatuth Thullab Pethuk, Semen, Kediri |
||||||
|
TAHUN |
: |
--------------- | ||||||
|
Tebal |
: |
34 halaman (PDF) |
Lihat Kitab
Karya dari Syaikh Abdulloh bin zaini bin Uzair jetak Demak, ini merupakan penjelasan dari kitab Qowaidul I’rob karya Syaikh Yusuf bin Abdul Qodir al barnawi.
Ilmu nahwu dan ilmu shorof diciptakan bertujuan menjaga kesalahan lisan dalam mengucapkan kalam arab serta sebagai penghantar memahami ilmu-ilmu agama islam seperti ilmu fiqh ,ilmu tauhid , ilmu tashowwuf , terlebih untuk memahami kandungan makna Al-Qur’an dan Al-hadits.
Kitab “ Qowaidul i’rob “ merupakan karya luhur Syaikh Yusuf bin Abdul Qodir al barnawi yang memuat kaedah-kaedah dalam menerangkan i’rob , yang merupakan salah satu cabang dari ilmu Nahwu yang harus di pelajari oleh para santri supaya dapat memahami secara benar al qur’an dan hadits , dan terhindar dari kesalahan dalam lafadz al qur’an sebagaimana sabda Nabi dan atsar para sahabat .
أَعْرِبُوْا الكَلاَمَ كَيْ تَعْرِبُوْا القُرْأَنَ
“ i’robilah kalam supaya kalian bisa mengi’robi Al qur’an .”
Sayyidina Umar al Khottob berkata ;
لِأَنَّ إِعْرَابَ أَيَةٍ مِنَ القُرْأَنِ أَحَبُّ إِلَيَّ مِنْ أَنْ أَحْفَظَ أَيَةٍ بِلاَ إِعْرَابٍ
“ Sesungguhnya mengi’robi satu ayat saja dari Al qur’an itu lebih kusukai dari pada aku hafal satu ayat tanpa dengan i’rob .”
Terimakasih telah membaca Kitab Makna Pesantren Kifayatul Ashhab, di web https://www.laduni.id/kitab, semoga kitab ini bisa memberikan manfaat untuk kita semua.
Aamiin ya rabbal 'aalamiin
|
IDENTITAS KITAB |
||||||||
|
JUDUL |
: |
Makna Pesantren Kifayatul Ashhab fi Halli Nadhmi Qawa'idil I'rab (PDF) |
||||||
|
PENULIS |
: |
Syaikh Abdullah Zaini bin Muhammad Aziz Al-Jathawi |
||||||
|
PENERJEMAH |
: |
|||||||
|
PENERBIT |
: |
|||||||
|
TAHUN |
: |
|||||||
|
Tebal |
: |
67 halaman (PDF) |
Lihat Kitab
Karya monumental Hujjatul Islam Imam Ghazali, yang mengupas tentang tahapan-tahapan menuju kesempurnaan ibadah seorang muslim.
Di Pondok pesantren, kitab ini biasanya masuk dalam pembelajaran untuk meningkatkan ketaatan santri dalam beribadah, serta bimbingan ruhaniyah.
Selain kitab Minhajul Abidin, ada deretan kitab karya Imam Ghazali yang juga sering kita temukan dikaji di lembaga pesantren, misalnya kitab Ihya’ Ulumiddin, Kitab, Ayyuhal Walad, al-Munqidz Min al-Dholal, Bidayatul Hidayah, hingga al-Mustasyfa dan lan sebagainya.
Tujuh Tahapan dalam Kitab Minhajul Abidin.
Jika dilihat dari ulasannya, sesuai dengan judulnya “Minhaju” yang berarti Pedoman, dan “al-Abidin” yang berarti para hamba-hamba Allah SWT. Beliau memberikan tujuh tangga dan tahapan bagi seorang muslim agar dapat mencapai kesempurnaan dalam beribadah kepada Allah SWT.
Adapun tahapan-tahapan dan tangga yang dimaksud adalah sebagai berikut:
Terimakasih telah membaca Kitab Makna Pesantren Minhajul Abidin, di web https://www.laduni.id/kitab, semoga kitab ini bisa memberikan manfaat untuk kita semua.
Aamiin ya rabbal 'aalamiin
|
IDENTITAS KITAB |
||||||||
|
JUDUL |
: |
Makna Pesantren Minhajul Abidin (PDF) |
||||||
|
PENULIS |
: |
Imam Abu Hamid bin Muhammad Al-Ghazali At-Thusi |
||||||
|
PENERJEMAH |
: |
|||||||
|
PENERBIT |
: |
Hidyatut Thullab |
||||||
|
TAHUN |
: |
|||||||
|
Tebal |
: |
95 halaman (PDF) |
Lihat Kitab
Karya Sayyid Ahmad Zaini Dahlan, guru Syaikh Mahfudz Tremas, yang hingga kini masih dijadikan rujukan mempelajari ilmu Nahwu adalah Mukhtashor Jiddan, yang artinya, ringkes banget. Kitab Mukhtashor Jiddan merupakan syarah (penjelas) paling ringkas dari Kitab Ajurumiyah yang dikarang oleh Syaikh Abu Abdillah Muhammad bin Muhammad Shonhaji Ajurum, yang lebih populer dengan sebutan Shonhaji bin Ajurum.
Menurut Syaikh Zaini Dahlan, siapapun yang ingin mempelajari ilmu tertentu (fan), dia harus mampu bertashawwur (menjelaskan secara deskriptif) akan ilmu yang hendak dipelajari supaya ia mudah menangkap inti dari apa yang dia pelajari. Ada yang 10 hal yang harus dipelajari seorang murid. Hal ini beliau tulis di halaman ke-2 Kitab Mukhtashor Jiddan. Karena itulah, agar kita mudah mempelajari bahasa Arab modal utama mempelajari Al-Qur'an dan Hadits, maka, ilmu Nahwu harus dipelajari lebih awal. Sama sekali tidak disarankan bagi mereka yang mempelajari agama Islam hanya bermodal terjemah. Dengan Nahwu, kita akan mudah mengetahui struktur kalimat berbahasa Arab, mulai dari irab, bina', amil nawasikh, hadzful a'id dan lainnya. Dengan mengusai ilmu ini, Syaikh Zaini Dahlan berharap kita tidak salah memahami firman Allah dan sabda Rasulullah SAW.
Terimakasih telah membaca Kitab Makna Pesantren Mukhtashar Jiddan, di web https://www.laduni.id/kitab, semoga kitab ini bisa memberikan manfaat untuk kita semua. Aamiin ya rabbal 'aalamiin
|
IDENTITAS KITAB |
||||||||
|
JUDUL |
: |
Makna Pesantren Mukhtashar Jiddan (PDF) |
||||||
|
PENULIS |
: |
Sayyid Ahmad Zaini Dahlan |
||||||
|
PENERJEMAH |
: |
|||||||
|
PENERBIT |
: |
|||||||
|
TAHUN |
: |
|||||||
|
Tebal |
: |
29 halaman (PDF) |
Lihat Kitab