DONASI untuk pengembangan profil pesantren 1.820, kitab 700, makam 634, biografi Ulama 2.577 dan silsilah, tuntunan ibadah, Al-Qur'an dan Hadis serta asbabulnya, weton, assessment kepribadian, fitur komunitas media sosial.
Karya Al-Qadhi Ahmad bin Al-Husain bin Ahmad Al-Ashfahani atau biasa kita kenal dengan panggilan Abi Syuja' (w. 593 H), seorang fuqaha asal Persia.
Dalam sebagian naskah, disebut dengan Ghayat Al-Ikhtishar, yang bermakna 'sehabis-habis ringkas'. Sesuai dengan sebutannya terhitung kitab yang sangat ringkas di bidang ilmu fiqh.
Namun, walaupun 'ringkas', kitab ini memiliki maksud yang sangat mendalam.
Kitab Matan Taqrib membahas ilmu fiqh. Oleh karena itu, dipastikan di dalamnya akan membahas seputar ibadah, muamalah, munakahat, hukum-hukum, dan lain-lain.
Disusun berdasarkan sub-sub kitab dan di dalamnya ada turunan beberapa pasal, yang dimulai dengan Kitab Thaharah yang membahas tentang seputar bersuci, wudhu, tayamum, najis, dan lain-lain. Dilanjutkan dengan Kitab Shalat, zakat, Jual beli serta berakhir dengan Kitab Jinayat.
Terimakasih telah membaca Kitab Matan Ghayah wa Taqrib (Matan Abi Syuja), di web https://www.laduni.id/kitab, semoga kitab ini bisa memberikan manfaat untuk kita semua.
Aamiin ya rabbal 'aalamiin
|
IDENTITAS KITAB |
|
||||||||||||
|
|
|
||||||||||||
|
JUDUL |
: |
|
Kitab Matan Ghayah wa Taqrib (Matan Abi Syuja) (PDF) |
|
|||||||||
|
PENULIS |
: |
|
Al-Qadhi Abi Syuja, Ahmad bin Al-Husain bin Ahmad Al-Ashfahani |
|
|||||||||
|
PENERJEMAH |
: |
|
- |
|
|||||||||
|
PENERBIT |
: |
|
Dar Al-Masyari', Beirut, Lebanon |
|
|||||||||
|
TAHUN |
: |
|
1996 M / 1416 H |
|
|||||||||
|
TEBAL |
: |
|
154 Halaman (PDF) |
|
|||||||||
Lihat Kitab
Muqoddimah Al-Ajurrumiyah adalah matan singkat yang menjelaskan kaidah-kaidah ilmu nahwu secara ringkas. Sehingga kitab ini adalah menjadi tangga pertama bagi siapa saja yang akan mempelajari ilmu nahwu. Bagi kalangan pesantrenan tentu sudah ma’ruf. Akan tetapi di sebagian kalangan yang sangat asing dengan bahasa arab merasa masih kesulitan dalam memahaminya. Untuk memudahkan dalam mempelajarinya maka diperlukan terobosan baru baik metode mengajarkannya dan mempelajarinya.
Diantara metode yang mudah dalam mempelajarinya adalah dengan membuat diagram. Ini akan memberikan peta global tentang ilmu ini, sehingga diharapkan lebih meringankan karena tidak banyak kata-kata yang mungkin membingungkan. Berikut ini adalah diagram nahwu yang diambil dari matan Muqoddimah Al-Ajurrumiyah. Mudah-mudahan ini akan memudahkan para pemula dalam mempelajari ilmu nahwu. Silahkan download bagi yang membutuhkannya.
Terimakasih telah membaca Kitab MATAN JURUMIYYAH SKEMATIK, di web https://www.laduni.id/kitab, semoga kitab ini bisa memberikan manfaat untuk kita semua. Aamiin ya rabbal 'aalamiin
IDENTITAS KITAB:
Karya : --------------
Judul Kitab : MATAN JURUMIYYAH SKEMATIK (PDF)
Tebal : 31 halaman (PDF)
Sumber: Kitab Islam Lengkap
Lihat KitabKarya Syaikh Hasan bin Amar Asy-Syarnablali.
Matan ini merupakan matan yang paling masyhur dan paling penting dalam Madzhab Hanafi karena ia mencakup ringkasan yang lengkap dan mendalam tentang perkara-perkara ibadah.
Menjadi bekal bagi pemula, pegangan bagi pelajar dan rujukan bagi ahli fiqh. Hal itu juga dikarenakan bahasanya yang lugas dan memberi isyarat-isyarat pembahasan fiqh Madzhab Hanafi yang mendalam.
Keistimewaannya juga adalah matan ini bahkan telah terkenal dan tersebar pada saat penulisnya masih hidup. Matan ini diterima oleh para ulama dan pelajar secara luas, khususnya bagi yang hendak mempelajari fiqh Madzhab Hanafi.
Terimakasih telah membaca Kitab Matan Nurul Idhoh Wa Najatul Arwah, di web https://www.laduni.id/kitab, semoga kitab ini bisa memberikan manfaat untuk kita semua.
Aamiin ya rabbal 'aalamiin
|
IDENTITAS KITAB |
|
||||||||||||||||
|
|
|
||||||||||||||||
|
JUDUL |
: |
|
Kitab Matan Nurul Idhoh Wa Najatul Arwah (PDF) |
|
|||||||||||||
|
PENULIS |
: |
|
Syaikh Hasan bin Amar Asy-Syarnablali |
|
|||||||||||||
|
PENERJEMAH |
: |
|
- |
|
|||||||||||||
|
PENERBIT |
: |
|
Darus Siroj Madinah |
|
|||||||||||||
|
TAHUN |
: |
|
2010 M / 1436 H |
|
|||||||||||||
|
TEBAL |
: |
|
415 Halaman (PDF) |
|
|||||||||||||
Lihat Kitab
Karya Al-‘Allamah Syaikh Zaynuddin Ahmad bin Abdul Aziz bin Zaynuddin Al-Malibari Al-Fannani (987H), murid Al-Imam Syihabuddin Abu Al-'Abbas Ahmad bin Muhammad bin Ali bin Hajar Al-Makki Al-Haytami (909-973H),
Salah satu kitab fiqh yang sangat populer di kalangan santri Indonesia yang mayoritas bermadzhab Syafi'i. Layaknya kitab-kitab fiqh yang lain, fiqh ibadah menjadi prioritas utama, seperti thaharah, shalat, zakat, puasa, dan haji. Kemudian dilanjutkan dengan fiqh nuanalat, yaitu jual beli, faraidh, nikah, jinayah, hudud, jihad, makanan, dan lain-lain. Penggunaan metode yang sistematis dalam menjelaskan setiap kata dan kalimat, membuat pemaparan kitab ini sangat menarik untuk dibaca, dikaji, dan dipahami.
Kitab ini merupakan ringkasan kitab Manhaj al-Thullab karya Syaikh al-Islam Abu Yahya Zakariyya al-Anshari (823-926H), untuk memudahkan para pelajar menghafalnya. Syaikh Zainuddin al-Malibari kemudian menyusun sebuah karya lain sebagai huraian (syarah) melalui karyanya yang berjudul Fath al-Mu’in bi Syarh Qurrah al-'Ain. Selain huraian (syarah) oleh penyusunnya, kitab ini juga telah disyarah oleh al-‘Allamah Muhammad Nawawi al-Banteni (1230H/1813M) dengan karyanya yang berjudul Nihayah al-Zain fi Irsyad al-Mubtadi-in Syarh Qurrah al-‘Ain.
Terimakasih telah membaca Kitab Matan Qurrotul Ain Bi Muhimmatiddin , di web https://www.laduni.id/kitab, semoga kitab ini bisa memberikan manfaat untuk kita semua. Aamiin ya rabbal 'aalamiin
|
IDENTITAS KITAB |
||||||||||||
|
|
||||||||||||
|
JUDUL |
: |
Kitab Matan Qurrotul Ain Bi Muhimmatiddin (PDF) |
|
|||||||||
|
PENULIS |
: |
Al-‘Allamah Syaikh Zaynuddin Ahmad bin Abdul Aziz bin Zaynuddin Al-Malibari Al-Fannani |
|
|||||||||
|
PENERJEMAH |
: |
------------ |
|
|||||||||
|
PENERBIT |
: |
------------ |
|
|||||||||
|
TAHUN |
: |
----- M /------ H |
|
|||||||||
|
Tebal |
: |
56 halaman (PDF) |
|
|||||||||
|
|
||||||||||||
Lihat Kitab
Salah satu kitab klasik Karya Syaikh Muhammad Hasbullah Asy Syafii Rahimahullah menerangkan perilah Fiqh Ibadah, Tauhid dan Tasawwuf bahkan didalam dibahas tentang Udhiyyah atau ibadah kurban yang dilakukan di bulan Dzul Hijjah sebagai penuntun hamba Allah SWT.
Menuju budi pekerti yang sempurna yang berdasarkan tuntunan Al-Qur’an dan as-Sunnah yang benar-benar dapat dijadikan sebagai modal dasar untuk mengetahui hukum-hukum islam. Kitab fiqh yang satu ini meskipun cukup ringkas, namun banyak dipelajari di pesantren-pesantren dan lembaga Islam, khususnya bagi santri-santri junior. Hal tersebut, juga disebabkan karena tatanan bahasanya yang cukup mudah dipahami, sehingga tidak menyulitkan bagi yang baru memulai belajar fiqh Madzhab Syafi'i.
Pembahasan dalam kitab Riyadhul Badi'ah, secara umum terbagi dalam beberapa kategori pembahasan, yaitu :
Pembahasan Bersuci
Pembahasan tentang Shalat
Pembahasan tentang Jenazah
Pembahasan tentang Zakat
Pembahasan tentang Puasa
I'tikaf
Haji dan Umrah
Kurban dan Aqiqah
Sumpah dan lain sebagainya.
Terimakasih telah membaca Kitab Matan Riyadul Badi'ah - Terjemah Sunda Pegon, di web https://www.laduni.id/kitab, semoga kitab ini bisa memberikan manfaat untuk kita semua.
Aamiin ya rabbal 'aalamiin
|
IDENTITAS KITAB |
||||||||||||
|
|
||||||||||||
|
JUDUL |
: |
Kitab Matan Riyadul Badi'ah - Terjemah Sunda Pegon (PDF) |
|
|||||||||
|
PENULIS |
: |
Syaikh Muhammad Hasbullah Asy Syafii Rahimahullah |
|
|||||||||
|
PENERJEMAH |
: |
----------- |
|
|||||||||
|
PENERBIT |
: |
----------- |
|
|||||||||
|
TAHUN |
: |
----------- |
|
|||||||||
|
Tebal |
: |
127 halaman (PDF) |
|
|||||||||
Lihat Kitab
Imam Asy Syatibi, nama Ulama yang cukup masyhur dalam dunia qira’at. Nama lengkapnya Imam Al Qosim bin Firruh bin Khalaf bin Ahmad asy Syatibi al Andalusi. Beliau dikenal dengan karangan kitabnya yang menjadi rujukan umat muslim dalam mempelajari ilmu qiraah sab’ah. Kitabnya berjudul Hirzul Amani wa Tajhit Tahani atau lebih dikenal dengan Matan Asy Syatibi.
Kitab ditulis dalam bentuk nadzam atau sya’ir atau kumpulan bait bait dan setiap susunan paragrafnya dilengkapi dengan wazan dan qofiyah sehingga mempermudah pembaca dalam membaca maupun menghafalnya. Kitab ini memuat 111 halaman dengan sekitar 65bab dan 1173 bait nadzam atau sya’ir. Kitab sangat disarankan untuk para permerhati Al Qur’an terutama para Tahfidz Al Qur’an.
Kitab Hirzul Amani ini membahas tentang ragam Qiraat Al-Qur’an mutawatir yang diriwayatkan oleh para Imam Qiraat tujuh, yaitu: Imam Nafi’, Imam Ibnu Katsir, Imam Abu ‘Amr, Imam Ibnu ‘Amir, Imam ‘Ashim, Imam Hamzah, dan Imam ‘Ali al-Kisai. Pembahasan ilmu Qiraat dalam Matan Syathibi tidak terasa menjemukan, karena Imam Syathibi mampu menggubah kajian ragam Qiraat Al-Qur’an yang rumit ke dalam bait-bait Qashidah yang sangat estetik dengan menggunakan Bahar Thawil (salah satu notasi bait syi’ir dalam bahasa Arab). Qashidah Hirzul Amani atau Matan Syathibi ini seluruh baitnya ber-Qafiyah (akhir sebuah Qashidah) “La”, yang ketika dilafalkan terasa indah, dan ketika dihafalkan terasa mudah.
Terimakasih telah membaca Kitab Matan Syatibiyyah Hirzul Amani , di web https://www.laduni.id/kitab, semoga kitab ini bisa memberikan manfaat untuk kita semua.
Aamiin ya rabbal 'aalamiin
IDENTITAS KITAB:
Karya : Imam Al Qosim bin Firruh bin Khalaf bin Ahmad Asy Syatibi Al Andalusi
Judul Kitab : MATAN SYATIBIYYAH HIRZUL AMANI (PDF)
Tebal : 111 halaman (PDF)
Sumber: Kitab Islam Lengkap
Lihat Kitab
Karya Syaikh Muhammad Jamaluddin Al Qosimi yang merupakan hasil ringkasan dari kitab Ihya’ Ulumuddin karya Al ‘Allamah Al Imam Hujjatul Islam Abu Hamid Muhammad bin Muhammad bin Muhammad Al Ghazali Ath Thusi. Imam Ghazali merasa perihatin karena dulu ada 2 golongan besar umat Islam, yaitu ahli fiqih dan ahli tasawuf. Golongan ahli fiqh itu tujuannya surga, konteksnya halal haram saja. Sedangkan ahli tasawuf hanya memikirkan akhirat, tidak memikirkan dunia, karena tujuannya adalah Allah, menghadap Allah tanpa memikirkan surga neraka. Imam ghazali menginginkan golongan umat yang seimbang antara keduanya (ahli fiqih dan tasawuf) sehingga bahagia dunia akhirat dan dapat berjumpa dengan Allah . Dalam beribadah hitam putih halal haramnya sesuatu itu penting, tapi harus diimbangi dengat niat dan keikhlasan. Dalam hal sholat, tidak hanya rukun dan syarat saja yang dijalankan, namun juga hudhurul qolbi, menghadirkan hati dengan kekhusyukkan.
Syaikkh Jamaluddin ingin membuat ringkasan dari kitab Ihya’ Ulumuddin sehingga akan memudahkan pembaca dalam memahami kitab tersebut. Beliau mulai menulis karangannya sejak tahun 1323 M yang kemudian diberi nama Mauidhoh Al Mukminin yang memiliki arti bimbingan untuk mencapai tingkat mukmin. Karena zaman bersifat dinamis begitupun persoalan agama maka kaum muslimin perlu sebuah pegangan dan bimbingan agar tetap di jalan yang benar dan tradisi ulama salaf bisa tetap terjaga.
Terimakasih telah membaca Kitab Mauidhoh Al Mukminin Min Ihya' 'Ulumiddin, di web https://www.laduni.id/kitab, semoga kitab ini bisa memberikan manfaat untuk kita semua.
Aamiin ya rabbal 'aalamiin
|
IDENTITAS KITAB |
||||||||||||
|
|
||||||||||||
|
JUDUL |
: |
Kitab Mauidhoh Al Mukminin Min Ihya' 'Ulumiddin (PDF) |
|
|||||||||
|
PENULIS |
: |
Syaikh Muhammad Jamaluddin Al Qosimi |
|
|||||||||
|
PENERJEMAH |
: |
--------------- |
|
|||||||||
|
PENERBIT |
: |
--------------- |
|
|||||||||
|
TAHUN |
: |
M / H |
|
|||||||||
|
Tebal |
: |
543 halaman (PDF) |
|
|||||||||
Silahkan sebarkan dan bagikan postingan ini
Semoga bermanfaat.
مَنْ دَلَّ عَلَى خَيْرٍ فَلَهُ مِثْلُ أَجْرِ فَاعِلِهِ
Artinya: “Barangsiapa yang menunjukkan kepada sebuah kebaikan maka baginya seperti pahala pelakunya. [ riwayat Muslim].”
Lihat Kitab
Karya Guru Mulia Habib Umar bin Hafidz.
Salah satu kitab maulid yang populer di Indonesia. Sering dibaca dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad yang dilaksanakan pada 12 Rabiul Awal. Arti dari Nama Adh-Dhiyaul Lami' sendiri adalah "Cahaya yang terang-benderang".
Seperti bacaan maulid pada umumnya, maulid dhiya ul lami ini terdiri dari beberapa rawi dan bait, lirik syair syair sholawat dan qasidah kepada Nabi SAW, sanjungan dan pujian kepada Nabi SAW, sejarah kisah perjalanan hidup Nabi SAW serta bacaan wirid, dzikir dan Al-Quran. Khasiat dan manfaat membaca maulid Dhiyaul Lami' jelas amatlah besar, terdapat makna dibalik setiap bait, lafadz dan syairnya.
Seperti bait bait sholawat pembukanya yang berjumlah 12 melambangkan kelahiran Nabi Muhammad SAW yang lahir tanggal 12 Rabi'ul Awal, lalu pasal/rawi pertamanya dipadu dari 3 surah yaitu al-Fath, at-Taubah dan al-Ahzab, dari ketiga surah ini melambangkan kelahiran Nabi Muhammad SAW adalah pada bulan ke-3 yaitu Rabi'ul Awal, bila dihitung baitnya dari pasal pertama sampai Mahallul Qiyam jumlahnya 63 yang melambangkan usia Nabi Muhammad SAW.
Hal inilah yang menjadikan maulid adh dhiyaul-lami ini sangat istimewa karena angka angkanya pun memiliki sebuah arti. Fadhilah Membaca Maulid Adhiya' Ullami:
"Maulid Ad Dhiyaul Lami' mujarab untuk menarik para pemuda, silahkan buktikan, jika majelis taklim yang mengamalkannya maka akan dibanjiri pemuda dan akan semakin banyak. Dan Kalau bukan karena ingin menyemangati, saya tak akan menceritakannya bahwa ruh Rasulullah tak pernah tidak hadir dalam majelis yang didalamnya dibacakan Maulid Ad Dhiyaul Lami," kata Habib Mundzir dikutip laman Majelis Rasulullah.
Terimakasih telah membaca Kitab Maulid Ad Dhiyaul Lami' , di web https://www.laduni.id/kitab, semoga kitab ini bisa memberikan manfaat untuk kita semua.
Aamiin ya rabbal 'aalamiin
|
IDENTITAS KITAB |
||||||||||||
|
|
||||||||||||
|
JUDUL |
: |
Kitab Maulid Ad Dhiyaul Lami' (PDF) |
|
|||||||||
|
PENULIS |
: |
Habib Umar bin Hafidz |
|
|||||||||
|
PENERJEMAH |
: |
------------ |
|
|||||||||
|
PENERBIT |
: |
|
||||||||||
|
TAHUN |
: |
--- M / ---H |
|
|||||||||
|
Tebal |
: |
28 halaman (PDF) |
|
|||||||||
Lihat Kitab
Karya Abdurrahman bin Ali bin Muhammad bin Usman bin Yusuf bin Ahmad bin Umar ad diba'i. Lebih di kenal dengan sebutan atau julukan Ibnu diba'. Lahir di kota zabid (Yaman) bulan Muharram tahun 866 H, di asuh oleh kakeknya yang bernama syaikh sarafuddin bin Muhammad mubariz yang juga termasuk ulama besar di zabid pada masa itu. Wafat di kota zabid pada hari Jumat pada tanggal 26 Rajab tahun 944 H.
Dengan bimbingan sang kakek serta ulama kota zabid,Ibnu diba' tumbuh dewasa serta di bekali dengan berbagai disiplin ilmu keagamaan. Beliau pun berguru kepada orang orang alim pada masanya. Beberapa guru dari Ibnu diba' antara lain: Imam Al hafidz as sakhawi, imam Ibnu ziyad, Imam Jamaludin Muhammad bin Ismail, Imam Al hafidz Thahir bin Husain Alahdal. Berkat beliau berguru kepada orang-orang alim serta ketekunannya dalam menuntut ilmu,beliau mencapai derajat Al hafidz dalam ilmu hadist(orang yang hafal 100.000 hadist beserta sanadnya). Beliau adalah ahli hadits yang terkenal dan mengajar kitab Sahih Bukhari lebih dari 100 kali khatam.
Salah satu tradisi ahli Sunnah wal jamaah,khususnya di Indonesia adalah pembacaan maulid Nabi. Pembacaan maulid Nabi yang sering di baca adalah maulid diba', tradisi ini oleh masyarakat Indonesia sering di sebut dengan diba’an, berisi tentang pujian dan sanjungan terhadap Nabi Muhammad SAW, serta kisah perjalanan Nabi. Selain kitab diba',masih banyak hasil karya yang lainnya,seperti: Ghoyatul mahtlub, Kasyful kurbah- Bughyatul Mustafid fi Akhbar Madinah zald, Qurrotul Uyun fi akhbaril Yaman Almalmun- mi'raj, Nurul Ushul.
Terimakasih telah membaca Kitab Maulid Diba'i Makna Pesantren , di web https://www.laduni.id/kitab, semoga kitab ini bisa memberikan manfaat untuk kita semua. Aamiin ya rabbal 'aalamiin
|
IDENTITAS KITAB |
||||||||||||
|
|
||||||||||||
|
JUDUL |
: |
Kitab Maulid Diba'i Makna Pesantren (PDF) |
|
|||||||||
|
PENULIS |
: |
Abdurrahman bin Ali bin Muhammad bin Usman bin Yusuf bin Ahmad bin Umar ad Diba'i |
|
|||||||||
|
PENERJEMAH |
: |
------------ |
|
|||||||||
|
PENERBIT |
: |
Turats Lirboyo Kediri |
|
|||||||||
|
TAHUN |
: |
2011 M / 1432 H |
|
|||||||||
|
Tebal |
: |
37 halaman (PDF) |
|
|||||||||
Lihat Kitab
Karya Al-Habib Al-Imam Al-Allamah Ali bin Muhammad bin Husain Al-Habsyi (Habib Ali bin Muhammad Al-Habsyi)
dilahirkan Juma’at 24 Syawal 1259 H di Qasam, kota di negeri Hadhramaut.
Ayahnya seorang alim dan ulama besar yaitu Habib Muhammad bin Husain Al-Habsyi lahir di Seiwun sedangkan ibunya juga pendakwah
yang bernama Hababah Alawiyah binti Husein bin Ahmad Al-Hadi Al-Jufri lahir di Syibam.
Di antara putera beliau yang dikenal di Indonesia adalah Al-Habib Alwi bin Ali Al-Habsyi, pendiri Masjid “Riyadh” di kota Solo (Surakarta), ayahnya Habib Anis bin Alwi Al-Habsyi.
Maulid Simtud duror masuk ke Indonesia dibawa oleh seorang santrinya yaitu Al-Habib Muhammad bin Idrus Al-Habsyi, atas perintah langsung dari beliau.
Makamnya berada di Ampel Gubah Surabaya.
Maulid Simtud duror disebarkan melalui Haflah Maulid Akhir Khamis. Dan Habib Muhammad bin Idrus Al-Habsyi memulainya di Jatiwangi Cirebon dan berpindah ke berbagai kota, diantaranya Bogor.
Dan akhirnya di Masjid Ampel Surabaya. Terakhir Maulid diadakan di Masjid Ampel tahun 1919 M.
Beberapa bulan sebelum Habib Muhammad wafat diserahkan kepada Habib Ali bin Abdurrahman Al-Habsyi Kwitang Jakarta.
Oleh Habib Ali Al-Habsyi Kwitang, Maulid tersebut langsung disebarluaskan tahun 1919 M dan secara resmi diadakan perayaan Maulid Simtud duror di Jakarta pada tahun 1920 M.
Naskah edisi lengkap Simtut Duror Makna Pesantren ini sesuai dengan telaah cucu penulisnya, yaitu Habib Anis bin Alwi dan Habib Ali Al-Habsyi, yang makamnya ada di Surakarta, Jawa Tengah, Indonesia.
Link Kitab Terjemahan:
Kitab Terjemahan Maulid Simthud Duror
Terimakasih telah membaca Kitab Maulid Simthud Duror (Makna Pesantren), di web https://www.laduni.id/kitab, semoga kitab ini bisa memberikan manfaat untuk kita semua.
Aamiin ya rabbal 'aalamiin
|
IDENTITAS KITAB |
|
||||||||||||||||
|
|
|
||||||||||||||||
|
JUDUL |
: |
|
Kitab Maulid Simthud Duror Makna Pesantren (PDF) |
|
|||||||||||||
|
PENULIS |
: |
|
Habib Anis bin Alwi dan Habib Ali Al-Habsyi |
|
|||||||||||||
|
PENERJEMAH |
: |
|
- |
|
|||||||||||||
|
PENERBIT |
: |
|
Perpustakaan Ubaidillah Arsyad |
|
|||||||||||||
|
TAHUN |
: |
|
M / H |
|
|||||||||||||
|
TEBAL |
: |
|
68 Halaman (PDF) |
|
|||||||||||||