DONASI untuk pengembangan profil pesantren 1.820, kitab 700, makam 634, biografi Ulama 2.577 dan silsilah, tuntunan ibadah, Al-Qur'an dan Hadis serta asbabulnya, weton, assessment kepribadian, fitur komunitas media sosial.
Biografi KH. Abdul Djalil bin Fadhil, Pendiri Madrasah Pertama di Pesantren Sidogiri
Gus Lik, yang kerap menyampaikan pesan-pesan agama dengan cara yang sederhana dan mudah dipahami, telah banyak menginspirasi umat untuk selalu bersyukur, berdoa, dan senantiasa memperbanyak istighfar.
KH. Muhammad Nuh lahir di Mekkah pada tahun 1900. Ia lahir saat kedua orang tuanya menunaikan ibadah haji. Muhammad Nuh merupakan putra ke-7 dari pasangan KH Abdurrohim dan Nyai Hj Jamilah. KH Abdurrohim sendiri merupakan perintis Pondok Pesantren Nurul Islam Karangjati, Cilacap.
Selain mengutip Hadis Rasul, Syaikh Ibrahim juga mengijazahkan sebuah amalan yang beliau dapat dari Syaikh Ad-Dairobiy yang didapatkan dari para masyayikh atau guru-guru beliau, yakni anjuran supaya anak yang baru lahir dibacakan Surat Al-Qadar (Inna Anzalnahu).
Hadrah Basaudan merupakan salah satu tradisi Islam yang berkembang di Nusantara, seperti halnya pembacaan kitab Maulid dan Qasidah Burdah. Hadrah ini berisi sanjungan kepada Nabi Muhammad SAW, doa, dan tawassul kepada para sholihin.
Pada masa pemerintahan khalifah Harun Ar-Rasyid, Baghdad terkenal akan kemegahan arsitektur dan kehidupan intelektual yang berkembang pesat. Pada masa itu, terdapat seorang budak perempuan beranama Tawaddud yang memiliki kecerdasan yang luar biasa.
AG. Dr. KH. Baharuddin, HS., MA dilahirkan pada tanggal 23 Jumadil Akhir 1367 H bertepatan 3 Mei 1948 M di WatanTa, Bone. Lahir dari keluarga cinta ilmu. Ayahnya, AGH. Abdul Shafa dikenal sosok ulama yang istiqamah dan cukup disegani kalangan masyarakat di desa Cakkeware, Bone.
Mengenang kebersamaan dengan Kiai Imam Kholil, salah seorang warga Sarang bercerita: pada tahun 1965 terjadi pemberontakan PKI. Satu minggu sebelum peristiwa tersebut, yakni pada hari Jumat, Kiai Imam memesan bambu runcing dalam jumlah besar.
Apakah kamu mengetahui, bahwa selama Dinasti Abbasiyah berkuasa, banyak dinasti-dinasti kecil yang memisahkan diri dan lebih memilih membentuk kekuasaan otonom? Fenomena ini terjadi karena berbagai alasan.
Ada nasihat yang sangat filosofis yang sekiranya dapat menjadi inspirasi, yakni "Kendalikan hawa nafsumu sebelum ia menghancurkanmu!" Dan kita tentu sepakat untuk terus menjadi hamba Allah SWT yang baik, bukan menjadi hambanya hawa nafsu yang cenderung pada keburukan.