DONASI untuk pengembangan profil pesantren 1.820, kitab 700, makam 634, biografi Ulama 2.577 dan silsilah, tuntunan ibadah, Al-Qur'an dan Hadis serta asbabulnya, weton, assessment kepribadian, fitur komunitas media sosial.

50rb
100rb
Rp

Indeks Kitab

Kitab - Daqoiqul Akhbar fi Dzikri Jannati wa Nar

DAQOIQUL AKHBAR FI DZIKRI JANNATI WA NAR  kitab fan Aqidah.
Karya Syaikh Abdurrahim bin Ahmad al-Qadhi, kandungan kitab ini memang sangat menarik dan menakjubkan.
Sebagaimana tersurat dalam judulnya, kitab ini berisi berbagai riwayat dan kisah tentang kehidupan sebelum dan sesudah kematian, penciptaan makhluk, alam semesta, padang mahsyar, surga dan neraka, serta bagaimana wujud para malaikat dan cara mereka melaksanakan tugasnya masing masing.

Secara garis besar dalam kitab ini penulis memberikan informasi yang diriwayatkan melalui hadits Nabi dan Atsar para sahabat Nabi, mulai dari proses penciptaan ruh, dicabutnya ruh itu dari jasad, kondisi alam kubur hingga berbagai fase yang harus dilalui oleh seluruh makhlul pada hari kiamat.
Dengan membaca kitab ini, diharapkan mampu memberikan pemahaman tentang hal-hal ghaib dan mampu meningkatkan keimanan serta memperkuat akidah.
Kitab ini memuat sekitar 40 halaman dengan 46 bab, diawali dengan bab ruh  dan diakhiri dengan bab surga.

Baik, itu tadi sekilas resensi dari kitab Daqoiqul Akhbar yang bisa kami bagikan. Semoga apa yang sudah dibagikan dan sampaikan bisa bermanfaat.

 

IDENTITAS KITAB:
Judul Kitab : DAQOIQUL AKHBAR FI DZIKRI JANNATI WA NAR  (PDF)
Tebal           :   42  halaman (PDF)

Sumber: Kitab Islam Lengkap

Lihat Kitab

Kitab - Dahlan Alfiyah

DAHLAN ALFIYAH Kitab fan ilmu bahasa yakni gramatika Bahasa Arab, lebih spesifiknya membahas tentang nahwu dan shorof.
Kitab ini disusun oleh  Syaikh Ahmad Zaini Dahlan, seorang Ulama terkemuka juga Mufti Makkah yang bermadzhab Syafi’i.
SAYYID AHMAD ZAINI DAHLAN Adalah salah seorang "Syaikhul Islam" yang ilmu dan dakwahnya menyebar ke seluruh penjuru dunia. la merupakan pengajar terkemuka di Masjidil haram yang kala itu menjadi pusat perkembangan ilmu pengetahuan Islam. Murid-muridnya datang dari berbagai belahan dunia. Sayyid Ahmad Zaini Adalah keturunan " Quthb Rabbany" Syaikh Abdul Qadir al Jailani.

NASAB SELENGKAPNYA adalah Ahmad bin Zaini Dahlan bin Ahmad Dahlan bin Utsman Dahlan bin Nikmatullah bin Abdurrahman bin Muhammad bin Abdullah bin Utsman bin Athaya bin Faris bin Mustafa bin Muhammad bin Ahmad bin Zaini bin bin Abdul Qadir bin Abdul Wahab bin Muhammad bin Abdur Razaq bin Ali bin Ahmad bin Al Hasan bin "Sulthanul Auliya” Syaikh Abdul Qadir Al Jailani Al Hasani bin Abu Shalih Musa bin A sayyid Abdullah al Jili bin As Sayyid Yahaya az-Zahid bin As Sayyid Muhammad bin As Sayyid Dawud bin As Sayyid Musa bin As Sayyid Abdullah bin As Sayyid Musa al Jaun bin As Sayyid Abdullah al Mahd bin As Sayyid Al Hasan al Muthanah bin Al imam Hasan r.a bin imam al Masyariq wa al Mangharib, Sayyid Ali bin Abu Thalib r.a, dan Sayyidina Fatimah az Zahra r.a binti Khatam an Nabiyyin Habib Rabbi al alamin Sayyid Wa Maulana Muhammad bin Abdillah Nurin min nurillah Allahumma Shalli wa salim wa Barik alaihi.

PENDIDIKAN 
salah Satu murid terkemuka Sayyid Ahmad sayyid Bakrie bin Muhammad Satho Al Makkiyyi  penulis Hasyiyah "Ianatut Thalibin” mencatat dalam kitabnya “I Nafkhah Ar Rahman” bahwa Sayyid Ahmad dilahirkan di kota Makkah pada Tahun 1232 Hijriyah. la mendapatkan pendidikan dasar dari ayahandanya sendiri sampai berhasil menghafalkan Al Quran dan beberapa kitab matan Alfiyah Zubad dan lain-lain. Kemudian ia menuntut ilmu di Masjidil Haram kepada beberapa Syaikh. Al Allamah Syaikh Utsman bin Hasan Ad Dimyathi al Azhari merupakan "Syaikh Futh” yang banyak memepengaruhi dirinya. Sayyid Ahmad pernah mendapatkan ijazah dan ilbas dari Habib Muhammad bin Husein Al Habsyi, mufti Makkah. la juga mendapatkan sanad dari Habib Umar bin Abdullah al Jufri dan Habib Abdur Rahman bin Ali Assegaf. Sebagai ilmuwan sejati ia mendalami fiqh Mazhab Imam Hanafi kepada Al Allamah Sayyid Muhammad Al Katbi. Tetapi tidak hanya fiqh Mazhab Hanafi. Pada Akhirnya ia mampu menguasai empat mazhab dengan sempurna. Setiap kali ada pertanyaan ditujukan kepadanya, ia senantiasa menjawab dengan dasar empat mazhab tersebut
Kitab ini termasuk dalam lingkup spesialisasi ilmu bahasa dan terkait erat dengan cabang lain seperti puisi, kaidah gramatikal, morfologi, sastra, retorika, dan sastra Arab.

Kitab ini merupakan kitab penjelas (syarah) kitab nahwu yang sangat terkenal dan fenomenal di seluruh dunia yaitu kitab Al Fiyyah karangan Syaikh Abdullah Jamaludin Muhammad bin Abdullah bin Malik. Kitab ini juga disebut dengan nama al Azhar az Zainiyyah.
Dalam kitab ini penulis memberikan penjelasan (syarh) dari setiap nadlom kitab Alfiyah, mulai dari nadlom pertama sampai dengan nadlom ke 1002. Penulis juga mengutip beberapa kata kunci dari setiap nadlomnya untuk diperjelas dan diberikan keterangan tambahan. Sebagaimana kitab asalnya kitab ini diawali dengan pengantar dari penulis kemudian diawali dengan bab Kalam dan ditutup dengan bab Idghom.
Kitab ini memuat 202 halaman, dilengkapi dengan kitab Bahjatul Mardliyyah fi Syarhil Alfiyah.

Baik, itu tadi sekilas resensi dari kitab Dahlan Alfiyah, yang bisa kami bagikan.Semoga apa yang sudah dibagikan dan sampaikan bisa bermanfaat.

 

IDENTITAS KITAB:
Judul Kitab : DAHLAN ALFIYAH  (PDF)
Tebal           :   237  halaman (PDF)

 

Sumber: Kitab Islam Lengkap

 

Lihat Kitab

Kitab - Al-Ahkam As-Sulthaniyyah

AL - AHKAM  AS-SULTHANIYYAH (Hukum-hukum Kekuasaan)  kitab fan Politik dan Tata Negara Islam yang begitu fenomenal.
Buah pikir Al-Mawardi tentang ilmu politik itu telah diterjemahkan ke dalam berbagai bahasa. Dalam kitab inilah, pemikiran dan gagasan Al-Mawardi tentang politik tercurah dengan begitu jelas. Tak hanya berlaku pada masanya, prinsip-prinsip politik kontemporer dan kekuasaan yang dicetuskannya hingga kini masih tetap menjadi wacana yang menarik diperbincangkan bahkan diperdebatkan.

Kitab ini secara garis besar ini memuat hukum-hukum yang sangat dibutuhkan oleh para penguasa, khususnya khalifah dan jajarannya. Selain dibutuhkan oleh aparatur pemerintah sebagai rujukan untuk menjalankan tugas dan kewajiban mereka, juga menjadi pegangan masyarakat untuk mengetahui hak dan kewajiban para penguasa atas diri mereka. Dengan begitu, mereka mempunyai pedoman untuk melakukan check and balance. 
Kitab Al-Ahkam Al-Shultaniah juga mengkaji masalah imam shalat, zakat, fa’i, ghanimah (rampasan perang), ketentuan pemberian tanah, ketentuan daerah-daerah yang berbeda status, hukum seputar tindak kriminal, fasilitas umum, penentuan pajak dan jizyah, masalah protektorat, dan masalah dokumen negara dengan begitu lengkap dan detail.

Selain terdapat perintah jihad kepada orang kafir, masih ada tiga jenis jihad lainnya, yakni jihad untuk memerangi orang murtad, jihad melawan para pemberontak (bughat), dan jihad melawan para pengacau keamanan. Kitab Al-Ahkam As-Sulthaniyyah ini merupakan karya monumental Al-Mawardi yang kuat diyakini ditulis atas permintaan Khalifah Al-Qaim bi Amrillah (422467 H). Buku Menariknya, dalam kitab ini al-Mawardi sama sekali tidak terpengaruh oleh teori-teori Socrates, Plato, Aristoteles atau filsuf Yunani lainnya. Padahal, ketika itu pemikiran mereka sudah diterjemahkan ke dalam bahasa Arab.
Dalam penulisannya, beliau berpijak pada Al-Qur'an, As-Sunnah, ijma dan qiyas sebagaimana dalil yang lazim digunakan di kalangan madzhab Syafi’i.
Selain itu, beliau juga menjelaskan berbagai pandangan madzhab yang berkaitan dengan sistem pemerintahan Islam ini. Istimewanya lagi, buku al-Ahkam as-Sulthaniyyah ini menjadi rujukan penting karena selain penulisnya yang merupakan seorang mujtahid, juga adalah pelaku sejarah.

Istimewanya lagi, buku ini merupakan tulisan yang paling awal membahas tentang sistem Negara Khilafah sekaligus menjadi dokumen autentik penerapan sistem pemerintahan Islam di dalam Negara Khilafah, pada era Khilafah Abbasiyyah. 

 

Dalam kitab Ahkam sulthoniyyah ini terdapat 19 Bab pembahasan yang cukup lengkap tentang bagaimana tata negara Islam itu dibentuk dan diterapkan.

Ahkam Sulthoniyah BAB 1 : Pengangkatan kepala negara

Ahkam Sulthoniyah BAB 2 : Pengangkatan menteri

Ahkam Sulthoniyah BAB 3 : Pengangkatan gubernur provinsi

Ahkam Sulthoniyah BAB 4 : Pengangkatan pimpinan jihad

Ahkam Sulthoniyah BAB 5 : Pemimpin polisi dalam begeri

Ahkam Sulthoniyah BAB 6 : Jabatan hakim (QODHI)

Ahkam Sulthoniyah BAB 7 : Jabatan Mazhalim

Ahkam Sulthoniyah BAB 8 : Perwakilan keluarga terhormat

Ahkam Sulthoniyah BAB 9 : Imam imam Sholat

Ahkam Sulthoniyah BAB 10 : Pimpinan ibadah haji

Ahkam Sulthoniyah BAB 11 : Petugas pemungut zakat

Ahkam Sulthoniyah BAB 12 : Pembagian rampasan perang dan Fa’i

Ahkam Sulthoniyah BAB 13 : Penentuan jizyah dan kharaj

Ahkam Sulthoniyah BAB 14 : Wilayah wilyah yang memiliki hukum tertentu

Ahkam Sulthoniyah BAB 15 : Mengelola tanan dan mengeksplorasi air

Ahkam Sulthoniyah BAB 16 : Tanah yang dilindungi

Ahkam Sulthoniyah BAB 17 : Hukum iqtha’

Ahkam Sulthoniyah BAB 18 : DIWAN (administrasi negara dan aturan-aturannya)

Ahkam Sulthoniyah BAB 19 : Ketentuan ketentuan tentang kriminalitas

Baik, itu tadi sekilas resensi dari kitab Ahkam Sulthaniyah, yang bisa kami bagikan. semoga apa yang sudah dibagikan dan sampaikan bisa bermanfaat.

 

IDENTITAS KITAB:
Judul Kitab : AL - AHKAM AS - SULTHANIYYAH  (PDF)
Tebal           :   333  halaman (PDF)

 

Sumber: Kitab Islam Lengkap

 

Lihat Kitab

Kitab - Busyra Al-Karim Bi Syarh Masa-il Al-Ta’lim

BUSYRA AL-KARIM BI SYARH MASA-IL AL-TA'LIM    fiqih dalam mazhab al-Syafi’i.
Kitab ini disusun oleh Syaikh Sa’id bin Muhammad Ba ‘Ali Ba ’Asyan al-Daw’ani al-Hadhrami 1270H, sebagai uraian (syarah) bagi kitab Masa-il al-Ta’lim, yaitu sebuah karya al-‘Allamah Jamaluddin Abdullah bin Abdul Rahman Bafadhal al-Sa’di al-Hadhrami (850-918H). Sebenarnya, Syaikh Sa’id  Ba’asyan al-Hadhrami menyusun kitab Busyra al-Karim ini sebagai ringkasan bagi sebuah karya beliau yang lain yang berjudul al-Mawahib al-Saniyyah bi Syarh al-Muqaddimah al-Hadhramiyyah.

Kitab Busyra al-Karim ini lebih terkenal sebagai syarah kitab Masa-il al-Ta’lim berbanding kitab al-Mahawahib al-Saniyyah, karena ia telah dicetak dan diterbitkan untuk bacaan dan rujukan para ulama dan penuntut ilmu.
Berdasarkan kitab Busyra al-Karim yang diterbitkan (cetakan 1 - 2004/1425) oleh Dar al-Minhaj,  dicetak dalam satu jilid dengan 718 halaman.
Secara garis besar kitab ini memuat penjelasan tentang fiqih ibadah yang terdiri dari sembilan belas bab dan sekitar 109 pasal.
Di awal kitab penulis menambahkan biografi singkat gurunya dan juga pengarang kitab asal.
Dan di akhir kitab penulis memberikan penutup sebelum bab terakhir yakni tentang bab berkorban. 

Baik, itu tadi sekilas resensi dari kitab BUSYRA AL-KARIM BI SYARH MASA-IL AL-TA'LIM,  yang bisa kami bagikan. Semoga apa yang sudah dibagikan dan sampaikan bisa bermanfaat.

 

IDENTITAS KITAB:
Judul Kitab :  BUSYRA AL-KARIM BI SYARH MASA-IL AL-TA'LIM  (PDF)
Tebal           :   718  halaman (PDF)

Sumber: Kitab Islam Lengkap

 

Lihat Kitab

Kitab Arba'una Haditsan min Arba'ina Kitaban

 ARBA'UNA HADITSAN MIN ARBA'INA KITABAN  Salah satu kitab fan hadist. Penulis kitab ini adalah seorang ulama Nusantara yang mendapat julukan Musnid Al-Dunya (pakar sanad dunia) lantaran penguasaannya terhadap ilmu hadits, baik riwayat ataupun dirayat. Beliau adalah seorang ulama Nusantara berdarah Padang, Sumatra Barat, yang telah menetap lama di Makkah, Arab Saudi, bernama Syaikh Abu al-Faidl Muhammad Yasin bin Isa al- Fadani al-Makki. 

Kitab ini adalah ringkasan yang mengumpulkan hadits Nabi dari 40 syekh dan 40 kitab yang berbeda pula.
Maksud 40 syekh adalah mereka para syekh yang dijadikan referensi sanad bagi Syaikh Yasin dari 40 ragam kitab yang dinukilnya.
Menurut Syaikh Yasin, kitab ini disusun tatkala dirinya mendapat kesempatan mengajar kitab al-Arba'in fi Mabani al-Islam wa Qawaid al-Ahkam karangan imam an-Nawawi di Madrasah Dar al-Ulum, Makkah al-Mukarramah. Sejumlah sahabatnya dari para pegiat ilmu hadis lantas meminta syaikh untuk mengumpulkan 40 hadis tentang berbagai persoalan mulai dari akidah hingga muamalat. Namun, permintaan itu tidak serta-merta direalisasikan oleh Syaikh Yasin. Setelah beristikharah lantas beliau merasa yakin untuk menulis sebuah kitab hadis yang terdiri atas 40 hadits saja.
Uniknya, kitab yang rampung ditulis pada 1363 H itu memuat 40 hadis berbeda serta dinukil dari 40 kitab hadits yang beragam pula.
Kemudian lahirnya karya beliau ini dengan judul karya al `Arba’una Haditsan min Arba’ina Kitaban ‘An Arba’ina Syaikhan.

Baik, itu tadi sekilas resensi dari kitab Arba'una Haditsan min Arba'ina Kitaban, yang bisa kami bagikan.
Semoga apa yang sudah dibagikan dan sampaikan bisa bermanfaat.

 

IDENTITAS KITAB:
Judul Kitab : ARBA'UNA HADITSAN MIN ARBA'INA KITABAN  (PDF)
Tebal           :   88  halaman (PDF)

 

Sumber: Kitab Islam Lengkap

Lihat Kitab

Kitab Al-Kaba'ir Dzahabi

AL-KABA'IR DZAHABI Kitab fan hadits dan aqidah, ditulis oleh seorang ulama di abad ke delapan Hijriyah.
Karya Syamsuddin Muhammad bin Utsman bin Qaimaz At-Turkumani, Al-Fariqi, Ad-Dimasyiqi, Asy-Syafi'i, lebih populer dengan sebutan Adz Dzahabi.
Al-Kaba'ir adalah termasuk kitab andalannya, yang memberikan terapi bagi permasalahan-permasalahan yang berguna dalam kehidupan dunia dan akhirat.
Ia mencoba mendekatkan kepada imajinasi seputar perkara-perkara yang sulit dipahami sebagaimana dalam kitab-kitab ilmiyah yang khusus ditulis untuk para ulama dan kaum terpelajar.

Dalam Kitab Al-Kaba'ir ini tergambar bahwa Adz-Dzahabi sangat peduli terhadap berbagai kemaslahatan, pelurusan akidah serta moral manusia.
Disajikan dengan bahasa yang mudah, metode yang jelas dan menawan serta jauh dari hal-hal yang diada-adakan. Karenanya sangat bermanfaat bagi para khatib dan penceramah sekaligus peringatan bagi orang-orang yang lengah dan bingung, Disamping sebagai penghardik bagi orang-orang durhaka dan menyimpang dari kebenaran, juga penuntun bagi orang-orang yang berhasrat melalui jalan Allah demi mendapatkan keridhaan-Nya.
Sesuai dengan judulnya, penulis memberikan rincian seputar kaba'ir (dosa-dosa besar), yang kesemuanya merupakan jenis kemaksiatan yang diberlakukannya hukum hudud di dunia atau ancaman di akhirat. Mengapa ada perbedaan antara dosa-dosa besar dan dosa-dosa kecil? Karena dalam dosa-dosa besar terdapat keterpautan kadar satu dengan lainnya.
Syaikhul Islam lbnu Taimiyah berpatokan bahwa dosa-dosa besar berlaku hukum hudud atasnya, ancaman, laknat, pelepasan diri dan tiadanya keimanan sebagai patokan yang paling relevan.

Baik, itu tadi sekilas resensi dari kitab Al-Kaba'ir Dzahabi, yang bisa kami bagikan. Semoga apa yang sudah dibagikan dan sampaikan bisa bermanfaat.

 

IDENTITAS KITAB:
Judul Kitab : AL-KABA'IR DZAHABI   (PDF)
Tebal           :   102 halaman (PDF)

Sumber: Kitab Islam Lengkap

Lihat Kitab

Kitab Al-Arba'unal Buldaniyyah Syaikh Yasin Al- Fadani (Padang)

AL-ARBA'UNAL BULDANIYYAH Karya Syaikh Yasin al-Fadani yang mencakup empat puluh hadis dari empat puluh mukhorrij dari Empat puluh kota ini mewakili proses transmisi akan keberlangsungan kajian hadist di Indonesia.
Dalam kitab Al-Arba’un Al-Buldaniyyah ada 11 perawi Indonesia yang berasal dari Indonesia yang di riwayatkan Syaikh Yasin Al-Fadani.
Dalam transmisi periwayatan hadis di Indonesia di kurun akhir abad 19 sampai awal abad 20 kitab ini masih menjaga model periwayatan klasik. Artinya, transmisi kitab-kitab karya Ulama sejak awal periode kebangkitan pengetahuan islam abad ke-13, terus berlangsung hingga sekarang, keberlangsungan transmisi keilmuan dengan menggunakan sanad antara guru dengan muridnya, terus berlangsung sepanjang zaman, dan tradisi seperti ini diteruskan Syaikh Yasin Al-Fadani yang banyak meriwayatkan hadis dari guru-guru yang berasal dari Indonesia.

Dari kitab ini pembaca akan disuguhkan pengalaman yang sangat menarik tentang kegigihan penulis dalam mendapatkan riwayat suatu hadits, hal ini menandakan tidak tanggung-tanggungnya Beliau dalam melakukan rihlah intelektualnya dalam mendapatkan sanad periwayatan suatu hadits dari para guru-gurunya.
Dengan membaca kitab ini pembaca akan mendapati perawi-perawi yang berasal dari empat puluh kota yang tersebar di berbagai negara, dari Arab Saudi, Malaysia, Indonesia, bahkan sampai India. Sehingga kitab ini dinamakan Al `Arbaun al Buldaniyah (empat puluh hadits ke Negaraan).

Baik, itu tadi sekilas resensi dari kitab Al-Arba'unal Buldaniyyah Syaikh Yasin Al- Fadani (Padang),  yang bisa kami bagikan.
Semoga apa yang sudah dibagikan dan sampaikan bisa bermanfaat.

 

IDENTITAS KITAB:
Judul Kitab :  AL-ARBA'UNAL BULDANIYYAH  (PDF)
Tebal           :   78 halaman (PDF)

 

Sumber: Kitab Islam Lengkap

Lihat Kitab

Kitab Akarihul Ma'ad

AKARIHUL MA'AD  Atau ‘Akazatul Ma’ad fi Syarhi Rotibul Hadad kitab fan Wirid dan Aqidah.
Penulis kitab adalah seorang ulama besar yang bernama Abu Muhammad Al-Qadiri Al-Malibari, asal Malibar, India.
Kitab ini merupakan syarah (penjelas) kitab wirid yang masyhur di berbagai penjuru dunia yairu kitab Ratib al-Haddad. Bahkan sudah diterjemahkan ke  berbagai macam Bahasa termasuk Bahasa Indonesia.
Kitab syarah (penjelas) yang cukup lengkap dibanding kitab syarah lainnya. Adapun kitab wirid Ratib al Haddad merupakan kitab wirid yang disusun oleh ulama terkemuka bernama Al-Habib Abdullah Al-Haddad, seorang ulama besar Tarim, lahir pada hari Ahad 5 Shafar tahun 1044 H, dan wafat pada hari Senin 7 Dzulqa’dah tahun 1132 H.

Dalam mukaddimahnya, Abu Muhammad al-Malibari menegaskan bahwa kitab syarah ini bermaksud memberikan legitimasi arti penting Doa dalam kehidupan seorang muslim. Bahwa berdoa atau berdzikir bukan sekedar bentuk kesadaran spiritual seorang hamba dalam memohon kepada Allah Swt. Akan tetapi lebih dari itu, berdoa atau berdzikir juga memiliki dua fadhilah:
* pertama, dzikir adalah ibadah yang paling mulia;
* kedua, dzikir adalah bentuk perhatian Allah kepada hambanya.

Jadi, bisa dikatakan kitab ini sekaligus memberikan ijazah mutlaq (umum) kepada siapapun yang hendak mengamalkan Ratib Al-Haddad. Tidak hanya dalil-dalil hadits terkait setiap bacaan kalimat (doa) dalam ratib, tetapi juga ulasan referensi manuskrip (nuskhat) dari karya-karya sebelumnya, seperti Kitab Adz-Dzakhirat karya Abdullah bin Ahmad Baswedan yang selalu dirujuk dan disebut dalam kitab ini. Selain itu, kitab ini juga dilengkapi sanad (riwayat) ijazah dari muallif (pengarang kitab syarah ini) hingga Al-Habib Abdullah Al-Haddad, pengarang Ratib Al-Haddad.
Ini penting dalam tradisi transmisi atau periwayatan ijazah ratib sebagai ciri khas.

Baik, itu tadi sekilas resensi dari kitab Akarihul Ma'ad, yang bisa kami bagikan. Semoga apa yang sudah dibagikan dan sampaikan bisa bermanfaat.

 

IDENTITAS KITAB:
Judul Kitab :  AKARIHUL MA'AD  (PDF)
Tebal           :   72 halaman (PDF)

 

Sumber: Kitab Islam Lengkap

Lihat Kitab

Kitab Arba'una Haditsan Fir Roja' wal Khouf

 Kitab Al `Arba’una Haditsan Fir Roja' Wal Khouf merupakan kitab fan Hadist yang lebih spesifik menjelaskan tentang Tashawuf, yakni tentang Khouf & Roja` (Ketakutan & Harapan). Kitab ini disusun oleh al Hafidz al Muhdits Syekh Abdulloh at Talidziy. Kitab ini memuat hadits-hadits pilihan yang khusus berkaitan dengan Khouf & Roja` (Ketakutan & Harapan). Penulis mengajak pembaca untuk memahami intisari ajaran tashawuf yakni tentang khouf & roja` langsung dari sumber hukum islam yang kedua yakni kitab Hadist.
Dimana hadist-hadist tersebut disusun rapi oleh penulis yang ia kumpulkan dari kitab-kitab hadist besar yang shohih seperti kitab Shohih Muslim, Sunan Abi Daud, Sunan Tirmidzi dan lain-lain. Selain itu penulis juga menambahkan penjelasan dan tambahan keterangan dari setiap hadistnya, tentunya dilengkapi dengan catatan kaki referensi pengutipan setiap haditsnya.
Secara garis besar kitab ini hanya memuat empat puluh hadist beserta penjelasanya, yang diawali dengan pembukaan dan penutup singkat dari penulis.

Lihat Kitab

Kitab Arba’una Haditsan fi Fadhli Qur`anil Adzim

     Kitab Arba’una Haditsan fi Fadhli Qur`anil Adzim merupakan kitab fan Hadist yang lebih spesifik membahas tentang keutamaan kitab suci Al Qur`an. Kitab ini disusun oleh seorang ulama besar ahli hukum dan ahli Qur`an yang bernama As Sayyid Abdurrohman bin Abdillah Al Husaini at Tarimiy al Hadlromiy. Kitab yang berisi hadist-hadist pilihan membahas tentang keindahan al Qur`an. Kitab ini tidak hanya menuliskan matan dan sanad hadist, melainkan juga menyebutkan penjelasan lafadz dan juga penjelasan maknanya juga dilengkapi dengan catatan kaki sebagai keterangan tambahan serta sanad hadist dari jalur yang lain.

Secara garis besar kitab ini memuat sekitar 133 hadist yang dikelompokkan menjadi 40 bagian. Diawali dengan pembahasan keutamaan al Qur`an dan diakhiri dengan keutamaan surat-surat tertentu dalam al Qur`an. Di bagian awal kitab disebutkan pembukaan kitab, biografi pengarang, cara pengamalan kitab, sanad kitab dan pengantar dari pengarang. Di akhir kitab dilengkapi dengan penutup dan daftar isi.

Kitab Arbauna Haditsan fi Fadhli Al-Quran ini disusun dengan sistematika sederhana sesuai penomoran dari satu hingga empat puluh. Setiap nomor dinukilkan satu atau beberapa hadis yang terkait. Biasanya adalah hadits yang memiliki makna sama namun dengan redaksi yang berbeda. Model ini dibuat untuk memudahkan pembaca mengeksplorasi kandungan makna yang berkenaan dengan suatu keutamaan Al-Quran pada tiap redaksi hadist.

Sisi lain yang menarik dari kitab ini adalah dilengkapi dengan anotasi atau catatan pada mufradat-mufradat yang sulit dan jarang digunakan (gharib) dan satuan kalimat yang rumit dipahami. Dengan begitu pembaca dapat mudah memahami makna suatu hadis tanpa membuka kamus atau kitab pendukung lainnya. Wallahu A’lam

Lihat Kitab